Optimalisasi PAD Kuningan Lewat Destinasi Wisata, Disporapar Gandeng Investor Untuk Berinovasi.
- account_circle Admin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kabid Destinasi Disporapar Kuningan
KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata. Upaya ini difokuskan pada optimalisasi pengelolaan destinasi wisata dengan pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kepala Bidang Destinasi Pariwisata,
Santi Ratnasari, S.E., M.Si, Kepala Bidang Destinasi
memaparkan bahwa potensi destinasi wisata di Kuningan sangat besar, terutama wisata berbasis alam. Namun, diperlukan penataan tata kelola destinasi wisata (DTW) yang lebih optimal agar mampu bersaing dan menarik minat wisatawan.
“Optimalisasi tata kelola destinasi menjadi kunci. Kita dorong penataan sarana dasar, pembangunan infrastruktur pendukung, serta penguatan daya tarik wisata,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga membuka peluang investasi dengan menggandeng pihak swasta dan investor. Skema pembiayaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dinilai menjadi solusi dalam mengatasi keterbatasan anggaran.
Dalam pengembangannya, sektor pariwisata Kuningan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya akses jalan menuju objek wisata yang masih terbatas serta minimnya sarana dan prasarana dasar. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi destinasi wisata alam yang berada di wilayah terpencil.
Untuk mengatasi hal tersebut, Disporapar Kuningan terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak,
Beberapa pihak swasta,BUMD ataupun pihak pengelola DTW,pemilik lahan sperti TNGC, perhutan ,Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan destinasi wisata yang berdaya saing.
Kabid Santi juga menyoroti fenomena banyaknya desa wisata yang terbengkalai akibat tidak mengikuti tren dan kebutuhan pasar. Menurutnya, inovasi menjadi faktor penting agar destinasi tetap hidup dan diminati.
“Promosi saja tidak cukup. Jika tidak ada inovasi dari pengelola, wisatawan akan cepat bosan. Harus ada pembaruan wahana dan konsep wisata,” tegasnya.
Ke depan, Disporapar Kuningan juga mendorong pengembangan wisata tematik, termasuk wisata olahraga dan kepemudaan. Salah satunya melalui konsep “Moka”Moka itu Sebagai salah satu duta wisata yang diharapkan mampu juga ikut mempromosikan wisata
Beberapa lokasi seperti kawasan Sangkanurip Alami, stadion, hingga open space galeri diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas wisata baru yang mampu menarik minat generasi muda sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi daerah.
Dengan strategi kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan berbagai sumber pendanaan, sektor pariwisata diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan PAD Kabupaten Kuningan.
- Penulis: Admin


