jelajahtvnews com,- Gelombang protes mewarnai halaman Gedung DPRD Kabupaten Kuningan, ketika puluhan mahasiswa dari gabungan organisasi GMNI dan PMII melakukan aksi unjuk rasa terkait dugaan ketidaktransparanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Dalam aksi tersebut, mahasiswa membakar ban dan sempat menerobos barikade pengamanan sebelum memaksa beberapa anggota dewan keluar menemui massa. Suasana tegang sempat terjadi, namun berhasil dikendalikan setelah aparat keamanan diterjunkan.
1001980783
Kapolres Kuningan, AKBP Ali Akbar, bersama jajaran TNIโPolri hadir langsung di lapangan untuk mengawal jalannya aksi serta berupaya melakukan mediasi antara mahasiswa dan anggota dewan.
Meski begitu, demonstrasi berakhir tanpa adanya kejelasan. Menurut mahasiswa, anggota DPRD yang diduga terafiliasi dengan dapur MBG justru tidak hadir di kantor dengan berbagai alasan.
โDemo hari ini berakhir nihil. Tidak ada jawaban yang pasti, bahkan terkesan ditutup-tutupi. Kami menduga ada anggota dewan yang bermain di balik berdirinya dapur MBG,โ ujar Rizal Fahrurozy, koordinator aksi, kepada media.
1001980447
Selain menyoroti dugaan konflik kepentingan, mahasiswa juga menyinggung kasus keracunan siswa yang diduga terkait dengan distribusi makanan MBG. Hal ini, kata mereka, harus menjadi bahan evaluasi serius.
Delapan Tuntutan Mahasiswa
Dalam aksinya, massa menyampaikan delapan poin tuntutan kepada DPRD Kuningan:
Audit dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.
Pengawasan ketat SOP dapur, kucuran dana, dan spesifikasi makanan agar sesuai aturan.
Penegakan tanggung jawab SPP agar program berjalan sesuai koridor hukum.
Hentikan monopoli pemasok bahan makanan yang merugikan ekonomi rakyat kecil.
Publikasikan anggota DPRD yang terafiliasi dengan program MBG.
Anggota DPRD yang terafiliasi harus menjadi teladan dalam pengawasan.
Libatkan pihak independen yang kredibel dalam pengawasan MBG.
DPRD wajib memastikan anggotanya tidak menyalahgunakan posisi untuk kepentingan pribadi.
Mahasiswa menegaskan, aksi ini baru langkah awal. Mereka berencana menggelar demonstrasi lebih besar dengan melibatkan masyarakat luas jika tuntutan tidak ditindaklanjuti.
โKami akan terus bersuara, hingga transparansi benar-benar ditegakkan dan rakyat kecil tidak lagi dirugikan,โ pungkas Rizal.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menghadiri acara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2025 yang digelar secara hybrid di Kantor BNN Kabupaten Kuningan, Kamis (26/06/2025). Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Dalam sambutannya, Wabup Tuti menekankan bahwa perang melawan narkoba (War on Drugs) harus dilakukan secara holistik, melalui pendekatan soft […]
jelajahtvnews.com,- Kuningan kembali menjadi lautan manusia, Minggu (5/10/2025). Jalan Siliwangi hingga Taman Kota dipenuhi riuh tawa, tepuk tangan, dan lantunan seni budaya dalam Karnaval Budaya memperingati Hari Jadi ke-527 Kabupaten Kuningan. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Rangkaian acara yang dimulai sejak pagi hingga siang hari itu tak hanya menghadirkan hiburan, […]
jelajahtvnews.com,- Kabar gembira datang untuk masyarakat Kabupaten Kuningan dan Jawa Barat. Salah satu korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Dimas, beserta istrinya asal Maleber, Kabupaten Kuningan, bersama 9 orang korban lainnya yang sebelumnya menjadi korban perdagangan orang di Kamboja, akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia. Hal tersebut Disampaikan Langsung Oleh Penasehat Kapolri Andi Gani Nena Wea […]
KUNINGAN – Forum Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Kabupaten Kuningan resmi dilantik oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam acara yang berlangsung di Diva Pujasera Kasturi, Kabupaten Kuningan. Momentum penting ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Forum BUM Desa Kabupaten Kuningan dan Bank Kuningan sebagai langkah strategis dalam memperkuat […]
Kami tidak ingin atlet berjuang sendirian. Awal Mei nanti, kami akan membawa para pahlawan olahraga ini bertemu dengan legislatif dan eksekutif. Tujuannya jelas: memastikan mereka berangkat ke POPWIL dan Sirkuit Cirebon dengan fasilitas terbaik, terutama kebutuhan APD Kumite yang memang cukup mahal namun sangat vital.”
KUNINGAN — Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi di Kabupaten Kuningan. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku) berhasil meraih akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), sebuah capaian tertinggi dalam sistem akreditasi pendidikan tinggi di Indonesia. Raihan ini menjadi kado istimewa di penghujung Ramadan […]
โKalau disimpan di bangku cadangan bukan berarti dia bukan atlet. Semua pemain besar pasti punya proses, dan Faika membuktikannya di Kejurnas.โ โ Nuzul Rachdy
โMohon doa dan dukungannya agar Ajaib Wahana Kuningan bisa membawa pulang gelar juara nasional dan mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di kancah olahraga nasional,โ ujar Manager Tim Nuzul Rachdy, SE.
Menjadi runner-up nasional bukan akhir perjuangan, tetapi awal motivasi untuk menjadi lebih kuat dan berprestasi lebih tinggi di masa depan.โ โ Nuzul Rachdy, SE
โMelalui penguatan pasokan dan teknologi, kita memastikan masyarakat mendapat harga stabil sementara petani tetap sejahtera sebagai pilar utama ketahanan pangan.โ โ Adang Kurniawan