Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Puluhan Ikan Dewa Cigugur Mati, Beberapa Faktor Kematian Tengah Diselidiki

Puluhan Ikan Dewa Cigugur Mati, Beberapa Faktor Kematian Tengah Diselidiki

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Cigugur, Kuningan — Kematian sejumlah ikan dewa di kolam renang Cigugur, Kabupaten Kuningan, menyita perhatian masyarakat saat ini. Di balik penjelasan teknis yang berkembang, sebagian masyarakat sesepuh Kuningan memandang peristiwa ini dari sisi lain, yakni melalui kacamata kearifan lokal dan warisan nilai leluhur.

Ikan Dewa

Ikan Dewa

Dalam tradisi leluhur Kuningan, ikan dewa diyakini bukan sekadar biota air, melainkan makhluk titipan karuhun yang memiliki nilai simbolik dan spiritual.

Keberadaannya dipandang sebagai penjaga keseimbangan alam, khususnya di wilayah yang sejak lama dianggap memiliki ikatan sejarah dan kesakralan tersendiri.

Disisi lain ,Menurut Camat Kecamatan Cigugur ,Yono Rahmansyah Membenarkan , Saat ini Dikonfirmasi jelajahtv, saat ini di kolam wisata Balong Cigugur terdapat beberapa ikan dewa yang mati mendadak,

Kita bersama jajaran tengah berupaya meminimalisir kematian ikan ikan tersebut , sementara menurut keterangan ,Kematian ikan tersebut dampak adanya penyakit Jamur Jangkar yang terdapat mulut Ikan. Namun disisi lain kami berupaya untuk pencegahan, hingga pengecekan suhu air, karena ada beberapa faktor yang menyebabkan kematian ikan ujar nya.saat di konfirmasi jelajahtv, Minggu 01 Februari 2026.

Sisi lainya, Sebagian masyarakat di Cigugur menuturkan bahwa kematian ikan dewa secara tidak wajar kerap dimaknai sebagai isyarat alam. Isyarat tersebut dipercaya muncul ketika harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai adat mulai terganggu.

Perubahan fungsi ruang, berkurangnya penghormatan terhadap tempat yang dianggap titipan, hingga sikap manusia yang melampaui batas tata krama alam disebut sebagai pemicu simbolik dalam kepercayaan leluhur.

Kolam Ikan Dewa Cigugur

Kolam Ikan Dewa Cigugur

Namun demikian, masyarakat adat menegaskan bahwa peristiwa ini tidak dimaknai sebagai kutukan atau pertanda buruk. Sebaliknya, kematian ikan dewa dipahami sebagai pengingat agar manusia kembali eling—ingat pada asal-usul, tanggung jawab menjaga alam, serta batas antara memanfaatkan dan merawat lingkungan.

Nilai-nilai tersebut hingga kini masih hidup dalam tradisi lisan masyarakat Kuningan. Peristiwa kematian ikan dewa di Cigugur pun menjadi momentum refleksi bersama, bahwa kearifan lokal bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan pesan budaya yang relevan untuk menjawab tantangan zaman modern.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20260224 Wa0051

    Perwakilan Kades Penyangga dan Kelompok Tani Hutan Datangi Kantor Bupati Kuningan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Harapan dan kegelisahan masyarakat desa penyangga kawasan Gunung Ciremai menggema di ruang kerja Bupati Kuningan. Perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) wilayah Ciayumajakuning bersama para kepala desa mendatangi kantor bupati, Selasa, 24 Februari 2026. Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan dari 13 desa penyangga, di antaranya Desa Gunung Sirah, Karangsari, Puncak, Cisantana, Sagarahiang, Setianegara, Padabeunghar, Seda, […]

  • Ketika Pengabdian Menjadi Warisan, Masjid Edi Suhaedi Hadir untuk Umat

    Ketika Pengabdian Menjadi Warisan, Masjid Edi Suhaedi Hadir untuk Umat

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Rumah Allah yang dibangun dengan keikhlasan bukan sekadar tempat bersujud, tetapi menjadi jejak amal yang terus hidup, mengalirkan pahala dan manfaat bagi setiap insan yang datang untuk beribadah.”

  • Jelang Imlek Di Kawasan Glodok Jakarta Barat

    Menyambut Imlek 2026, Rezeki Pedagang Glodok Asal Maleber Kian Mengalir

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA BARAT – Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili (2025) jatuh pada hari Rabu, 29 Januari 2025. Sementara itu, Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili (2026) akan jatuh pada hari Selasa, 17 Februari 2026. Perayaan ini merupakan libur nasional di Indonesia dan menandai pergantian tahun dalam kalender Tionghoa. Dalam Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026 […]

  • Puncak Musim Kemarau Tiba, Diskatan Kuningan Minta Petani Jangan Paksa Tanam Padi Jika Air Tak Mencukupi

    Puncak Musim Kemarau Tiba, Diskatan Kuningan Minta Petani Jangan Paksa Tanam Padi Jika Air Tak Mencukupi

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Jangan memaksakan menanam padi ketika air tidak mencukupi. Menyesuaikan pola tanam adalah langkah terbaik untuk menjaga hasil panen dan ketahanan pangan.” – Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan.

  • Bupati Sat Membacakan Sumpah Jabatan

    Dari Pelantikan: Bupati Kuningan Tegaskan Jabatan Adalah Amanah dan Jembatan Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Sebanyak 150 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi dilantik oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Selasa (6/1/2026), di kawasan Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar. Pemilihan ruang terbuka hijau sebagai lokasi pelantikan bukan sekadar menghadirkan suasana berbeda dari biasanya. Di tengah alam yang terjaga, pelantikan ini sarat makna simbolik tentang […]

  • 40 Perusahaan 12 Ribu loker  Hadir, Job Fair Kuningan 2026 Gratis untuk Masyarakat

    40 Perusahaan 12 Ribu loker Hadir, Job Fair Kuningan 2026 Gratis untuk Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    “Job Fair 2026 menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bertemu langsung dengan perusahaan dan mengakses ribuan lowongan kerja yang tersedia. Siapkan CV terbaik Anda dan manfaatkan peluang ini untuk meraih masa depan yang lebih baik.” — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan.

expand_less