Seleksi JPT Pratama Kuningan 67 Peserta Ambil Bagian
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Acara Management Talenta Asn Hari Pertama
KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat sistem birokrasi berbasis merit melalui pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kepala BKPSDM, Beny Prihaytno, menegaskan bahwa proses ini menjadi bagian penting dalam implementasi manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) guna melahirkan pemimpin yang kompeten, profesional, dan berintegritas.
Sebanyak 67 peserta ambil bagian dalam seleksi yang dibagi ke dalam dua gelombang. Tahapan yang tengah berlangsung saat ini adalah pembuatan makalah, sebagai salah satu instrumen untuk mengukur kapasitas strategis dan kemampuan analitis peserta sesuai dengan jabatan yang dilamar.
Kepala BKPSDM menyampaikan, seluruh proses seleksi dirancang secara sistematis dan transparan. Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga menetapkan tema makalah yang harus disusun peserta.
“Judul makalah yang diberikan disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi dari jabatan yang dipilih. Ini penting agar kita bisa melihat sejauh mana pemahaman peserta terhadap posisi yang akan diemban,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setelah tahapan penulisan makalah, para peserta akan menjalani proses pendalaman oleh tim asesor independen.
Tahapan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, guna menggali lebih dalam kompetensi manajerial dan kepemimpinan masing-masing peserta.
Dalam konteks manajemen talenta, seleksi ini bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi merupakan bagian dari upaya strategis untuk menempatkan individu terbaik pada posisi yang tepat.
“Melalui manajemen talenta, kita ingin memastikan bahwa setiap ASN yang menduduki jabatan pimpinan benar-benar memiliki kapasitas, rekam jejak, dan potensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa tidak semua ASN dapat mengikuti seleksi ini. Salah satu syarat utama adalah telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat Pim). Namun demikian, syarat tersebut belum cukup apabila golongan kepangkatan belum memenuhi ketentuan.
“Jadi meskipun sudah mengikuti Diklat Pim, jika golongan belum sesuai, tetap belum bisa mengikuti seleksi. Ini bagian dari menjaga standar dan kualitas dalam sistem merit,” tambahnya.
Dengan mekanisme yang ketat dan terukur, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap proses ini mampu menghasilkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan melalui pendekatan manajemen talenta yang berkelanjutan.
- Penulis: Admin


