Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » “Lesunya Sektor Wisata dan Kuliner Kuningan Alarm Bagi Pemerintah ”

“Lesunya Sektor Wisata dan Kuliner Kuningan Alarm Bagi Pemerintah ”

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sep.rhdt: Redaksi jelajahtvnews.com

Kabupaten Kuningan, yang dikenal sebagai permata di kaki Gunung Ciremai, kini menghadapi tantangan berat. Dalam beberapa bulan terakhir, kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi unggulan mengalami penurunan signifikan. Lesunya sektor pariwisata ini menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk kembali bergerak aktif melakukan langkah penyelamatan.

Daya tarik Kuningan sejatinya luar biasa — dari sejuknya udara di Telaga Biru Cicerem, keindahan alam Palutungan, hingga pusat jajanan di Puspa Siliwangi, Namun, kebijakan penghematan anggaran dan keterbatasan promosi berdampak langsung pada sektor perhotelan, transportasi wisata, hingga pelaku UMKM lokal.

> “Kuningan memiliki potensi besar, tapi potensi itu tidak akan hidup tanpa promosi yang konsisten dan dukungan anggaran yang memadai,” ungkap salah satu pelaku wisata di kawasan Palutungan.

Seperti halnya bulan tiga bulan kebelakang ini, hampir merata sebuah kawasan obyek wisata mengalami penurunan,
Dan akan berdampak pada sektor pendapatan pajak daerah.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan tengah menargetkan 5 juta kunjungan wisatawan dalam satu tahun — target ambisius yang kini tampak menantang di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., bersama Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), diharapkan segera mengambil langkah strategis. Mulai dari penguatan promosi digital, penyelenggaraan event budaya dan olahraga, hingga penataan ulang destinasi wisata berbasis kearifan lokal.

Lesunya kunjungan wisata bukan sekadar persoalan jumlah pengunjung — tapi menyangkut kehidupan ribuan masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata: pengelola destinasi, pedagang kuliner, perparkiran hingga pelaku transportasi lokal.

Pemerintah daerah kini ditantang untuk berinovasi dalam keterbatasan, menghidupkan kembali semangat “Kuningan Melesat” melalui promosi kreatif, kolaborasi dengan pelaku usaha, dan optimalisasi media sosial sebagai sarana memperkenalkan Kuningan ke dunia.

> “Promosi harus bertransformasi, bukan sekadar menunggu wisatawan datang, tapi menjemput mereka dengan cerita, keunikan, dan kehangatan khas Kuningan,” ujar seorang pengamat pariwisata lokal.

 

Kuningan pernah berjaya dengan wisata alam, budaya, dan kulinernya. Kini, di tengah ujian ekonomi dan minimnya anggaran, pemerintah dan masyarakat ditantang untuk membuktikan bahwa pesona Kuningan tak akan pudar — hanya perlu kembali digerakkan.

 

  • Penulis: redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • H.dodo Warda Se.mm

    H. Dodo Warda: Futsal Pelajar Kuningan Jadi Lumbung Bakat Muda Berprestasi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kuningan jelajahtvnews.com– Suasana di GOR Ewangga Rabu (29/10/2025) sore memanas ketika dua tim terbaik, SMK Pertiwi Kuningan (A) dan SMAN 1 Kuningan (SMANSA), berduel di laga final Kejuaraan Futsal Piala Pelajar Kabupaten Kuningan 2025. Laga penuh tensi dan emosi itu menjadi bukti semangat juang generasi muda Kuningan yang tak kalah dengan level profesional. Turut hadir […]

  • KSPSI Tolak Permenaker Outsourcing 2026, Andi Gani: Buruh Semakin Terdesak

    KSPSI Tolak Permenaker Outsourcing 2026, Andi Gani: Buruh Semakin Terdesak

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Aturan ini justru menghilangkan batasan yang selama ini melindungi pekerja dari praktik outsourcing yang tidak terkendali.” — Andi Gani Nena Wea

  • Lautan Biru di Pandapa Paramarta! Ribuan Bobotoh Kuningan Rayakan Persib Juara BRI Super League 2026

    Lautan Biru di Pandapa Paramarta! Ribuan Bobotoh Kuningan Rayakan Persib Juara BRI Super League 2026

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kita tunjukkan Bobotoh pendukung Persib adalah pendukung yang tertib, mencintai Persib dan Kuningan dengan sepenuh hati.” – Dian Rachmat Yanuar

  • Dok Jetv

    Transparansi Anggaran Dipertanyakan pengamat Soroti Klaim Pemkab Kuningan Mampu Bayar TPP dan THR Tanpa Pinjaman

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Pernyataan Kepala BPKAD bahwa Pemkab Kuningan mampu memenuhi seluruh kewajiban tanpa harus melakukan pinjaman kepada pihak ketiga (bank) tentu menjadi kabar yang patut diapresiasi. Jika benar demikian, artinya kondisi keuangan daerah tidak seburuk yang selama ini dikhawatirkan banyak pihak. Namun di sisi lain, publik juga tidak bisa menutup mata terhadap realitas yang selama ini […]

  • Warga Lapas Kuningan Saat Menerima Buku Rekening

    Lapas Kuningan Gandeng BRI, Perkuat Pembinaan Melalui Pembagian Rekening Premi untuk Warga Binaan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kuningan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan kembali menghadirkan inovasi dalam pembinaan warga binaan melalui kemitraan strategis dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Pada kegiatan yang digelar di Lahan SAE Lapas Kuningan tersebut, secara resmi dibagikan rekening premi bagi sejumlah warga binaan sebagai upaya memperluas akses layanan perbankan dan mendorong kemandirian finansial. Acara ini dihadiri […]

  • Pemerintah Siapkan Tambahan Plafon Rp130 Triliun untuk Perumahan, Subsidi Bunga Diberikan untuk Sektor Konstruksi

    Pemerintah Siapkan Tambahan Plafon Rp130 Triliun untuk Perumahan, Subsidi Bunga Diberikan untuk Sektor Konstruksi

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menyampaikan ,Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong sektor perumahan dan konstruksi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menyiapkan tambahan plafon pembiayaan sebesar Rp130 triliun, yang terdiri dari: Rp13 triliun untuk mendukung pembangunan rumah, dan Rp117 triliun sebagai […]

expand_less