Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Drone Diterapkan untuk Gerdal OPT Padi di Windujanten, Diskatan Kuningan Tekan Biaya dan Percepat Penanganan

Drone Diterapkan untuk Gerdal OPT Padi di Windujanten, Diskatan Kuningan Tekan Biaya dan Percepat Penanganan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN — Brigade Proteksi Tanaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan terus berinovasi dalam pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Salah satunya melalui penerapan teknologi drone pada kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) OPT padi di Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede, Selasa (3/2/2026).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Penggunaan drone ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kecepatan penanganan serangan OPT di lapangan, khususnya pada hamparan sawah yang luas. Pada kegiatan tersebut, Gerdal OPT menyasar serangan Bacterial Leaf Blight (BLB) atau Kresek pada areal seluas 10 hektare milik Kelompok Tani Sri Dewi 3.

Kegiatan dilaksanakan oleh Brigade Proteksi Tanaman Diskatan Kabupaten Kuningan bersama Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), serta dipantau langsung oleh Kepala Diskatan Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si.

Menurut Wahyu, pemanfaatan drone memberikan keuntungan signifikan, terutama dari sisi pembiayaan dan hasil semprot yang lebih merata. Biaya penyemprotan menggunakan drone hanya sekitar Rp250.000 per hektare, jauh lebih rendah dibanding metode manual yang berkisar antara Rp350.000 hingga Rp700.000 per hektare, tergantung kondisi lahan dan tenaga kerja.

Dengan drone, penyemprotan menjadi lebih cepat, presisi, dan hemat biaya. Ini sangat efektif untuk penanganan OPT yang membutuhkan respon cepat agar tidak meluas, ujar Wahyu.

Selain meninjau pelaksanaan teknis Gerdal, Wahyu juga berdialog langsung dengan para petani untuk memperkuat pemahaman tentang Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Ia menekankan bahwa pengendalian OPT tidak semata mengandalkan pestisida, melainkan harus diawali dengan pengamatan rutin, pola tanam yang tepat, serta penggunaan pestisida sesuai rekomendasi teknis.

PHT adalah kunci keberlanjutan pertanian. Penggunaan pestisida harus bijak agar tidak menimbulkan resistensi OPT dan tetap menjaga keseimbangan ekosistem, tegasnya.

Pada hari yang sama, Diskatan Kabupaten Kuningan juga melaksanakan empat kegiatan Gerdal OPT lainnya secara paralel di beberapa wilayah, sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan petani, yakni:
Gerdal OPT Padi Wereng Batang Cokelat (WBC) seluas 10 hektare di Poktan Muda Mandiri, Desa Bangunjaya, Kecamatan Subang.
Gerdal OPT Padi Tikus seluas 10 hektare di Poktan Mulya Tani, Desa Cikubangmulya, Kecamatan Ciawigebang.

Gerdal OPT Padi BLB/Blas seluas 5 hektare di Poktan Tani Mukti, Desa Babakanmulya, Kecamatan Cigugur.
Gerdal OPT Padi BLB seluas 10 hektare di Poktan Mekar Saluyu, Desa Bungur Beres, Kecamatan Cilebak.

Wahyu menegaskan, seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan spesifik lokasi dan spesifik organisme, guna menjaga produktivitas padi dan mencegah penurunan hasil panen.
Setiap laporan petani harus ditindaklanjuti secara cepat dan terukur. Pengendalian OPT tidak bisa ditunda karena berdampak langsung pada produksi, pungkasnya.

Diskatan Kuningan memastikan pemantauan lanjutan pascagerdal akan terus dilakukan oleh POPT di lapangan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian serta mengantisipasi serangan berulang. Langkah ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam menjaga produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Kuningan.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadirkan KPK, Fakultas Hulum UNIKU Gelar Kuliah Umum

    Hadirkan KPK, Fakultas Hulum UNIKU Gelar Kuliah Umum

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bangsa yang kuat lahir dari generasi yang menjunjung tinggi hukum dan integritas. Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam mencegah budaya koruptif sejak dini.”

  • Kapolri Lantik 1.848 Perwira SIP Angkatan ke-54 dan SIP Khusus Intelijen di Sukabumi

    Kapolri Lantik 1.848 Perwira SIP Angkatan ke-54 dan SIP Khusus Intelijen di Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sukabumi, jelajhtvnews.com,- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., secara resmi memimpin Upacara Penutupan Pendidikan dan Pelantikan Perwira Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-54 Gelombang Satu serta Sekolah Inspektur Polisi Khusus Intelijen Angkatan ke-10 Tahun Anggaran 2025.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Upacara digelar khidmat di […]

  • Kepala Desa Jagara Umar Hidayat

    Umar Hidayat : Usai Ditetap Sebagai Desa Wisata Terbaik di Indonesia, Desa Jagara Kembangkan Wisata 2026–2027

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Kepala Desa Jagara, Kecamatan Darma, Umar Hidayat, resmi menyampaikan pernyataan penting terkait capaian monumental Desa Jagara dalam ajang Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2025. Berdasarkan surat yang diterbitkan Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan per tanggal 12 November 2025, Desa Jagara ditetapkan sebagai Peringkat 1 Nasional Kategori 2.Thank you for reading this post, […]

  • Piwuruk” Jadi Lima Prinsip Dasar Paguyuban Kiai Hasan Maulani

    Piwuruk” Jadi Lima Prinsip Dasar Paguyuban Kiai Hasan Maulani

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jelajahtvnews.com,- Paguyuban Keluarga Besar Kiai Hasan Maolani secara resmi memperkenalkan lima prinsip dasar yang menjadi pijakan utama dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan warisan spiritual sang kiai, yang dikenal dengan sebutan “Piwuruk.”Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Hal tersebut disampaikan Langsung oleh, Ketua Majelis Sesepuh Paguyuban Keluarga Besar Eyang Kyai Hasan Maulani, […]

  • Film “RAFA”: Ketika Kamera Menjadi Jembatan Pulang ke Akar Budaya

    Film “RAFA”: Ketika Kamera Menjadi Jembatan Pulang ke Akar Budaya

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Dunia perfilman tanah air kembali diramaikan dengan hadirnya film pendek bertajuk “RAFA (Cinderamata dari Kuningan)”, sebuah karya sinematik yang tak hanya mengangkat potret keindahan alam dan budaya Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tetapi juga memperkenalkan sosok anak muda inspiratif bernama Rafa Al Fattah.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Film ini disutradarai […]

  • Pemandu Wisata Saat Memberikan Arahan

    Belajar Ekosistem Lokal Lewat Wisata Edukasi, SMPN 1 Kadugede ke Cibulan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Kawasan kaki Gunung Ciremai kembali menjadi ruang belajar alam terbuka bagi generasi muda. Siswa-siswi SMP Negeri 1 Kadugede, Kabupaten Kuningan, melaksanakan kegiatan Outing Class edukasi lingkungan yang dipadukan dengan kunjungan industri dan muatan lokal (MULOK) lingkungan di kawasan Cibulan, Kamis (tanggal menyesuaikan).Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Kegiatan ini […]

expand_less