Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pelantikan Pejabat di Lereng Ciremai, Bupati Dian Tekankan Amanah dan Inovasi Birokrasi

Pelantikan Pejabat di Lereng Ciremai, Bupati Dian Tekankan Amanah dan Inovasi Birokrasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Suasana berbeda mewarnai pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Bertempat di kawasan Cadas Poleng, lereng Gunung Ciremai, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Rabu (29/4/2026).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor 562 Tahun 2026. Sejumlah pejabat strategis dipercaya mengisi posisi penting, di antaranya Tatiek Ratna Mustika sebagai Kepala Dinas Sosial, Aries Susandi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Rangga Apriatna sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta H. Apip Ropi’i sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Selain itu, penguatan kelembagaan juga dilakukan melalui pengangkatan pejabat administrator dan pengawas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, berdasarkan keputusan Kementerian Dalam Negeri. Beberapa nama yang dilantik antara lain Didi Ahyana, Agha Adhinugraha, dan Denni Abdurahim.

Dalam arahannya, Bupati Dian menegaskan bahwa jabatan bukanlah sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang menuntut kesungguhan dan tanggung jawab tinggi.

Pemilihan Cadas Poleng sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Tempat ini menjadi simbol awal pendakian menuju puncak Ciremai—sebuah filosofi perjalanan yang penuh tantangan bagi para pejabat yang baru dilantik.

“Semakin tinggi posisi, semakin besar tantangan. Terpaan akan semakin kuat. Maka ketika kita merasa goyah, jangan berpegang pada jabatan, tetapi berpeganglah pada aturan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya transformasi birokrasi yang lebih cepat, adaptif, dan solutif.

Menurutnya, keberhasilan tidak lagi diukur dari banyaknya program, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

mendorong para pejabat untuk berani menghadirkan inovasi, meninggalkan pola kerja lama yang stagnan, serta menciptakan terobosan yang berdampak positif. Evaluasi kinerja pun akan dilakukan secara berkala dengan indikator terukur, mencakup disiplin, konsistensi, dan capaian nyata.

Tak kalah penting, keteladanan menjadi kunci kepemimpinan. Seorang pemimpin, menurutnya, harus mampu memberi contoh melalui sikap dan tindakan, bukan sekadar kata-kata.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh pejabat untuk bekerja dengan hati yang bersih, pikiran terbuka, dan semangat pengabdian tinggi.

“Jejak seorang pejabat tidak ditentukan oleh jabatannya, tetapi oleh karya dan manfaat yang ditinggalkan,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250808 191221

    Dukung Usulan PKS, Mang Ewo: Saatnya RSUD Linggajati Dikelola Pemprov Demi Pelayanan Kesehatan Lebih Baik

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Dukungan terhadap usulan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Kuningan untuk mengalihkan pengelolaan RSUD Linggajati ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mengalir. Salah satunya datang dari pengamat kebijakan publik, Mang Ewo, yang menyebut langkah ini sebagai “strategi kebijakan yang cerdas dan pro-rakyat.”Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Menurut […]

  • Penyerahan Alsintan Di Kic

    Pemkab Kuningan Terima 337 Alsintan dari Kementan, Produksi Beras Surplus Hampir 120 Ribu Ton

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkokoh sektor pertanian sebagai fondasi utama ketahanan pangan daerah dan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia guna percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan penguatan swasembada pangan tahun 2025.Thank you for reading this post, don’t […]

  • Kegiatan Hari Kartini GOW Pentingnya Perempuan Berdaya dan Hebat Menuju Kuningan Melesat

    Kegiatan Hari Kartini GOW Pentingnya Perempuan Berdaya dan Hebat Menuju Kuningan Melesat

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    jelajahtvnews.com,- Peringatan Hari Kartini Ke-146 & Halal Bihalal GOW Kabupaten Kuningan dengan Tema “Dengan Semangat Hari Kartini Kila Tingkatkan Peran Perempuan Berdaya dan Hebat Menuju Kuningan Melesat”Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang ke-146, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kuningan menggelar acara istimewa yang turut diwarnai […]

  • Babinsa dan Sumur Jangkung Jejak Pengabdian Di Titik Kesadaran Leluhur Kuningan

    Babinsa dan Sumur Jangkung Jejak Pengabdian Di Titik Kesadaran Leluhur Kuningan

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Di balik heningnya aliran Sungai Cigede dan kokohnya situs keramat Sumur Jangkung, tersimpan sejarah panjang yang masih hidup hingga kini. Sumur yang tak pernah surut meski kemarau panjang ini bukan sekadar sumber air, tapi juga tapak suci peradaban leluhur, tempat ngalap berkah bagi masyarakat, dan bagian penting dalam kesadaran spiritual etnis Tionghoa yang sejak […]

  • Pengamat Kebijakan Publik Abidinse

    Abidin Soroti “Kontradiksi Januari” Tunjangan DPRD Kuningan, Potensi TGR Mengintai

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kalau Februari ditahan karena Perbup “belum ada, maka Januari yang sudah cair justru menjadi titik kontradiksi yang paling rawan.” – Abidin

  • Legenda Nyai Dewi Candra Wulan dan Susukan Gajah Manggala

    Legenda Nyai Dewi Candra Wulan dan Susukan Gajah Manggala

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Di sebuah dusun sunyi bernama Pasir Pawoh, hiduplah seorang wanita jelita bernama Nyai Dewi Candra Wulan. Parasnya memesona, tutur katanya halus, dan kepandaiannya melebihi banyak pria di zamannya. Banyak bangsawan yang mencoba meminangnya, namun tak satu pun yang mampu menyentuh hatinya.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Sampai pada suatu masa, […]

expand_less