Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Dari Jeruji Janji ke Pelukan Negeri: Kisah Pilu Dimas, Korban TPPO Asal Kuningan

Dari Jeruji Janji ke Pelukan Negeri: Kisah Pilu Dimas, Korban TPPO Asal Kuningan

  • account_circle sep
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN — Harapan kadang datang dengan wajah paling ramah, namun menyimpan luka paling dalam. Dimas dan istrinya, warga Kabupaten Kuningan, pernah percaya bahwa kerja adalah jalan menuju kehidupan yang lebih layak. Namun yang menanti di ujung perjalanan justru jeruji sunyi di negeri orang.

Kasus Tppo Saat Berkunjung Ke Tempat Kerja Bupati

Kasus Tppo Saat Berkunjung Ke Tempat Kerja Bupati

Dua hari lalu, setelah lima bulan terperangkap dalam lingkaran gelap tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja, mereka akhirnya kembali menginjak tanah air. Bersama tujuh Warga Negara Indonesia lainnya, Dimas dipulangkan oleh Bareskrim Polri—membawa pulang tubuh yang selamat, namun jiwa yang menyimpan cerita getir.

Senin (29/12/2025), dengan langkah yang masih tertatih oleh trauma, Dimas dan keluarga menghadap Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Di ruang kerja bupati, kisah itu mengalir—pelan, namun menghujam. Didampingi Ketua MPK (Masyarakat Peduli Kuningan) Yusuf Dandi serta Kepala Disnaketrans Guruh Zulkarnaen, pertemuan itu menjadi ruang aman bagi luka yang ingin didengar.
Semua bermula dari sebuah ajakan sederhana di Karawang.

Janji gaji Rp9 juta per bulan, makan dan tempat tinggal ditanggung, terasa seperti pintu harapan. Tanpa paspor, tanpa biaya, Dimas dan istrinya menempuh jalur berlapis—Batam, Malaysia, hingga Phnom Penh. Namun setibanya di bandara, mereka tak disambut mimpi, melainkan jerat.

Di sebuah kompleks bernama Kasino 168, tembok tinggi, kawat listrik, kamera pengawas, dan pos penjaga menjadi saksi hari-hari penuh tekanan. Target kerja yang tak manusiawi dibayar dengan pukulan, teriakan, dan hukuman fisik. Istrinya menuturkan, tubuh mereka dipaksa tunduk—squat jump, siksaan, bahkan dipaksa menenggak air cuka sebagai hukuman kegagalan.

Kesempatan itu datang secara tak terduga. Saat jamuan makan di luar kantor, keberanian mengalahkan rasa takut. Mereka berpura-pura izin berganti pakaian, lalu berlari—meninggalkan ketakutan di belakang, mengejar hidup di depan. Hotel kecil, sawah sunyi, langkah kaki tanpa arah, hingga akhirnya pintu harapan bernama KBRI Phnom Penh.

Malam itu, mereka tidur di taman depan KBRI. Dengan sisa uang 100 dolar—hasil tabungan gaji lima bulan—mereka bertahan, menunggu uluran negara. Dan negara akhirnya datang.

Bupati Kuningan menyebut kisah Dimas hanyalah serpihan kecil dari gunung es perdagangan manusia. Ada yang pulang dengan depresi, ada yang kehilangan akal sehat, bahkan ada yang tak pernah kembali. Ia menegaskan, praktik ini telah menjebak ribuan warga Indonesia.

Melalui koordinasi lintas lembaga—mulai dari laporan MPK, peran Andi Gani Nena Wea selaku Penasihat Kapolri dan Presiden KSPSI, hingga kerja cepat Polri—pemulangan korban dapat terwujud. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Kapolri, Kabareskrim, dan seluruh pihak yang bergerak cepat memulihkan rasa aman para korban.

“Kesuksesan tidak ditempuh dengan jalan pintas,” tegasnya. Ia mengingatkan warga Kuningan agar tak tergiur janji kerja ke luar negeri melalui jalur ilegal. Pemkab Kuningan pun akan menerbitkan surat edaran ke desa dan kecamatan sebagai benteng pencegahan.

Sementara itu, Kepala Disnaketrans menegaskan perbedaan nyata antara jalur legal dan ilegal. PMI legal tercatat, terlindungi, dan hak-haknya dijamin. Sedangkan yang ilegal—seringkali hanya menyisakan luka dan penyesalan.
Kisah Dimas adalah peringatan, sekaligus pengingat: di balik janji yang terlalu indah, bisa tersembunyi penderitaan yang panjang. Namun selama negara hadir, harapan untuk pulang—dan bangkit—tetap menyala.

  • Penulis: sep

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img20250817101550

    H.Soeteddy : Bersatu dan Berdaulat, Desa Kaliaren Hidupkan Semangat Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – jelajahtvnews.com Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 di Desa Kaliaren berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan, Minggu (17/8/2025). Bertempat di Alun-alun Desa Kaliaren, seluruh warga tumpah ruah merayakan momen bersejarah ini dengan ragam kegiatan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Kepala Desa Kaliaren Kuswadi, menegaskan bahwa peringatan HUT RI kali […]

  • Ikan Dewa Cibulan Nyaris Atak Terlihat

    Benarkah Ikan Dewa Cibulan Berkurang Saat Air Dikuras? Inilah Faktanya

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kuningan – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, Kawasan Obyek Wisata Cibulan, Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, melakukan pembenahan menyeluruh demi meningkatkan pelayanan kepada pengunjung. Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan adalah pengurasan kolam. Namun, muncul pertanyaan dari sebagian masyarakat dan wisatawan: benarkah jumlah Ikan Dewa Cibulan berkurang saat air kolam dikuras? Selaku Pengelola Obyek […]

  • Ilustrasi Tiga Kandidat Calon Direktur Bank Kng

    Persaingan Ketat! Tiga Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Direktur BPR Kuningan 2026–2030

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Persaingan menuju kursi strategis di tubuh PT Perseroda Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kuningan kian memanas. Panitia Seleksi resmi mengumumkan hasil tahapan administrasi calon anggota komisaris untuk periode 2026–2030. Melalui surat bernomor 500/008/PSCAK.BPR.KNG tertanggal 11 April 2026, Ketua Panitia Seleksi U. Kusmana, S.Sos., M.Si yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, menyampaikan bahwa dari […]

  • Acara Seni Ketangkasan Adu Domba Garut

    SKDG Tingkat Jawa Barat 2025: Wujud Pelestarian Budaya dan Silaturahmi Pecinta Domba Garut

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com- Pamidangan Raksa Buana Desa Sadamantra, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, kembali menjadi pusat perhatian para pencinta seni ketangkasan domba Garut se-Jawa Barat. Sebanyak 174 pasangan domba, dengan total sekitar 400 peserta dari berbagai daerah seperti Banjar, Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Sumedang, dan Bandung, ambil bagian dalam Adu Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) Tingkat Jawa […]

  • Img 20250808 192620

    UMKM Naik Kelas! TMMD Kodim 0615/Kuningan Gelar Penyuluhan Digital Marketing di Desa Sindangjawa

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sebagai bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025, Kodim 0615/Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui kegiatan penyuluhan bidang UMKM, Jumat (8/8/2025), di Balai Desa Sindangjawa, Kecamatan Kadugede. Acara ini dihadiri sekitar 50 peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Danramil 151/Pancalang Kapten Chb Sunardi, Konsultan PLUT Kuningan […]

  • Img 20250904 114133

    Bank BJB Kuningan: Merangkai Kebersamaan, Menguatkan Kiprah PWRI dengan KTA yang Bernyawa

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Di Warung Batok Cigadung, Kamis pagi yang teduh tanggal 3 Agustus 2025, kebersamaan itu mekar seperti bunga yang dirawat dengan cinta. Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kuningan menggelar sosialisasi Kartu Tanda Anggota (KTA) Nasional—sebuah identitas yang bukan sekadar kartu, melainkan lambang penghargaan bagi para purnabakti abdi negara. Di tengah suasana hangat, Wakil […]

expand_less