Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Diskatan Kuningan Perkuat Pengendalian Penggerek Batang Berbasis Ekosistem

Diskatan Kuningan Perkuat Pengendalian Penggerek Batang Berbasis Ekosistem

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat langkah pengamanan produksi padi pada musim tanam 2026 dengan menerapkan strategi pengendalian hama berbasis ekosistem. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian,

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama penggerek batang padi digelar di areal persawahan Kelompok Tani Kalimati, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Rabu (6/5/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipatif untuk menekan potensi kehilangan hasil panen sejak fase awal pertumbuhan tanaman. Pengendalian dilakukan pada lahan seluas 20 hektare dengan varietas padi Inpari, Ciherang, hingga varietas lokal yang berada pada usia 21–35 hari setelah tanam (HST).

Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, intensitas serangan hama penggerek batang tercatat mencapai 10 hingga 18 persen. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah bergerak cepat agar serangan tidak meluas dan mengganggu produktivitas petani.

Kegiatan ini dihadiri Camat Maleber H. Diding Wahyudin, S.Pd., M.Si., Kepala Desa Cipakem Uci Sanusi, S.Ag., jajaran petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), penyuluh pertanian, serta para petani setempat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menegaskan bahwa pola pengendalian hama saat ini harus dilakukan secara terpadu dan tidak lagi bersifat parsial.

“Pengendalian penggerek batang pada fase vegetatif awal harus dilakukan secara terpadu. Kami mendorong petani untuk mengedepankan pengamatan rutin, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memanfaatkan musuh alami sebagai lini pertahanan utama sebelum intervensi kimia dilakukan,” ujarnya.

Menurut Wahyu, penggunaan insektisida tetap menjadi bagian dari strategi pengendalian, namun harus dilakukan secara selektif dengan prinsip enam tepat, yakni tepat jenis, dosis, waktu, sasaran, cara, dan mutu.

Selain pendekatan kimia, pengendalian juga dilakukan melalui metode mekanis dan kultur teknis seperti pengaturan air secara intermiten, sanitasi lahan, hingga pencabutan tanaman terserang untuk memutus siklus perkembangan hama.

Menariknya, hasil pengamatan lapangan juga menunjukkan keberadaan musuh alami yang cukup potensial, seperti Lycosa sp. dan Paederus sp., yang berperan penting dalam menekan populasi hama secara alami di area persawahan.

Wahyu menambahkan, keberhasilan pengendalian tidak berhenti pada pelaksanaan Gerdal semata, tetapi harus diikuti dengan monitoring dan pengamatan berkelanjutan sebagai sistem peringatan dini.

“Pengendalian hama adalah kerja bersama. Ketika petani, penyuluh, dan pemerintah bergerak serentak, maka potensi kehilangan hasil bisa ditekan secara signifikan,” katanya.

Dengan pendekatan pengendalian berbasis ekosistem yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Kuningan optimistis produktivitas padi tetap terjaga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika serangan hama tanaman.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskatan 1

    Gerak Cepat Diskatan Kuningan, Tujuh Gerdal OPT Serentak Tekan Hama dan Penyakit Padi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan menunjukkan respons cepat dalam melindungi tanaman pangan dengan menggelar Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (Gerdal OPT) secara serentak di tujuh titik wilayah, Rabu (21/1/2026).Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Langkah ini merupakan upaya terpadu dan berbasis wilayah untuk menekan potensi serangan […]

  • Kadisporapar Kuningan Bersama Sekdis

    Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha Perkuat Pariwisata Kuningan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Perkembangan usaha kepariwisataan di Kabupaten Kuningan, khususnya di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Meningkatnya minat wisatawan terhadap destinasi wisata alam mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan untuk terus memperkuat pembinaan teknis dan tata kelola usaha kepariwisataan yang berkelanjutan. Kepala […]

  • Img 20250814 095832

    MBG 2026 Tembus Rp300 Triliun! Pemerintah Siapkan Lompatan Besar untuk Gizi dan Ekonomi Halal

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal naik kelas pada 2026. Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan, anggaran yang disiapkan pemerintah akan melonjak hingga lebih dari Rp300 triliun demi memenuhi target 82,9 juta penerima manfaat.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! “Tahun ini Rp71 triliun, kita cadangkan tambahan Rp100 triliun. Tahun depan […]

  • Derasnya Air dari Hulu Ciremai Jadi Alarm Bahaya, Aktivis Desak Mitigasi Bencana dan Penyelamatan Ekologi Kuningan

    Derasnya Air dari Hulu Ciremai Jadi Alarm Bahaya, Aktivis Desak Mitigasi Bencana dan Penyelamatan Ekologi Kuningan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pemerintah jangan menunggu bencana besar terjadi. Mitigasi harus segera dilakukan demi keselamatan lingkungan dan masyarakat.” — Yudi Setiadi

  • Kodim 0615 Kuningan

    Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Desa, Dandim 0615/Kuningan Dorong Pembangunan Wilayah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Komandan Kodim (Dandim) 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan dialog pembangunan bersama para Kepala Desa dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Mandirancan, Pancalang, dan Pasawahan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Desa Mandirancan, Kecamatan Mandirancan, Rabu (14/1/2026).Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Acara ini dihadiri para Camat […]

  • Terkait Jembatan Yang Dihias Lampu Tematik Bupati Berikan Apresiasi Kepada Bank Kuningan

    Terkait Jembatan Yang Dihias Lampu Tematik Bupati Berikan Apresiasi Kepada Bank Kuningan

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Perumda BPR Kuningan (Bank Kuningan) dengan bangga mengumumkan telah selesainya proses penataan Jembatan Baranang yang terletak di Desa Luragung landeuh, Kecamatan Luragung.Minggu13 April 2025Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dan dukungan semua pihak, serta sebagai tanda dimulainya babak baru konektivitas […]

expand_less