Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Di Balik Seragam Sederhana, Empat Siswa Sekolah Rakyat Berdiri Tegak di Hadapan Negara

Di Balik Seragam Sederhana, Empat Siswa Sekolah Rakyat Berdiri Tegak di Hadapan Negara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

jelajahtvnews.com,- Di saat sebagian dari kita masih sibuk mengeluh tentang burnout, jaringan internet yang lambat, atau pakaian yang terasa tak cukup layak, empat anak Indonesia ini berdiri dengan cara yang berbeda—tenang, tegak, dan penuh keyakinan. Mereka bukan anak-anak yang tumbuh dalam kemewahan. Mereka adalah Kiendra, putra seorang driver ojek online. Nur Aisah, yang kehilangan ayahnya dan dibesarkan oleh ibu yang bekerja sebagai asisten rumah tangga. Royya Alma dan Risky Aulia, anak-anak buruh harian yang setiap harinya mengenal arti cukup dan tidak.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Presiden Prabowo Bangga Atas Capaian Prestasi

Presiden Prabowo Bangga Atas Capaian Prestasi

Tak ada bimbingan belajar mahal. Tak ada fasilitas istimewa. Penghasilan keluarga pas-pasan, nyaris tanpa sisa. Namun keterbatasan itu tidak mematahkan mimpi mereka—justru menjadi pijakan untuk melompat lebih tinggi.

Di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto, mereka berdiri membawa lebih dari sekadar kemampuan. Empat bahasa mereka ucapkan, satu semangat yang sama mereka suarakan: bahwa mimpi anak rakyat jelata itu sah, valid, dan pantas diperjuangkan.

Kiendra, siswa kelas X SRMA 13 Bekasi, membuktikan bahwa anak ojek online mampu melangkah sejauh siapa pun.
Royya Alma, siswi kelas X SRMA 47 Malang, tumbuh dalam kesederhanaan tanpa pernah menyerah pada keadaan.

Nur Aisah, siswi kelas X SRMA 10 Jakarta Selatan, menjahit harapan di tengah kehilangan dan perjuangan ibunya.
Risky Aulia, siswi kelas VII SRMP 7 Probolinggo, yang dulu merasa sekolah terlalu jauh, kini melangkah begitu dekat dengan masa depan.
Air mata menetes bukan karena iba, melainkan karena bangga dan mungkin juga malu. Malu karena sering menyerah dalam kenyamanan, sementara mereka berjuang dalam keterbatasan.

4 Siswa Sekolah Rakyat Berpidato Bahasa Asing

4 Siswa Sekolah Rakyat Berpidato Bahasa Asing

Kisah ini adalah pengingat keras namun indah: ekonomi bukan tembok penghalang, melainkan pijakan untuk terbang lebih tinggi.
Hidup anak-anak Indonesia.

Kalian adalah tamparan paling lembut sekaligus paling jujur bagi kami semua.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Panggung Harapan ke Realita Yang Mengecewakan Sebagian Masyarakat

    Dari Panggung Harapan ke Realita Yang Mengecewakan Sebagian Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Dari Panggung Harapan ke Realita Yang Mengecewakan Sebagian MasyarakatThank you for reading this post, don’t forget to subscribe! jelajahtvnews.com,- Ketika suara rakyat dipinjam untuk naik, janji manis pun dilontarkan seperti gula di hadapan semut: menarik, menggiurkan, dan mudah larut. Tapi setelah kekuasaan digenggam, yang tertinggal justru pahitnya kenyataan. Pemimpin yang dulu dielu-elukan karena narasi perubahan, […]

  • IMK Cirebon Dorong Pemberdayaan Desa Gewok Melalui Potensi Ekonomi Kreatif dan Wisata Alam

    IMK Cirebon Dorong Pemberdayaan Desa Gewok Melalui Potensi Ekonomi Kreatif dan Wisata Alam

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Ikatan Mahasiswa Kuningan Cirebon (IMK Cirebon) menggelar kegiatan “IMK Mengabdi” di Desa Gewok, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pengembangan potensi desa, khususnya di sektor ekonomi kreatif (Ekraf) dan pariwisata alamThank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Hal tersebut Disampaikan Dading Fajaruddin, Kabid Ekraf dan UEM […]

  • Dibalik Revisi RTRW Kuningan Pemerintah Tegaskan Tak Ada Titipan Kepentingan

    Dibalik Revisi RTRW Kuningan Pemerintah Tegaskan Tak Ada Titipan Kepentingan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    Seluruh perubahan RTRW disusun berdasarkan analisis dan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan karena kepentingan pihak tertentu.”

  • 3 Milyar Perdesa Pemerintah Luncurkan Koperasi Merah Putih Bukan Hibah Tapi Pinjaman Produktif

    3 Milyar Perdesa Pemerintah Luncurkan Koperasi Merah Putih Bukan Hibah Tapi Pinjaman Produktif

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.comPemerintah resmi meluncurkan program strategis bertajuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), sebagai upaya membangun kekuatan ekonomi rakyat dari desa. Dalam deklarasi yang digelar di Hall Indoor, Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (15/05), Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan komitmen serius pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi desa berbasis koperasi.Thank you for reading this post, don’t […]

  • Img 20250831 202224

    Sidang Paripurna Hari Jadi Kuningan Ditunda, Bupati dan DPRD Tegaskan Pentingnya Kondusifitas dan Kebersamaan

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kuningan, 31 Agustus 2025 – Suasana Kabupaten Kuningan kembali teduh setelah dinamika aksi penyampaian aspirasi yang digelar di depan Gedung DPRD. Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, SE, menegaskan bahwa Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Kuningan yang seharusnya dilaksanakan besok, resmi ditunda.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Keputusan tersebut diambil melalui […]

  • Bupati Dan Kapolres Kuningan Saat Konprensi Pers

    Warga Kuningan Disekap di Kamboja, Aksi Cepat Bupati–Kapolres dan Andi Gani Akan Membawa Mereka Pulang

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Sebuah video berdurasi 2 menit 19 detik menggemparkan media sosial dan masyarakat Kabupaten Kuningan. Dalam video tersebut, terlihat seorang warga Kuningan, DN (25), asal Dusun Babakan Lor, Desa Galaherang, Kecamatan Maleber, bersama istrinya NAS (30) dan rekan-rekannya, memohon dengan nada penuh tekanan agar segera dipulangkan dari Kamboja.Thank you for reading this post, don’t […]

expand_less