Program Sekolah Rakyat Sentuh Hati, Anak dari Keluarga Miskin Kini Punya Harapan Baru
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN — Suasana kunjungan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Rokhmat Ardiyan bersama Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani di Sekolah Rakyat eks SMPN 6 Kuningan, Kamis (07/05/2026), mendadak berubah penuh haru.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kunjungan yang awalnya berlangsung hangat itu seketika menjadi emosional ketika keduanya mendengar langsung kisah perjuangan tiga kakak beradik yang kini menempuh pendidikan di program Sekolah Rakyat.
Ketiga anak tersebut diketahui berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan. Sang ibu tengah berjuang melawan Kanker Payudara dan dalam waktu dekat akan menjalani operasi, sementara ayah mereka juga sedang sakit hingga harus mendapatkan perawatan di IGD.
Di hadapan para tamu dan awak media, Tuti Andriani mengaku pernah beberapa kali bertemu langsung dengan anak-anak itu ketika masih berjualan tisu di jalanan demi membantu kebutuhan keluarga.
“Anak-anak ini beberapa kali sempat bertemu saya ketika sedang berjualan tisu. Mereka berjalan dari rumahnya di Padarek sampai ke Palutungan,” ujar Tuti dengan suara bergetar menahan tangis.
Cerita tersebut membuat suasana mendadak hening. Sejumlah tamu yang hadir tampak tersentuh menyaksikan perjuangan ketiga bersaudara yang tetap berusaha melanjutkan pendidikan di tengah himpitan ekonomi dan cobaan keluarga.
Rokhmat Ardiyan yang turut hadir dalam kunjungan itu juga terlihat emosional. Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata negara hadir untuk membantu masyarakat kecil agar tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.
Ia menegaskan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut memang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini kesulitan mendapatkan pendidikan.
“Negara hadir membantu kesulitan masyarakat. Anak-anak ini harus punya mimpi, punya harapan dan cita-cita untuk masa depan mereka,” ujar Rokhmat Ardiyan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan akan terus memberikan pendampingan kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan maupun pendidikan mereka.
Kisah haru tiga kakak beradik ini menjadi gambaran nyata perjuangan anak-anak dari keluarga sederhana di daerah yang kini mulai mendapatkan secercah harapan melalui program pendidikan gratis dan pendampingan sosial dari pemerintah.
- Penulis: Admin


