Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Dibalik Revisi RTRW Kuningan Pemerintah Tegaskan Tak Ada Titipan Kepentingan

Dibalik Revisi RTRW Kuningan Pemerintah Tegaskan Tak Ada Titipan Kepentingan

  • account_circle jelajahtv news
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Di tengah ramainya perbincangan publik mengenai revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kuningan, muncul berbagai spekulasi yang menyebut adanya dorongan kepentingan kelompok tertentu, Namun, tudingan tersebut ditepis oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Kepala Bidang terkait, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, Dony Handono, secara tegas menepis tudingan miring tersebut. Dan itu Tidak benar ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Dony, menegaskan bahwa informasi yang berkembang di masyarakat mengenai adanya intervensi kepentingan konglomerat dalam proses revisi RTRW tidaklah benar.

Menurutnya, penyusunan RTRW Kabupaten Kuningan tidak dapat dilakukan secara sepihak karena aaaaaa mengacu dan diselaraskan dengan Peraturan Daerah RTRW Provinsi Jawa Barat. Selama regulasi di tingkat provinsi belum rampung, pemerintah daerah belum dapat melanjutkan proses penyusunan secara penuh.

“Daerah sekarang bukan menjadi acuan provinsi, justru daerah harus mengikuti kebijakan yang ada di atasnya. Setelah perda provinsi selesai, barulah kami melakukan penyesuaian dan sinkronisasi,” jelas Dony.

Ia mengakui, proses penyusunan RTRW sempat menghadapi tantangan dalam menyelaraskan kebutuhan pembangunan daerah dengan kebijakan provinsi maupun pemerintah pusat. Sinkronisasi tersebut diperlukan agar tidak terjadi benturan dalam penetapan pola ruang, kawasan lindung, kawasan budidaya, hingga rencana pengembangan sektor strategis.
Setelah regulasi provinsi dinyatakan selesai, proses berikutnya dilanjutkan ke tingkat kementerian. Di sana, berbagai aspek kembali diuji melalui tahapan sinkronisasi nasional, termasuk penyesuaian dengan kebijakan ketahanan pangan.

Salah satu isu yang menjadi perhatian nasional adalah penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), yang menjadi bagian penting dalam arah pembangunan nasional. Kebijakan tersebut menjadi salah satu dasar dalam penyusunan tata ruang di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kuningan.

Dony menegaskan, seluruh perubahan dalam RTRW, baik menyangkut pola ruang, kawasan pariwisata, industri, maupun sektor lainnya, disusun berdasarkan kajian teknis yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Semua proses memiliki dasar yang jelas, melalui analisis dan kajian dari daerah. Tidak ada keputusan yang dibuat tanpa landasan ilmiah dan seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Dengan penjelasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta dapat memahami bahwa revisi RTRW merupakan proses panjang yang harus selaras dengan regulasi provinsi dan pemerintah pusat demi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

  • Penulis: jelajahtv news

Rekomendasi Untuk Anda

  • Open Casting Film Stop Bullying Digelar di SMPN Palimanan

    Open Casting Film Stop Bullying Digelar di SMPN Palimanan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Jelajah TvNews
    • 0Komentar

    Aku bukan musuhmu… aku hanya sahabat yang belum sempat kau pahami.”

  • Para Tokoh Sebelum Melakukan Doa Bersama

    Sadamantra MAPAG RAHAYU: Hiji Doa, Hiji Rasa, Hiji Kasalametan, Harmoni Budaya dan Spiritualitas di Tanah Leluhur

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kuningan – Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti Situs Balong Benda, Desa Sadamantra, Kecamatan Jalaksana, Kamis (12/2) malam. Dalam balutan tradisi dan spiritualitas, pagelaran budaya bertajuk “Sadamantra MAPAG RAHAYU – Hiji Doa, Hiji Rasa, Hiji Kasalametan” digelar atas prakarsa Padepokan Bhuwana Uga Padjadjaran. Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut menjadi ruang pertemuan antara doa, […]

  • Jejak Istana Pelabuhan ratu dari Dimensi Sejarah dan Spiritualitas

    Jejak Istana Pelabuhan ratu dari Dimensi Sejarah dan Spiritualitas

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Pesanggrahan Tenjo Resmi, yang dulunya dikenal sebagai Istana Pelabuhan ratu, kembali menarik perhatian publik. Terletak di Kecamatan Pelabuhan ratu, Sukabumi, bangunan ini bukan sekadar tempat peristirahatan presiden. Ia menyimpan jejak sejarah, mitos, dan misteri spiritual dari masa ke masa. Dibangun sebagai bagian dari jaringan pesanggrahan kepresidenan, tempat ini dahulu sering digunakan Presiden Soekarno untuk […]

  • Img20250904154051

    Wisesa Segara, Pesona Baru Wisata Edukasi & Relaksasi di Tepi Waduk Darma

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Di tepian Waduk Darma yang tenang, hadir sebuah destinasi baru yang memadukan pesona alam, edukasi, dan relaksasi: Wisesa Segara. Tiga tahun lalu, tempat ini hanyalah sebatas ide sederhana sebuah keluarga yang ingin membangun villa untuk beristirahat dan melepas penat. Namun seiring waktu, ide itu berkembang menjadi sebuah kawasan wisata eksotik yang kini siap menyapa para […]

  • Sekda Kuningan U Kusmana S.sosmsi

    Kuningan Buka Pintu Investasi Rp5 Triliun, Bupati Targetkan Tekan Pengangguran dan Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Pemerintah Kabupaten Kuningan terus membuka peluang investasi sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menekan angka pengangguran. Haltersebut Disampaikan Sekda Kuningan U.Kusmana Sos, MSi, usai membuka seminar Ramdhan UMKM Bersama GOW Kuningan, Rabu 11 Maret 2026. Di Gedung GOW. Sekda U.Kusmana menegaskan, saat ini berbagai langkah strategis tengah dilakukan untuk menarik investor agar menanamkan […]

  • Ketua Dprd Kuningan Nuzul Rachdy Se

    Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Geopolitik, Ketua DPRD Kuningan Ikuti Retreat KPPD di Akmil Magelang

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Retreat ini bertujuan meningkatkan kapasitas sebagai pimpinan daerah, khususnya dalam memahami wawasan kebangsaan, geopolitik, serta situasi nasional saat ini.” – Nuzul Rachdy

expand_less