Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menghilangnya Para SKPD Di Paripurna DPRD Kuningan Tuai Kritik Dan Dinilai Cederai Kehormatan Lembaga

Menghilangnya Para SKPD Di Paripurna DPRD Kuningan Tuai Kritik Dan Dinilai Cederai Kehormatan Lembaga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Kuningan – Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kuningan, Rabu (25/6/2025), diwarnai dengan absennya sejumlah unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) saat penyampaian pandangan umum fraksi. Kondisi ini menuai kritik tajam dari anggota dewan, yang menilai ketidakhadiran tersebut mencerminkan sikap tidak hormat terhadap lembaga legislatif dan proses demokrasi.

Ketua Fraksi Partai Golkar, Harnida Darius Haryanto, S.H ,menyatakan kekecewaannya atas sikap sejumlah SKPD yang meninggalkan ruang sidang secara tiba-tiba, meskipun agenda masih berjalan. Menurutnya, ketidakhadiran tersebut mencederai etika pemerintahan yang seharusnya menjunjung tinggi forum resmi.

“Meskipun berdalih sudah mendapat izin atau diwakili, setidaknya ada upaya menghormati jalannya paripurna. Pandangan umum fraksi adalah bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat, dan seharusnya pihak eksekutif juga memberi perhatian serius,” ujar Harnida.

Sidang paripurna tersebut mengangkat agenda penting, yakni Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Pengantar Bupati Mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024, serta pengambilan keputusan atas KUA-PPAS Perubahan Tahun 2025.

Menurut Harnida, kritik, saran, dan masukan dalam pandangan umum merupakan bagian dari pengawasan serta penyeimbang antara legislatif dan eksekutif. Ketidakhadiran sejumlah SKPD saat agenda tersebut justru memperlihatkan ketidakpedulian terhadap aspirasi yang disampaikan oleh wakil rakyat.

oplus_0

“Ini bukan sekadar formalitas. Fraksi-fraksi di DPRD menyampaikan pandangan mereka sebagai bentuk kerja nyata kepada masyarakat. Sangat disayangkan jika para SKPD tidak memberi ruang untuk mendengarkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sikap seperti itu menimbulkan kesan bahwa SKPD hanya ingin didengar, namun enggan mendengarkan masukan dan kritik. Padahal, proses demokrasi menuntut komunikasi dua arah antara legislatif dan eksekutif demi kebaikan bersama.

“Paripurna bukan agenda sepele. Ini adalah ruang penyampaian aspirasi dan evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah. Kalau seperti ini terus, biar masyarakat yang menilai siapa yang sungguh-sungguh bekerja untuk Kuningan,” ujarnya

Dan Kritik ini menjadi peringatan penting agar ke depan setiap agenda strategis di DPRD mendapat perhatian penuh dari seluruh pihak, terutama dari SKPD sebagai bagian dari pemerintahan daerah yang bertanggung jawab menjalankan kebijakan publik. ( SEP )

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Hardiknas 2025 Dihadiri Sekda Jabar KDM Dipastikan Hadir Besama Ohang dan Charly

    Peringatan Hardiknas 2025 Dihadiri Sekda Jabar KDM Dipastikan Hadir Besama Ohang dan Charly

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jelajahtvnews.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 di Kabupaten Kuningan akan berlangsung meriah dan penuh semangat. Upacara peringatan akan dipusatkan di Lapangan Masud Wisnu Saputra, Stasiun Kuningan, pada Kamis (2/5). Upacara ini direncanakan akan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, didampingi oleh Bupati Kuningan dan Wakil Bupati serta unsur Forkopimda dan […]

  • Bupati Dian: HIPAKAD Harus Jadi Garda Terdepan yang Menginspirasi

    Bupati Dian: HIPAKAD Harus Jadi Garda Terdepan yang Menginspirasi

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Jelajah TvNews
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Lima tahun bukan sekadar perjalanan waktu bagi Himpunan Putera Puteri Keluarga Angkatan Darat atau HIPAKAD Kabupaten Kuningan. Lima tahun menjadi jejak pengabdian, kebersamaan, sekaligus perjalanan untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Suasana penuh keakraban terasa ketika Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., hadir bersama keluarga besar HIPAKAD dalam peringatan […]

  • Apel Cuti Lebaran

    Apel Pemberangkatan Cuti Lebaran, Dandim 0615/Kuningan Serahkan Bingkisan dan Tekankan Disiplin Personel

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Komando Distrik Militer (Kodim) 0615/Kuningan menggelar apel pemberangkatan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan penyerahan bingkisan secara simbolis kepada prajurit dan PNS. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Makodim 0615/Kuningan, Jalan RE Martadinata No. 97, Kelurahan Ciporang, Kecamatan Kuningan, Selasa (17/3/2026) pagi. Apel dipimpin langsung oleh Komandan […]

  • Presiden Prabowo Bersama Presiden Kspsi Agn

    Panggung May Day 2026: Andi Gani Nena Wea Sampaikan Aspirasi dan Dukungan untuk Presiden

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Gerakan buruh Indonesia akan setia menjaga Bapak, karena Bapak sangat sayang dengan buruh.” ANDI GANI

  • Img 20250929 110305

    Pj Sekda Kuningan Klarifikasi Isu Penipuan yang Catut Namanya

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., mengeluarkan klarifikasi resmi terkait maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Dalam modus tersebut, pelaku berpura-pura menjadi Pj Sekda atau perwakilannya, lalu menghubungi masyarakat melalui telepon, pesan singkat, maupun media sosial. Mereka menawarkan bantuan pembangunan masjid, pesantren, atau kegiatan sosial, dengan skenario dana bantuan ditransfer lebih […]

  • Mang Ewo Dan Boy Sandi Soroti Mt Asn

    Manajemen Talenta ASN Kuningan Disorot, Transparansi dan Akses Dinilai Perlu Dibenahi

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Manajemen talenta harus menjadi alat transformasi ASN yang adaptif dan modern, bukan justru membatasi peluang hanya karena persoalan administratif yang seharusnya bisa diselesaikan oleh sistem.”

expand_less