Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » MPK Nilai PT KCSM Belum Tunjukkan Komitmen Nyata: Petani Terlantar, Lahan Terdegradasi

MPK Nilai PT KCSM Belum Tunjukkan Komitmen Nyata: Petani Terlantar, Lahan Terdegradasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Pernyataan yang dilontarkan PT Kelapa Ciung Sukses Makmur (KCSM) terkait penghentian operasional sawit di Kabupaten Kuningan kembali menuai kritik. Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) menilai pernyataan perusahaan masih bersifat normatif dan belum disertai langkah nyata di lapangan, terutama dalam pemulihan kawasan yang telah rusak serta perlindungan terhadap petani mandiri terdampak.

“Fakta di lapangan menunjukkan tanaman sawit masih tertanam, dan belum ada tindakan konkret terkait pemulihan ekologis maupun sosial,” tegas Yudi Setiadi, perwakilan MPK.

MPK mengingatkan bahwa sesuai hasil rapat di Gedung Kuningan Islamic Center (KIC), seharusnya PT KCSM menjalankan solusi sosial-ekonomi secara terbuka dan bisa diawasi publik. Namun hingga kini, solusi tersebut belum terwujud.

Titik kritis lainnya adalah nasib petani mandiri yang terlanjur menanam sawit tanpa kejelasan perlindungan hukum, skema tanggung jawab, ataupun kompensasi. “Jangan sampai masyarakat kecil menjadi korban dari skema investasi yang tidak transparan,” tambah Yudi.

MPK menekankan bahwa investasi harus sejalan dengan prinsip keberlanjutan, terutama di Kabupaten Kuningan yang termasuk kawasan konservasi dan catchment area strategis. Aktivitas usaha yang merusak ekosistem jelas bertentangan dengan tata kelola lingkungan jangka panjang.

Tak hanya itu, MPK juga menyesalkan lambannya respon dinas terkait yang dinilai abai terhadap pengawasan dan implementasi kebijakan. “Pemerintah tidak boleh hanya berwacana—mereka harus turun langsung ke lapangan,” ujar MPK dalam pernyataannya.

Sebagai bentuk tanggung jawab bersama, MPK mengajak seluruh elemen masyarakat sipil, akademisi, dan komunitas lingkungan untuk mendorong penataan kawasan secara menyeluruh dan partisipatif. Pendekatan ini harus berbasis bukti, analisis hukum, serta kondisi ekologis lokal.

MPK menegaskan bahwa penyelesaian konflik sawit bukan sekadar penghentian operasional, tetapi juga pemulihan fungsi ekosistem, kejelasan status tanaman sawit, dan penguatan keadilan agraria di tingkat akar rumput.

“Persoalan ini tidak bisa diselesaikan secara sektoral. Semua pihak harus duduk bersama dalam forum yang transparan dan akuntabel,” tutup Yudi. (SEP )

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • KDM Bicara Manajemen Warung, Pusaka Kuningan Dorong UMKM Naik Level

    KDM Bicara Manajemen Warung, Pusaka Kuningan Dorong UMKM Naik Level

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Jelajah TvNews
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Di balik ramainya warung dan usaha kecil yang menjadi denyut ekonomi masyarakat, ada satu hal yang kerap luput diperhatikan: kemampuan mengelola usaha. Pesan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait penguatan kapasitas pelaku UMKM mendapat respons positif dari Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah atau Pusaka Kuningan. Ketua Umum Pusaka Kuningan, Yopi Sujana, menilai perhatian […]

  • Hari Lahir Pancasila 2026, Momentum Perkuat Persatuan dan Perdamaian Dunia

    Hari Lahir Pancasila 2026, Momentum Perkuat Persatuan dan Perdamaian Dunia

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga kekuatan yang mempersatukan keberagaman bangsa dan menjadi fondasi dalam mewujudkan perdamaian dunia.”

  • Penyerahan Cindera Mata Dan Bantuan Tunai

    Haru dan Bahagia, Reuni 20 Tahun Alumni MTsN 2 Kuningan Angkatan 2005-2006 Pererat Silaturahmi di Momen Idul Fitri

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti kegiatan Reuni Alumni MTsN 2 Kuningan angkatan 2005-2006 yang digelar pada Senin, 23 Maret 2026. Mengusung tema “Sehari Dalam Kebersamaan Untuk 20 Tahun Yang Kita Lewati”, acara ini menjadi momen bersejarah yang akhirnya mempertemukan kembali para alumni setelah dua dekade berpisah. Bertempat di Coffee & Resto Teras […]

  • Andi Gani Saat Berikan Bantuan Ex Phk

    Dari PHK ke Harapan Baru: Andi Gani Nena Wea Datangi Konveksi Eks Buruh di Garut

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com.,- Kunjungan tokoh buruh nasional Andi Gani Nena Wea ke sebuah rumah konveksi sederhana di Garut membawa pesan kuat tentang harapan dan kebangkitan para pekerja. Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau KSPSI itu melakukan kunjungan kerja ke rumah konveksi Karirap di Jalan Tenjolaya, Kampung Pedes, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu, 14 Maret […]

  • Abdul Haris, SH: Pemerintah Harus Kooperatif Terkait Kasus RSUD Linggarjati

    Abdul Haris, SH: Pemerintah Harus Kooperatif Terkait Kasus RSUD Linggarjati

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Menyikapi persoalan yang tengah terjadi di RSUD Linggarjati Kuningan, praktisi hukum Abdul Haris, SH menyampaikan keprihatinannya dan mendorong agar pemerintah daerah bersikap kooperatif serta segera mengambil langkah hukum yang tepat. Dalam wawancara dengan jelajahtvnews.com,- Abdul Haris menyoroti adanya somasi yang dilayangkan kepada pihak rumah sakit, yang dinilai bisa menjadi awal dari persoalan yang lebih […]

  • Gerakan Pangan Murah di Desa Parakan Maleber, Upaya Pemkab Kuningan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan

    Gerakan Pangan Murah di Desa Parakan Maleber, Upaya Pemkab Kuningan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Jika dapur rakyat tetap berasap, maka daerah akan tetap kuat. Pangan adalah kebutuhan utama yang harus dipastikan ketersediaannya oleh negara.”

expand_less