Bunda Ela: Pentingnya Etika, Moral, dan Karakter Bagi Moka Kuningan
- account_circle Asep Rukmana
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN,- Kegiatan Karantina Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Kuningan Tahun 2026 berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Kuningan, Senin (12/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bunda Ela Helayati, S.Sos., menyampaikan materi tentang pentingnya etika, moral, kepribadian, serta penampilan bagi para peserta Mojang Jajaka.
Kegiatan ini didampingi oleh Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Usaha Ekonomi Masyarakat (Ekraf dan UEM), Dading Fajaruddin. Materi yang disampaikan menjadi bekal bagi para peserta untuk memahami peran Mojang Jajaka, tidak hanya sebagai representasi generasi muda Kabupaten Kuningan, tetapi juga sebagai figur yang mampu memberikan teladan positif di tengah masyarakat.
Dalam pemaparannya, Bunda Ela menekankan bahwa menjadi Mojang Jajaka bukan sekadar memiliki penampilan menarik, kemampuan berbicara di depan umum, atau kepercayaan diri yang tinggi. Lebih dari itu, seorang Mojang Jajaka harus memiliki karakter yang baik, mampu menghormati orang lain, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Menjadi Mojang Jajaka bukan hanya tampil menarik atau berbicara di depan orang banyak. Yang terpenting adalah bagaimana kalian membawa diri, menghormati orang lain, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ungkap Bunda Ela dalam penyampaian materinya.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kesantunan harus berjalan seiring dengan ketegasan, sementara kepercayaan diri perlu dibangun tanpa menumbuhkan kesombongan.
“Jadilah pribadi yang santun tanpa kehilangan ketegasan, percaya diri tanpa menjadi sombong, serta berprestasi tanpa merasa lebih tinggi dari orang lain. Gelar bisa saja berakhir, tetapi karakter akan terus melekat pada diri kalian,” pesannya.
Kabid Dadong Menyampaikan, Pasanggiri mojang jajaka Kuningan ini prosesnya sangat panjang di 6 bulan yang lalu dan puncaknya adalah hari ni sebanyak 15 pasang mojang jajaka di karantina , dan nati Sawala, dilanjut dengan grand final , dan tadibmulai pembekalan dari pak Kadisporapar, kemudian dialnjutvdengan pemateri Oleh Bunda Ela, yang merupakan bagian dari Bundanya Mojang Jajaka Kuningan.
Ada Pesan menjadi pengingat bagi para peserta bahwa predikat Mojang Jajaka bukan semata-mata tentang gelar atau kebanggaan pribadi, melainkan juga amanah untuk menunjukkan kualitas diri sebagai generasi muda yang beretika, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.
Melalui kegiatan karantina ini, para peserta diharapkan mampu mengembangkan potensi diri secara menyeluruh, mulai dari wawasan, komunikasi, penampilan, hingga pembentukan karakter.
Dengan demikian, Mojang Jajaka Kabupaten Kuningan dapat menjadi duta generasi muda yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga mampu mempromosikan potensi budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif Kabupaten Kuningan.ujar Daing
- Penulis: Asep Rukmana

Saat ini belum ada komentar