OJK Cirebon Gandeng BPR Kuningan Dorong Desa Jagara Menjadi Desa Ekosistem Keuangan Inklusif
- account_circle Admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui program pembentukan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Salah satu desa yang diproyeksikan menjadi bagian dari program tersebut adalah Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.
Sebagai langkah awal, OJK Cirebon menggandeng PT BPR Kuningan (Perseroda) untuk bersinergi dalam pelaksanaan edukasi keuangan bagi masyarakat dan pelaku UMKM Desa Jagara. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Mei 2026, di Balai Desa Jagara, dengan melibatkan sekitar 100 peserta dari kalangan pelaku UMKM dan masyarakat setempat.
Program ini mengusung tema “Membangun Desa Wisata yang Mandiri melalui Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan perkembangan Desa Jagara yang saat ini tumbuh sebagai desa wisata dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin aktif, khususnya di sektor UMKM dan usaha penunjang pariwisata.
OJK Cirebon menilai, perkembangan ekonomi desa perlu diimbangi dengan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang baik, pemanfaatan layanan jasa keuangan formal, hingga akses pembiayaan yang sehat dan produktif. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
Sementara Dalam sambutanya Direktur Bank Kuningan H.Dodo Warda SE,MM, Menyampaikan,
Kegiatan edukasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan jasa keuangan formal, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem keuangan inklusif di Desa Jagara.
Melalui kolaborasi antara OJK Cirebon dan PT BPR Kuningan (Perseroda), Desa Jagara diharapkan mampu berkembang menjadi desa wisata yang mandiri secara ekonomi, sekaligus menjadi contoh penerapan inklusi keuangan di wilayah Kabupaten Kuningan. Ujar Dirut Bank Kuningan.
Disisi lain, Kepala Desa Jagara Umar, Hidayat Menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang sehat dan produktif.
Dan “Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif ini diharapkan mampu membuka akses keuangan yang lebih luas bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM agar semakin berkembang dan mandiri,” ungkapnya.
Dengan hadirnya program Desa EKI, Desa Jagara diharapkan mampu menjadi percontohan desa yang memiliki ekosistem keuangan inklusif, modern, dan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, Ujar Kades Jagara.
- Penulis: Admin


