Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » Dugaan Limbah Resto Picu Keluhan Warga Awirarangan, Pengelola Janji Tindak Lanjut

Dugaan Limbah Resto Picu Keluhan Warga Awirarangan, Pengelola Janji Tindak Lanjut

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Persoalan dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di wilayah Awirarangan. Sejumlah warga bersama unsur pemuda menyoroti adanya indikasi limbah cair yang diduga mengalir langsung ke drainase permukiman tanpa pengolahan memadai.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Masyrakat Awirarangan Kuningan

Masyrakat Awirarangan Kuningan

Ketua IPMA Awirarangan, Andriyanto, menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, jika dibiarkan, dampak limbah berpotensi meluas dan merusak lingkungan sekitar.

“Indikasi limbah cair yang langsung mengalir ke drainase warga harus segera ditindak. Selain menimbulkan bau tidak sedap, ini juga berpotensi merusak lingkungan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua MPKT, Wayank. Ia mengungkapkan bahwa keluhan masyarakat telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang jelas, sehingga memicu keresahan.

Wayank mendesak adanya langkah konkret dari pihak terkait, baik pengelola usaha maupun pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikan usai melaksanakan acara sunatan masal di awirarangan, Warga dan pemuda setempat pun menyampaikan sejumlah tuntutan.

Mereka meminta pengelola usaha segera memperbaiki sistem pengolahan limbah, mendorong instansi terkait melakukan inspeksi mendadak, serta meminta pemerintah daerah mengevaluasi perizinan usaha, termasuk kesesuaian dengan aturan lingkungan dan sempadan sungai.

Meski demikian, Wayank menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak investasi di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
“Investasi itu penting, tapi harus berwawasan lingkungan dan tidak merugikan masyarakat,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, pihak manajemen restoran Mie Gacoan melalui Store Manager, Taufik Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas konfirmasi dari media. Ia memastikan pihaknya akan menindaklanjuti dugaan bau limbah yang dikeluhkan warga.

Menurut Taufik, laporan akan segera diteruskan ke divisi eksternal perusahaan untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan, RT/RW, serta masyarakat sekitar guna mencari solusi terbaik.

“Kami akan berkomunikasi dengan semua pihak terkait agar permasalahan ini bisa segera menemukan titik solusi,” ujarnya.
Di sisi lain, pihak manajemen juga menyebut bahwa sejak Oktober lalu hingga saat ini belum ada kunjungan pengawasan dari dinas lingkungan hidup ke gerai tersebut.

 

Hal ini menjadi catatan tersendiri dalam upaya memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
Hingga kini, masyarakat berharap adanya langkah cepat dan terukur dari seluruh pihak agar persoalan dugaan limbah ini tidak berlarut-larut dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi lingkungan dan kesehatan warga.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Dpc Pdi Perjuangan Kab.kuningan

    Nuzul Rachdy SE : PDI Perjuangan Kuningan, Targetkan 13 Kursi DPRD dan Rebut Kembali Pilkada 2029

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Suasana politik di Kabupaten Kuningan memasuki babak baru setelah Nuzul Rachdy, SE kembali terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan melalui Konferensi Cabang yang digelar serentak bersama tujuh kabupaten/kota lainnya. Proses konferensi yang berlangsung mulus, tertib, dan tanpa gejolak itu menegaskan soliditas internal partai berlambang banteng tersebut.Thank you for reading this post, don’t forget […]

  • Lokasi Penemuan Jenazah Di Citiusari

    Buruh Harian Lepas Ditemukan Meninggal di Sawah Garawangi, Warga Terkejut

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.xom,- Duka menyelimuti warga Desa Citiusari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Seorang buruh harian lepas bernama DR (60) ditemukan meninggal dunia di area persawahan Blok Sumur Girang, Dusun Wage, RT 05 RW 02, Minggu pagi (sekitar pukul 05.30 WIB).Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh Suryana […]

  • Dinas Pertanian Kuningan

    Diskatan Kuningan Perkuat Pengendalian Penggerek Batang Berbasis Ekosistem

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Pengendalian hama adalah kerja bersama. Ketika petani, penyuluh, dan pemerintah bergerak serentak, maka potensi kehilangan hasil bisa ditekan secara signifikan.” — Dr. Wahyu Hidayah, M.Si.

  • Kasus Korupsi

    “Kasus Korupsi Bank Pemerintah Kuningan: Saat Amanah Terkhianati”

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- Di bawah langit Kuningan yang tenang, kabar berhembus dari balik tembok Kejaksaan. Pada 2 Oktober 2025, lembar sejarah hukum kembali ditoreh: satu nama, satu wajah, dan satu pengkhianatan kepercayaan.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Resa Madya Prasmala, lelaki muda berusia 32 tahun, yang dahulu dipercaya sebagai pengelola keuangan nasabah […]

  • Gebyar 10.001 Bendera Merah Putih Warnai Kuningan: Napak Tilas Sejarah, Hormat untuk Para Pejuang

    Gebyar 10.001 Bendera Merah Putih Warnai Kuningan: Napak Tilas Sejarah, Hormat untuk Para Pejuang

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kuningan kembali menggugah jiwa nasionalisme warganya melalui sebuah perhelatan monumental bertajuk “Gebyar Merah Putih 10.001 Bendera”. Acara ini digelar oleh Yayasan Jiwa Merah Putih di bawah kepemimpinan Heni Kurnia Asih, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan penanaman nilai luhur perjuangan kepada generasi […]

  • Kepala Diskatan Kuningan Dr.wahyu Hidayah Msi

    Surat Edaran Pangan Lokal Kuningan: Lindungi Petani, Perkuat Ekonomi Daerah

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Kebijakan ini disusun untuk mendorong, bukan memaksa, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip persaingan usaha yang sehat.”

expand_less