Presiden KSPSI: Pemerintah Siapkan Kebijakan Gas Industri untuk Cegah Gelombang PHK, Satgas PHK Dipimpin Mensesneg
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

JAKARTA – Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan hasil pertemuan bersama sejumlah menteri terkait ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dinilai semakin mengkhawatirkan di sektor industri.
Menurut Andi Gani, dalam rapat tersebut dibahas kondisi kritis yang dihadapi dunia usaha, termasuk ancaman PHK terhadap sekitar 55 ribu pekerja serta penutupan salah satu perusahaan, PT Granito. Untuk meredam dampak yang lebih luas, pemerintah disebut segera mengumumkan kebijakan mengenai harga gas industri yang diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.
Selain itu, rapat juga membahas persoalan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang dinilai berpotensi memicu PHK terhadap sekitar 150 ribu pekerja apabila tidak segera diselesaikan. Andi Gani meyakini pemerintah akan mengambil langkah cepat dan cermat guna mengantisipasi situasi tersebut.
Sebagai bentuk keseriusan penanganan ancaman PHK, pemerintah juga membentuk Satgas PHK yang dipimpin oleh Menteri Sekretaris Negara. Keputusan ini diambil agar koordinasi lintas kementerian berjalan lebih efektif dalam mencari solusi bagi pekerja maupun pelaku usaha.
Andi Gani menegaskan pemerintah berkomitmen melindungi kepentingan buruh sekaligus menjaga keberlangsungan dunia usaha melalui solusi yang saling menguntungkan. Ia berharap keputusan terkait kebijakan gas industri dapat diumumkan dalam satu hingga dua hari ke depan sebagai langkah konkret untuk menyelamatkan sektor industri dan mencegah gelombang PHK yang lebih besar.
- Penulis: jelajahtv news

