KDM Bicara Manajemen Warung, Pusaka Kuningan Dorong UMKM Naik Level
- account_circle Jelajah TvNews
- calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN — Di balik ramainya warung dan usaha kecil yang menjadi denyut ekonomi masyarakat, ada satu hal yang kerap luput diperhatikan: kemampuan mengelola usaha. Pesan...
KUNINGAN — Di balik ramainya warung dan usaha kecil yang menjadi denyut ekonomi masyarakat, ada satu hal yang kerap luput diperhatikan: kemampuan mengelola usaha.
Pesan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait penguatan kapasitas pelaku UMKM mendapat respons positif dari Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah atau Pusaka Kuningan.
Ketua Umum Pusaka Kuningan, Yopi Sujana, menilai perhatian terhadap manajemen usaha merupakan langkah penting untuk membawa UMKM Kuningan naik kelas.
Menurut Yopi, persoalan UMKM bukan hanya tentang ketersediaan modal. Lebih dari itu, pelaku usaha juga membutuhkan kemampuan mengatur keuangan, mengelola operasional, hingga membangun mentalitas sebagai seorang pengusaha.
Salah satu yang dinilai mendasar adalah manajemen warung.
Mulai dari mencatat pemasukan dan pengeluaran, mengatur arus kas, hingga memisahkan uang usaha dengan kebutuhan pribadi. Hal-hal sederhana tersebut justru menjadi fondasi agar usaha dapat bertahan dan berkembang.
“Edukasi manajemen warung adalah kebutuhan mendasar agar usaha rakyat memiliki pembukuan yang jelas dan operasional yang terstruktur,” ujar Yopi Sujana.
Tak kalah penting, pelaku UMKM juga perlu mampu membedakan antara kebutuhan hidup dan gaya hidup.
Sebab, ketika uang usaha bercampur dengan konsumsi pribadi, perputaran modal dapat terganggu dan perkembangan bisnis pun menjadi tidak maksimal.
Karena itu, Pusaka Kuningan berharap arahan Gubernur Jawa Barat tersebut tidak berhenti sebagai pesan dalam momentum Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan.
Pesan tersebut diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program pemberdayaan UMKM yang konkret, terarah, dan berkelanjutan.
Yopi menilai, potensi UMKM Kuningan yang begitu besar harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pelatihan, menurutnya, perlu menyentuh berbagai kebutuhan pelaku usaha, mulai dari manajemen keuangan, pemasaran, digitalisasi, hingga pendampingan usaha sesuai karakter masing-masing sektor.
Pusaka Kuningan juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam membina dan memperkuat pelaku UMKM.
Yopi meyakini Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memiliki perhatian terhadap perkembangan UMKM. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi,
organisasi pengusaha, dan pelaku UMKM dinilai menjadi kunci untuk melahirkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sebab, membangun UMKM bukan sekadar mengejar omzet dan memperluas pasar.
Lebih jauh, yang ingin dibangun adalah pengusaha kecil yang sehat secara keuangan, mandiri dalam menjalankan usaha, kuat menghadapi tantangan, dan mampu berkembang secara berkelanjutan.
Dari warung-warung kecil di tengah masyarakat, diharapkan lahir usaha-usaha yang semakin besar.
Dan dari pengusaha kecil yang semakin terampil mengelola usahanya, UMKM Kuningan diharapkan benar-benar mampu naik level dan menjadi kekuatan ekonomi daerah.
- Penulis: Jelajah TvNews



