Breaking News
light_mode

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN,- Pemanfaatan Ruang Milik Jalan (RUMIJA) oleh jaringan internet di berbagai daerah mulai menunjukkan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun di Kabupaten Kuningan, potensi tersebut dinilai belum tergarap optimal meski ribuan tiang provider telah berdiri di sejumlah ruas jalan.

Berdasarkan ketentuan hukum nasional, pemanfaatan ruang milik jalan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Dalam regulasi tersebut, jalan dibagi ke dalam beberapa ruang, yakni Ruang Manfaat Jalan (Rumaja), Ruang Milik Jalan (Rumija), dan Ruang Pengawasan Jalan (Ruwasja). RUMIJA sendiri merupakan ruang yang dapat dimanfaatkan untuk penempatan utilitas, termasuk jaringan telekomunikasi.

Ketentuan tersebut diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan, yang menyatakan bahwa pemanfaatan ruang milik jalan di luar fungsi utama jalan wajib mendapatkan izin dari penyelenggara jalan sesuai kewenangannya.

Lebih lanjut, dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20/PRT/M/2010 tentang Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian-Bagian Jalan, dijelaskan bahwa penggunaan ruang milik jalan untuk utilitas diperbolehkan dengan syarat memenuhi ketentuan teknis, tidak mengganggu fungsi jalan, serta melalui proses perizinan resmi. Dalam praktiknya, pemanfaatan tersebut juga dapat dikenakan biaya atau kompensasi.

Selain itu, dalam kerangka pengelolaan keuangan daerah, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menarik retribusi atas pemanfaatan aset daerah oleh pihak swasta.

Haltersebut Disampaikan Koordinator Learning for Emancipation and Future Transformation (LEFT) Institute, Imam Royani, mengatakan bahwa secara regulatif, pemerintah daerah memiliki dasar yang kuat untuk menata pemanfaatan RUMIJA sekaligus mengoptimalkan potensi PAD. Rabu 15 April 2025 .

Menurut Ketua LEFT ,“RUMIJA itu ruang negara yang penggunaannya diatur. Kalau dimanfaatkan oleh pihak swasta, maka harus ada izin dan kontribusi yang jelas kepada daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah awal yang perlu dilakukan adalah pendataan menyeluruh terhadap jumlah tiang, kepemilikan jaringan, serta legalitas perizinan. Menurutnya, tanpa basis data yang jelas, potensi pendapatan daerah akan sulit dihitung dan dioptimalkan.

Sejumlah daerah telah lebih dulu melakukan penataan. Pemerintah Kota Probolinggo, misalnya, tengah menyusun regulasi terkait penarikan sewa tiang internet yang berdiri di ruang milik jalan. Dari kebijakan tersebut, potensi tambahan PAD diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar per tahun.

Praktik serupa juga mulai diterapkan di daerah lain, setelah sebelumnya banyak pemasangan tiang internet berlangsung tanpa skema retribusi yang jelas. Penertiban dan pengaturan ulang kemudian membuka peluang baru bagi peningkatan pendapatan daerah.

Imam Royani menilai, Kuningan memiliki peluang yang sebanding, mengingat pertumbuhan jaringan internet yang cukup pesat hingga ke wilayah pedesaan.

“Potensinya bisa miliaran rupiah per tahun. Tinggal bagaimana pemerintah daerah memiliki keseriusan untuk mendata, menata, dan menegakkan aturan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset daerah, agar proses penataan tidak hanya meningkatkan PAD, tetapi juga menciptakan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Dengan berbagai contoh dari daerah lain, pemanfaatan RUMIJA kini tidak hanya dipandang sebagai aspek teknis infrastruktur, tetapi juga sebagai sumber pendapatan yang strategis.

“Katanya butuh PAD, katanya Kuningan ingin bangkit dan melesat. Tapi ketika potensi pendapatan sudah berdiri nyata di depan mata, justru dibiarkan tanpa arah dan tanpa kepastian,” pungkasnya. Ketua LEFT

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film “Menunggu Lonceng Terakhir” Kisah Anak SD yang Mengubah Cara Kita Memandang Waktu dan Kemanusiaan

    Film “Menunggu Lonceng Terakhir” Kisah Anak SD yang Mengubah Cara Kita Memandang Waktu dan Kemanusiaan

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Sebuah film pendek berjudul “Menunggu Lonceng Terakhir” telah membuka mata banyak pihak tentang realitas yang kerap tersembunyi di balik seragam putih merah anak-anak sekolah dasar di kabupaten Kuningan , terutama Cinta Maharani selaku pemeran utama yang hari ini masih duduk di bangku SDN Caracas kecamatan Cilimus. Melalui kisah yang diperankan Cinta Maharani sebagai Rani […]

  • KORPRI Kuningan Dukung Penuh Program Kerja Bupati dan Wakil Bupati Kuningan

    KORPRI Kuningan Dukung Penuh Program Kerja Bupati dan Wakil Bupati Kuningan

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,– Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Kuningan terus menunjukkan eksistensinya dalam mendukung program kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan. Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dengan sukses menjadi bukti nyata bahwa KORPRI Kuningan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Bahkan, apresiasi terhadap kinerja KORPRI Kuningan tidak hanya datang dari tingkat kabupaten, tetapi juga dari KORPRI […]

  • Ngopi Pagi Bersama Bupati Kuningan: Sinergi Wilayah Menuju Kemandirian Desa

    Ngopi Pagi Bersama Bupati Kuningan: Sinergi Wilayah Menuju Kemandirian Desa

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar agenda “Ngopi Pagi” di Wilayah Tiga Kuningan yang dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan beserta jajaran SKPD, para Kepala Desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Wilayah Tiga. Kegiatan ini bertujuan menggali potensi desa sekaligus mempererat sinergi antarpemangku kepentingan. Dalam sambutannya, Bupati Kuningan menegaskan pentingnya hubungan harmonis dan sinergis antara Kepala Desa dan […]

  • BPBD Kuningan Himbau Masyarakat Tetap Waspada Menghadapi Cuaca Hingga Februari Mendatang

    BPBD Kuningan Himbau Masyarakat Tetap Waspada Menghadapi Cuaca Hingga Februari Mendatang

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- intensitas curah hujan, yang disertai gelombang angin saat ini, telah mengakibatkan dampak bencana seperti longsor dan pohon tumbang, maupun abrasi belakangan ini di wilayah kabupaten kuningan Setidaknya dari info grafis kebencanaan tercatat dari mulai tanggal 1 hingga 22 Januari 2025, ada 46 kejadian bencana yang tersebar di 39 Desa Desa yang berada di 26 […]

  • Bupati Saat Berkunjung Ke Jakarta

    Diplomasi Budaya Kuningan ke Tingkat Nasional, Bupati Dian Bertemu Menteri Kebudayaan Bahas Penguatan Museum Linggarjati

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,-Upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Kabupaten Kuningan ke tingkat nasional hingga internasional terus digencarkan. Hal tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar bersama Wakil Bupati Tuti Andriani ke kantor Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Kuningan disambut langsung oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di […]

  • Bupati Dan Kalapas Kuningan Saat Silaturahmi

    Kalapas Kuningan Kenalkan “Peci Peupeujeuh” dan “Jawara Api” kepada Bupati: Inovasi Pembinaan Humanis dan Aman di Lapas

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Upaya membangun sinergi dan memperkuat kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan pemerintah daerah terus dilakukan. Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menemui Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, pada Selasa (11/11), dalam audiensi yang penuh semangat kebersamaan dan inovasi. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas memperkenalkan dua program unggulan hasil gagasan kreatif Lapas […]

expand_less