Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Bupati Kuningan Tegaskan Penindakan: “Jangan Main-main dengan Program Makan Bergizi Gratis”

Bupati Kuningan Tegaskan Penindakan: “Jangan Main-main dengan Program Makan Bergizi Gratis”

  • account_circle sep
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memberikan arahan tegas sekaligus peringatan keras kepada para pihak terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kuningan.

1001977448
1001977448

Dalam rapat koordinasi bersama jajaran OPD, DPRD, aparat penegak hukum, hingga Satgas MBG,yang dipndu langsung oleh PJ Sekda Kuningan Dr.Wahyu Hidayah, MSi
, Bupati menekankan bahwa setiap bentuk penyimpangan akan ditindak sesuai hukum.dan

“Kalau ada yang berani mengurangi hak anak-anak kita, misalnya hanya memberikan uang Rp8.000 padahal standar nasional Rp10.000, itu jelas pelanggaran. Itu sudah masuk ranah pidana, bahkan korupsi. Saya tegaskan, hukum akan turun. Jangan main-main dengan ini,” tegas Bupati.

Bupati mengaku telah menerima banyak laporan terkait menu yang tidak sesuai standar, dapur penyedia yang abai SOP, hingga praktik pemberian uang tunai. Ia menegaskan mulai hari ini pengawasan akan diperketat, melibatkan kepolisian, kejaksaan, DPRD, serta Inspektorat. Satgas MBG yang dipimpin Dr. Wahyu akan turun langsung menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

“Kalau ada kasus keracunan, dapur itu langsung ditutup sementara sampai hasil uji dari provinsi keluar. Ini perintah tegas dari Bapak Gubernur, dan saya akan pastikan aturan ini dijalankan secara konsisten,” ujarnya.

1001977466
1001977466

Selain masalah menu, Bupati juga menyoroti lemahnya koordinasi lintas sektor, mulai dari camat, kepala desa, hingga dinas teknis. Ia meminta semua pihak memperbaiki pola komunikasi, agar tidak ada lagi kebingungan di lapangan ketika terjadi masalah.

“Program ini bukan sekadar soal makanan. Ini menyangkut keselamatan anak-anak kita. Jangan sampai ada nyawa melayang hanya karena kelalaian atau orientasi keuntungan semata,” tambahnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya keterlibatan ekonomi lokal. Menurutnya, semangat MBG sejalan dengan upaya pemberdayaan petani, koperasi desa, serta pelaku UMKM di Kuningan. Namun, ia mengaku masih banyak laporan bahwa penyediaan bahan pangan justru didominasi pemasok dari luar daerah.

“MBG ini harus jadi energi baru bagi ekonomi lokal. Kalau semuanya diambil pemasok dari luar, lalu apa manfaatnya untuk masyarakat kita sendiri?” katanya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Kuningan akan meluncurkan Kotak Pengaduan Terbuka untuk Publik, sehingga masyarakat bisa ikut mengawasi jalannya program. Setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan serius.

“Mohon bantu kami menjaga amanah Presiden ini. Jangan ganggu yang sudah baik. Jangan sampai ada lagi kasus tempe setipis kartu ATM atau menu yang jauh dari standar. Saya tidak akan kompromi terhadap pelanggaran,” pungkas Bupati.

  • Penulis: sep

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Cibulan

    Iwan Rewex, Sosok di Balik Eksistensi Obyek Wisata Cibulan Saat ini

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- Obyek Wisata Cibulan, destinasi legendaris di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terus memikat hati wisatawan dengan keindahan alam, nilai sejarah, dan mitos yang melekat di dalamnya. Terkenal dengan Sumur Tujuh serta kolam ikan keramat yang dipercaya membawa keberkahan, Cibulan tak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang edukasi budaya dan spiritual. Di balik keberlangsungan […]

  • Akbar Maulana Bocah Terseret Arus Air Di Sadamantra Akhirnya Di Temukan Di Wilayah Sangkahurip

    Akbar Maulana Bocah Terseret Arus Air Di Sadamantra Akhirnya Di Temukan Di Wilayah Sangkahurip

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jelajahtvnews.com, Enam hari pencarian korban banjir di sadamantra yang menghanyutkan Maulana Akbar Usi 10 tahun Akhirnya Timsar Menemukan jenazah Korban Maulana berada di lokasi di parit kecil wilayah desa Sangkanhurip kecamatan japara.Kamis 20 Maret 2025 Menurut informasi yang dihimpun redaksi, penemuan tersebut setelah 6 hari berupaya, para Timsar relawan,maupun masyarakat mencari terus menerus keberadaan korban […]

  • 52 Tahun Yanto Chrisdianto: Ketika Usia Menjadi Jejak Pengabdian dan Doa Keluarga

    52 Tahun Yanto Chrisdianto: Ketika Usia Menjadi Jejak Pengabdian dan Doa Keluarga

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Jelajah TvNews
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Ada usia yang sekadar bertambah angka. Namun ada pula usia yang menjadi catatan panjang tentang perjuangan, keluarga, dan kebaikan yang pernah ditanamkan. Yanto Chrisdianto, S.IP, Hari ulang tahun ke-52  Yanto Chrisdianto, S.IP, menjadi sebuah peristiwa sederhana namun sarat makna. Bukan sekadar perayaan bertambahnya usia, melainkan ruang untuk berhenti sejenak, menoleh ke belakang, dan […]

  • Piwuruk” Jadi Lima Prinsip Dasar Paguyuban Kiai Hasan Maulani

    Piwuruk” Jadi Lima Prinsip Dasar Paguyuban Kiai Hasan Maulani

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jelajahtvnews.com,- Paguyuban Keluarga Besar Kiai Hasan Maolani secara resmi memperkenalkan lima prinsip dasar yang menjadi pijakan utama dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan warisan spiritual sang kiai, yang dikenal dengan sebutan “Piwuruk.” Hal tersebut disampaikan Langsung oleh, Ketua Majelis Sesepuh Paguyuban Keluarga Besar Eyang Kyai Hasan Maulani, H.Doso Syarifh usai melaksanakan rapat bersama pemerintah NU Tah […]

  • Kuningan Salip Waktu

    Kuningan Tancap Gas Panen Lebih Awal, 78 Persen Sawah Rampung di Maret 2026

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Kabupaten Kuningan menorehkan capaian impresif di sektor pertanian dengan menyelesaikan sekitar 78 persen panen padi hingga akhir Maret 2026. Di saat sejumlah daerah sentra produksi di wilayah pantai utara Jawa Barat masih bersiap menghadapi panen raya pada April, Kuningan justru telah lebih dulu melampaui fase tersebut. Dari total luas baku sawah (LBS) sebesar […]

  • Gerakan Pangan Murah di Desa Parakan Maleber, Upaya Pemkab Kuningan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan

    Gerakan Pangan Murah di Desa Parakan Maleber, Upaya Pemkab Kuningan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Jika dapur rakyat tetap berasap, maka daerah akan tetap kuat. Pangan adalah kebutuhan utama yang harus dipastikan ketersediaannya oleh negara.”

expand_less