Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Harkopnas ke-78, Bangun Ekonomi Kerakyatan, Saatnya UMKM Kembali ke Koperasi

Harkopnas ke-78, Bangun Ekonomi Kerakyatan, Saatnya UMKM Kembali ke Koperasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

jelajahtvnews.com,- Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) ke-78 tahun 2025, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bogor menggelar acara Tasyakuran HARKOPNAS sebagai wujud rasa syukur atas eksistensi dan kontribusi koperasi di Kota Bogor.

Sebagai bentuk apresiasi, penghargaan dan cinderamata diberikan kepada para peserta Gandaputra Pingpong—sebuah ajang kebersamaan yang turut memeriahkan peringatan ini. Rangkaian acara juga mencakup penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Dekopinda dengan Koperasi Mitra Karsa, sebagai langkah kolaboratif untuk penguatan koperasi ke depan.

Ketua Primkopol Resort Bogor Kota, H.Landjar Guntoro, menyampaikan, Meskipun koperasi telah lama dikenal sebagai soko guru perekonomian nasional, mayoritas masyarakat Indonesia masih belum sepenuhnya memahami peran penting koperasi dalam menopang sendi-sendi ekonomi rakyat.

Ironisnya, masyarakat—terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)—lebih akrab dengan layanan perbankan konvensional dan bahkan pinjaman online (pinjol) yang kerap membawa risiko finansial jangka panjang.

Padahal, koperasi hadir bukan sekadar sebagai lembaga simpan pinjam, melainkan sebagai wadah ekonomi berbasis gotong royong dan kekeluargaan. Dengan mengenal dan terlibat dalam koperasi, masyarakat memiliki peluang untuk menjalankan usaha dalam ekosistem yang saling mendukung, transparan, dan berkeadilan. Ujarnya

Selain itu, “Koperasi bukan hanya konsep ideal, tetapi solusi nyata. Jika masyarakat terbiasa menjalankan usaha dalam lingkungan koperasi, maka perekonomian akan bergerak lebih sehat dan berkelanjutan,” ujar salah satu pengurus Dekopinda Kota Bogor.

Di tengah krisis kepercayaan terhadap lembaga keuangan instan, koperasi seharusnya menjadi alternatif utama karena memiliki sistem yang lebih inklusif, berbasis anggota, dan tidak menjebak pelaku usaha dalam lingkaran utang berbunga tinggi.

Kunci dari penguatan ekonomi rakyat dimulai dari edukasi koperasi, peningkatan kesadaran pelaku UMKM, serta perluasan akses kemitraan. Masyarakat perlu belajar memahami konsep koperasi, kemudian bergabung dan menjalankan usaha mereka di bawah naungan koperasi pilihan yang sesuai dengan bidang usaha dan nilai kebersamaan.

Dengan begitu, koperasi bukan hanya jargon konstitusi, tapi menjadi praktik hidup dalam ekonomi bangsa. Inilah saat yang tepat untuk menata kembali ekonomi rakyat melalui jalan koperasi—lebih sehat, lebih kuat, dan lebih berdaya. ( SEP )

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun

    Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun jelajahtvnews.com,- Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia. Penyanyi legendaris dan maestro seni Tanah Air, Titiek Puspa, meninggal dunia pada Kamis, 10 April 2025 pukul 16.25 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan. Almarhumah wafat pada usia 87 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat pendarahan otak. […]

  • Rapat Kerja Uniku

    Raker 2026 UNIKU: Konsolidasi Kuat Menuju Akreditasi Unggul

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Universitas Kuningan Unggul — bukan mimpi, tapi tujuan yang akan kita wujudkan bersama.”

  • Kadis Pertanian Saat Berada Di Gpm

    Tiga Kali Digelar, GPM Kuningan Salurkan Hampir 20 Ton Pangan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI (Diskon Ramadan Hemat Tahan Inflasi) yang digelar Pemerintah Kabupaten Kuningan membawa berkah nyata bagi masyarakat. Hingga pelaksanaan ketiga pada Rabu (25/2/2026), program ini sukses menyalurkan hampir 20 ton bahan pangan pokok, membantu warga memenuhi kebutuhan di bulan suci Ramadan dengan harga terjangkau. Kegiatan yang dilaksanakan […]

  • Kua Kecamatan Japara

    KUA Japara Mantapkan Kinerja: Tegaskan Empat Kesadaran Pelayan Publik

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Japara Kabupaten Kuningan menggelar Pembinaan Pegawai dan Evaluasi Kinerja yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA, Apud Salehudin Bahtiar, S.Sos., S.Sy., M.M. Kegiatan berlangsung di aula kantor setempat dan dihadiri seluruh pegawai fungsional maupun staf administrasi. Dalam arahannya, Kepala KUA menekankan pentingnya kedisiplinan, profesionalitas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di […]

  • Kdm Dan Hra Memberikan Bantuan Kepada Ibu Casti

    Canda dan Dakwah Bersama KDM Menggema di Cibingbin, Semangat Kebersamaan Warga Kuningan Menguat

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Lapangan Ranggajaya, Dusun Kliwon, Desa Cibingbin, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, saat digelar kegiatan Safari Ramadan bertema “Canda dan Dakwah” bersama Gubernur Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M serta program Abdi Nagri Nganjang ka Warga Pemerintah Daerah Provinsi Jawa […]

  • Film Pendek Produksi IKA SPANSANGI Mulai Di Garap

    Film Pendek Produksi IKA SPANSANGI Mulai Di Garap

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- tokoh pemeran utama, Muhamad Ilyas Maulana Siswa SMPN 1 Lebakwangi Kuningan dalam Ujicoba Peran akting dalam film pendek berjudul ” Terang Diujung Jalan ” ternyata memiliki bakat terpendam luar biasa. Terlihat dari beberapa cuplikan adegan yang diperankannya,ekspresi wajah Ilyas sudah banyak menyita perhatian , ditambah kehadiran sosok Ibu guru Enok sebagai tokoh orang tua […]

expand_less