Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kabar Duka: Kader KSPSI AGN Korban Penyiraman Air Keras di Bekasi Tutup Usia

Kabar Duka: Kader KSPSI AGN Korban Penyiraman Air Keras di Bekasi Tutup Usia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BEKASI – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN. Salah satu anggota terbaiknya, Bapak Tri Wibowo, dinyatakan meninggal dunia pada pagi hari ini setelah berjuang melewati masa kritis akibat insiden penyiraman air keras yang menimpanya beberapa waktu lalu di wilayah Bekasi.

​Berdasarkan keterangan medis, korban mengembuskan napas terakhir akibat pendarahan berat dan komplikasi luka bakar kimiawi yang merusak jaringan tubuhnya. Kepergian sosok yang dikenal aktif dalam perjuangan buruh ini menyisakan duka mendalam sekaligus kemarahan bagi rekan-rekan sejawatnya.

Presiden Kspsi Andi Gani Nena Weash.mh

Presiden Kspsi Andi Gani Nena Weash.mh

​Pihak KSPSI AGN mengutuk keras tindakan keji yang dilakukan oleh pelaku. Mereka mendesak aparat kepolisian untuk bergerak cepat dan memberikan hukuman yang setimpal atas tindakan tidak manusiawi tersebut.

​”Kami kehilangan saudara seperjuangan. Ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, tapi serangan terhadap kemanusiaan. Kami meminta kepolisian mengusut tuntas motif di balik aksi ini dan menghukum pelaku seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku!” ujar Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea ,SH.MH dalam Komunikasinya.

Kejadian yang menimpa Bapak Tri Wibowo menambah daftar panjang aksi kekerasan di jalanan Bekasi. Insiden penyiraman air keras biasanya terjadi di area yang minim penerangan atau saat korban sedang dalam perjalanan pulang bekerja. Pihak keluarga berharap rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dapat menjadi kunci utama penangkapan pelaku.

Luka akibat air keras (asam sulfat atau sejenisnya) tidak hanya merusak kulit luar, tetapi juga dapat menembus hingga ke otot dan pembuluh darah. Pendarahan berat dalam kasus ini sering kali dipicu oleh pecahnya pembuluh darah akibat korosi zat kimia atau kegagalan sistem sirkulasi saat tubuh mencoba merespons trauma hebat (syok hipovolemik).

Belakangan ini, banyak elemen masyarakat dan organisasi buruh mendesak pemerintah untuk memperberat sanksi pidana bagi pelaku penyiraman air keras.

Mengingat dampak permanen—bahkan kematian—yang ditimbulkan, tindakan ini diharapkan tidak lagi hanya dikategorikan sebagai penganiayaan biasa, melainkan pembunuhan berencana atau penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa.

Presiden KSPSi Andi Gani berpesan, ​Segenap keluarga besar dan rekan seperjuangan mendoakan agar almarhum Bapak Tri Wibowo mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Ujar ,Presiden

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Undian Tabungan Ciremai Ku

    Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Ribet, Tabungan Ciremaiku Berhadiah Mobil

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Mengelola keuangan agar kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) selalu terbayar tepat waktu kini semakin mudah. Bank Kuningan menghadirkan Tabungan Ciremaiku, solusi cerdas dan aman bagi masyarakat yang ingin terhindar dari tunggakan pajak sekaligus membuka peluang meraih hadiah menarik, mulai dari sepeda motor hingga satu unit mobil. Tabungan Ciremaiku dirancang khusus untuk membantu masyarakat menyiapkan […]

  • Kontingen KORPRI Kuningan Matangkan Persiapan Porsenitas 2026, Bidik Juara Umum di Kota Cirebon

    Kontingen KORPRI Kuningan Matangkan Persiapan Porsenitas 2026, Bidik Juara Umum di Kota Cirebon

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    Kami telah mempersiapkan seluruh tahapan secara maksimal, mulai dari administrasi hingga latihan atlet

  • dr H Agah Nugraha MKM: Dinkes Kuningan Perkuat Penanganan Kebakaran TPSA Ciniru, 13 Puskesmas Dikerahkan

    dr H Agah Nugraha MKM: Dinkes Kuningan Perkuat Penanganan Kebakaran TPSA Ciniru, 13 Puskesmas Dikerahkan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Jelajah TvNews
    • 0Komentar

    KUNINGAN,- Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan terus melakukan langkah penanganan dan pemantauan kesehatan masyarakat menyusul kebakaran di Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana. Kepala dinas kesehatan dr Edi Martono MARS,  melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Agah Nugraha, MKM, mengatakan pihaknya telah mengerahkan sebanyak 13 puskesmas selama 13 […]

  • 3.639 Botol Miras Dimusnahkan, Kuningan Perangi Miras Ilegal

    3.639 Botol Miras Dimusnahkan, Kuningan Perangi Miras Ilegal

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    Ketenteraman sebuah daerah tidak hanya dibangun melalui aturan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan.”

  • Rotasi Jilid II Pemkab Kuningan Disorot: Mang Ewo Sebut Wajar Ada Aroma Politik

    Rotasi Jilid II Pemkab Kuningan Disorot: Mang Ewo Sebut Wajar Ada Aroma Politik

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Dinamika birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menghangat. Meski jadwal pelaksanaan rotasi atau mutasi pejabat eselon IIb—meliputi Asisten Daerah, Staf Ahli Bupati, Kepala Badan dan Kepala Dinas—belum ditentukan secara resmi, berbagai prediksi dan isu mengenai siapa akan ditempatkan di posisi mana sudah ramai diperbincangkan publik. Pengamat kebijakan publik yang akrab disapa Alaram Mang […]

  • Target Terlampaui, PDAU Kuningan Fokus Perluas Bisnis hingga Akhir 2026

    Target Terlampaui, PDAU Kuningan Fokus Perluas Bisnis hingga Akhir 2026

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    Target Rp800 juta telah kami lampaui hingga sekitar Rp1,1 miliar. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan usaha dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Kabupaten Kuningan.” — Aadang, Direktur PDAU Kuningan

expand_less