Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Dua Kepala Desa Dikuningan Besok Menerima Penghargaan Kejuaraan Lomba Tingkat Nasional Di Boyolali

Dua Kepala Desa Dikuningan Besok Menerima Penghargaan Kejuaraan Lomba Tingkat Nasional Di Boyolali

  • account_circle sep
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

jelajahtvnews com,- Komitmen membangun desa berbasis potensi lokal kembali berbuah prestasi. Pemerintah Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, mencatatkan namanya di tingkat nasional setelah ditetapkan sebagai Juara I Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2025 kategori II, yang penganugerahannya akan dilaksanakan pada peringatan Hari Desa Nasional 2026.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2024 yang menetapkan tanggal 15 Januari sebagai Hari Desa Nasional.

Puncak peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Agenda ini menjadi momentum nasional untuk memberikan apresiasi kepada desa-desa terbaik di Indonesia yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi, kemandirian, dan keberlanjutan pembangunan.
Selain Desa Jagara,

Kabupaten Kuningan juga diwakili oleh Desa Kertayasa yang berhasil meraih Juara II Lomba Inovasi Pengelolaan Persampahan Desa Tingkat Nasional Tahun 2025, menegaskan bahwa desa-desa di Kuningan mampu bersaing dan menjadi contoh di level Nusantara.
Kepala Desa Jagara, Umar Hidayat, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Desa Jagara dalam acara tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus tanggung jawab atas amanah prestasi yang diraih.

“Berdasarkan surat resmi dari Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, kami diundang untuk menghadiri peringatan Hari Desa Nasional pada Kamis, 15 Januari 2026 di Boyolali. Kami berangkat bersama jajaran perangkat desa sejak pagi hari, dan Insya Allah tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB untuk mengikuti rangkaian kegiatan dan geladi resik,” ujar Umar Hidayat.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, beserta jajaran, sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan pemerintah daerah terhadap prestasi desa.

“Desa Jagara menjadi Juara I Desa Wisata kategori II tingkat nasional, dan Desa Kertayasa Juara II pengelolaan persampahan. Ini bukan hanya kemenangan desa, tetapi kemenangan masyarakat Kuningan,” tambahnya.

Penganugerahan ini menjadi simbol bahwa desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek utama yang mampu melahirkan inovasi, menjaga lingkungan, serta menggerakkan ekonomi rakyat. Prestasi Desa Jagara menegaskan bahwa dengan kolaborasi, partisipasi warga, dan kepemimpinan yang kuat, desa mampu berdiri sejajar di panggung nasional.

  • Penulis: sep

Rekomendasi Untuk Anda

  • Acara Muscab Pkb Kuningan

    PKB Kuningan Berbenah: Inklusif Rangkul Non Muslim, Gen Z Jadi Motor Baru Politik

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kalau ingin menang, kita harus kuat sampai ke bawah. Struktur paling bawah itu penentu,” tegasnya.

  • Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun

    Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun jelajahtvnews.com,- Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia. Penyanyi legendaris dan maestro seni Tanah Air, Titiek Puspa, meninggal dunia pada Kamis, 10 April 2025 pukul 16.25 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan. Almarhumah wafat pada usia 87 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat pendarahan otak. […]

  • Ilustrasi Jetv

    Ciremai Terancam Bencana: Tim Gakum Jabar Kantongi Bukti Kerusakan Alam

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Gunung Ciremai tidak runtuh dalam satu malam. Ia dilukai perlahan, sistematis, dan nyaris tanpa pengawasan yang memadai. Fakta inilah yang mengemuka setelah tim penegakan hukum yang diturunkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat melakukan penelusuran di sejumlah titik kawasan Gunung Ciremai. Di balik kabut yang menyelimuti lereng, tim menemukan jejak pembukaan lahan yang tak memiliki […]

  • 18 Mahasiswa KKN Universitas Islam Al-Ihya Kuningan Resmi Mengabdi di Desa Linggamekar, Awali Kolaborasi Membangun Desa Wisata

    18 Mahasiswa KKN Universitas Islam Al-Ihya Kuningan Resmi Mengabdi di Desa Linggamekar, Awali Kolaborasi Membangun Desa Wisata

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KKN bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi menghadirkan ilmu yang berpadu dengan kearifan lokal, sehingga lahir kolaborasi yang memberi manfaat nyata bagi kemajuan desa.”

  • Menteri Purbaya Papar Kan Apbn

    Program Makan Bergizi Gratis Serap 1 Juta Tenaga Kerja, Jangkau 61,6 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga 9 Maret 2026, program ini telah menjangkau sekitar 61,62 juta penerima manfaat dengan dukungan 25.082 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, […]

  • Ada Doa Ibu Di Setiap Langkah Kerja Keras Dan Kejujuran H Supardi

    Ada Doa Ibu Di Setiap Langkah Kerja Keras Dan Kejujuran H Supardi

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- H. Supadi lahir dari keluarga sederhana pada tanggal 1 juli 1959 silamdengan jumlah anggota keluarga tujuh orang. terdiri Kaka dan adik, Sejak kecil, H. Supardi sudah terbiasa dengan lingkungan kehidupan yang penuh perjuangan dan kerja keras. Beliau sebagai tulang punggung keluarga saat ayahnya tengah sakit.Bisnis usahanya berawal dari hasil memelihara bebek, maupun ayam, bahkan […]

expand_less