Peduli Masa Depan Anak Bangsa, Teras Mahar Resto Konsisten Dukung Film Stop Bullying
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN – Dukungan terhadap kampanye nasional Stop Bullying melalui film layar lebar Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu terus mengalir dari berbagai kalangan di Kabupaten Kuningan. Salah satu pihak yang menunjukkan kepedulian dan dukungan nyata adalah Resto Teras Mahar, yang konsisten memberikan dukungan sejak tahapan open casting hingga pelaksanaan audisi lagu soundtrack film tersebut.

Jelang Audisi
Keterlibatan Teras Mahar menjadi bagian dari semangat kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menyuarakan pesan antiperundungan melalui medium film. Tidak hanya menyasar kalangan pendidikan, gerakan ini juga merangkul organisasi masyarakat, pelaku usaha pariwisata, restoran, serta berbagai komunitas lainnya.
Film garapan sutradara Beben Firmansyah dan produser Sultan Sepuh Cirebon ini mengangkat pesan persahabatan, kepedulian, serta pentingnya menghentikan tindakan bullying yang dapat berdampak terhadap masa depan anak-anak dan generasi muda.
Dukungan Teras Mahar yang terus hadir dalam setiap tahapan kegiatan memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap persoalan perundungan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau keluarga, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Teras Mahar Jadi Bagian dari Gerakan Peduli Generasi Muda
Konsistensi dukungan Teras Mahar terlihat sejak proses open casting, rangkaian roadshow kampanye ke sekolah-sekolah, hingga pelaksanaan audisi lagu soundtrack film berjudul Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu.
Dukungan tersebut menjadi bentuk partisipasi dunia usaha dalam menyukseskan gerakan sosial yang membawa pesan penting bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kampanye Stop Bullying diharapkan semakin luas menjangkau berbagai kalangan, sekaligus membangun kesadaran bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Kehadiran pelaku usaha seperti Teras Mahar juga menunjukkan bahwa tempat usaha dan ruang publik dapat mengambil peran positif dalam mendukung kegiatan kreatif yang memiliki nilai edukasi serta kepedulian sosial.
Audisi Soundtrack Menuju Babak Final
Saat ini, rangkaian kegiatan menuju produksi film semakin mendekati tahap penting. Setelah melalui proses open casting dan roadshow kampanye Stop Bullying di sekolah-sekolah, kegiatan berlanjut ke audisi lagu soundtrack yang menjadi bagian dari perjalanan film tersebut.
Audisi ini memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menunjukkan kemampuan vokal sekaligus berkontribusi dalam menyampaikan pesan persahabatan dan antiperundungan melalui karya musik.
Rangkaian audisi soundtrack kini bersiap memasuki babak final. Tahapan ini menjadi salah satu momentum penting dalam mempersiapkan unsur pendukung produksi film, sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat dalam gerakan Stop Bullying.
Film Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu diharapkan tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang mampu menggugah kesadaran masyarakat tentang bahaya perundungan dan pentingnya membangun lingkungan sosial yang lebih peduli.
Kolaborasi untuk Masa Depan Anak Bangsa
Mengalirnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Teras Mahar, menjadi energi positif bagi perjalanan film ini menuju proses produksi. Kolaborasi antara insan perfilman, dunia pendidikan, komunitas, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha diharapkan mampu memperkuat pesan bahwa bullying bukan persoalan sepele yang dapat diabaikan.
Melalui film ini, masyarakat diajak memahami bahwa seseorang yang dianggap berbeda bukanlah musuh, melainkan sesama manusia yang layak dihormati dan dirangkul sebagai sahabat.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, gerakan Stop Bullying di Kabupaten Kuningan diharapkan terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk mengambil bagian dalam melindungi generasi muda.
Teras Mahar, bersama mendukung karya kreatif yang membawa pesan kepedulian, persahabatan, dan masa depan anak bangsa tanpa bullying.
- Penulis: jelajahtv news

Saat ini belum ada komentar