Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » Saba Lembur Mandirancan: Ketika Budaya, Pelayanan, dan Kemanusiaan Bertemu dalam Satu Panggung

Saba Lembur Mandirancan: Ketika Budaya, Pelayanan, dan Kemanusiaan Bertemu dalam Satu Panggung

  • account_circle Jelajah TvNews
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Malam di Mandirancan seakan menemukan denyutnya sendiri.

Ribuan warga tumpah ruah memenuhi Lapang Sepak Bola Desa/Kecamatan Mandirancan, Kamis malam (10/9/2026). Di bawah cahaya panggung dan hangatnya kebersamaan, masyarakat berkumpul dalam rangkaian Bupati Saba Lembur, bagian dari perayaan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan.

Namun Saba Lembur bukan sekadar panggung hiburan.

Ia menjadi ruang perjumpaan—tempat pemerintah dan masyarakat duduk dalam suasana yang lebih dekat, tempat seni dan budaya bertutur, sekaligus tempat pesan-pesan kemanusiaan disampaikan melalui bahasa yang sederhana dan menyentuh.

Panggung pun hidup oleh seni tari, tembang, dan lagu yang membawa filosofi kehidupan. Lagu “Indung” mengalun, mengingatkan tentang sosok ibu dan akar kasih yang tak pernah putus. Tawa warga pecah melalui bodoran Cepot, Ceu Popon, dan Ohang, menghadirkan keceriaan yang akrab dengan tradisi masyarakat Sunda.

Di tengah suasana tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., turut naik ke panggung. Tak hanya menyampaikan berbagai program pemerintah, Dian juga berbaur bersama warga dan memberikan doorprize kepada masyarakat yang beruntung mengikuti Tari yang diiringi lagu “Kuningan Melesat.”

Kehangatan semakin terasa dengan penampilan home band dan Ega Novianti.

Tetapi di balik gelak tawa dan bobodoran, ada pesan yang lebih dalam.

Melalui segmen Ngaji Diri, Rutilahu, hingga pesan “Bupati Heman ka Budak, jeung Nyaah ka Indung”, masyarakat diajak menengok kembali nilai kepedulian—kepedulian kepada anak-anak, kepada orang tua, kepada tetangga, kepada lingkungan, dan kepada sesama.

“Ini sebuah program hiburan tapi mendidik, tontonan tapi tuntunan,” ujar Bupati Dian.

Sebab bagi Dian, kebudayaan bukan sekadar pertunjukan yang selesai ketika lampu panggung dipadamkan. Seni dan budaya Sunda menyimpan nilai, nasihat, serta kearifan lokal yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya.

Saba Lembur kemudian menjadi jembatan.

Jembatan antara masa lalu dan masa kini. Antara tradisi dan generasi muda. Antara pemerintah dan masyarakat.

Menariknya, kehadiran pemerintah tidak hanya berlangsung pada malam hari.

Sejak siang, sekitar 22 jenis pelayanan pemerintah dibawa langsung ke Desa Mandirancan. Mulai dari administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, perizinan, Gerakan Pangan Murah, hingga Pelayanan Kuningan SIPP.

Warga tidak harus datang mengetuk pintu kantor pemerintahan. Justru pelayanan yang datang mengetuk pintu rumah dan kehidupan mereka.

Bupati Dian menegaskan, pemerintah tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang ke kantor. Para pejabat dan pelayan publik harus turun langsung, melihat dari dekat, mendengar aspirasi, serta memahami denyut kehidupan warga.

Di atas panggung Saba Lembur, kebersamaan juga tampak melalui kehadiran Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Ketua Hari Jadi ke-528 Kuningan U. Kusmana, S.Sos., Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Ela Dian Yanuar, perwakilan Kapolres Kuningan, serta perwakilan Dandim 0615 Kuningan.

Malam itu, Mandirancan bukan hanya menjadi tempat pertunjukan.

Ia menjadi ruang untuk saling menyapa.

Di sana, budaya dirawat, pelayanan didekatkan, aspirasi didengarkan, dan kepedulian kembali dihidupkan.

Karena pada akhirnya, pembangunan bukan hanya tentang jalan yang dibangun atau gedung yang berdiri.

Pembangunan juga tentang manusia yang merasa didengar, budaya yang tetap hidup, anak-anak yang diperhatikan, orang tua yang dihormati, dan masyarakat yang tidak merasa berjalan sendirian.

Saba Lembur pun meninggalkan satu pesan sederhana: pemerintah hadir bukan hanya untuk membawa program, tetapi untuk menyapa, mendengar, menghibur, merawat budaya, dan menumbuhkan rasa kemanusiaan dari dekat.

  • Penulis: Jelajah TvNews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Andi Gani  Berikan Hadiah  Motor Di Semarak Jalan santai  Mayday Kuningan 2026

    Andi Gani Berikan Hadiah Motor Di Semarak Jalan santai Mayday Kuningan 2026

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “May Day bukan hanya tentang perjuangan pekerja, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dan kepedulian
    sosial.”

  • Kelapa Genjah Siap Untuk Ditanam Di Kuningan

    Kelapa Genjah Jadi Harapan Baru, Pemkab Kuningan Dorong Alih Komoditas Pertanian Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi petani sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan), Pemkab Kuningan menyalurkan Bantuan Bibit Kelapa Genjah dan Pupuk Organik Powder kepada masyarakat tani, sebagai bagian dari strategi pengembangan komoditas perkebunan yang adaptif dan ramah lingkungan. Salah satu lokasi monitoring program ini […]

  • Kadisdikbud Kuningan Apresiasi Film Pendek Karya SMP Negeri 1 Lebakwangi

    Kadisdikbud Kuningan Apresiasi Film Pendek Karya SMP Negeri 1 Lebakwangi

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi terhadap film pendek edukasi berjudul Terang di Ujung Jalan, karya SMP Negeri 1 Lebakwangi. Hal tersebut disampaikan Usai menyaksikan sekaligus melaunching film pendek edukasi di Teater Mini Edukatif ,Senin 25 Maret 2025. Bersama Sekdis, Para Kabid ,Kepala Sekolah penilik maupun […]

  • Img 20250824 190153

    527 Tahun Kuningan: Menapak Jejak Leluhur, Menyemai Pendidikan dan Merawat Kehidupan

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Setiap perayaan hari jadi bukan sekadar menghitung usia, tetapi juga mengingatkan kita akan jejak perjalanan, warisan nilai, dan tanggung jawab masa depan. Demikianlah makna yang disampaikan Drs. H. Ahmad Juber, M.Si., saat Kuningan memasuki usia ke-527 tahun. Sejarah mencatat, Kuningan pernah menjadi pusat pendidikan. Anak dari Syekh Syarif Hidayatullah pernah dididik di Luragung, […]

  • H Rokhmat Ardiyan Dukung Pengembangan Wisata dan UMKM Sebagai Penguat Ekonomi Masyrakat

    H Rokhmat Ardiyan Dukung Pengembangan Wisata dan UMKM Sebagai Penguat Ekonomi Masyrakat

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Haji Rokhmat Ardiyan (HRA), kembali melakukan kunjungan kerja Daerah Pemilihan (Kundapil) di dua kecamatan, yakni ke Desa Pajambon Kramat Mulya dan desa Sukamukti kecamatan jalaksana Sabtu 01 februari 2025. Dalam Kunjungannya dengan masyarakat setempat, Haji Rokhmat Ardiyan didampingi Istri Dian Marina Puspita (DMP) menyerap berbagai aspirasi dan menyoroti beberapa […]

  • DISKATAN Kuningan Melesat: 41 Unit Alsintan dan Benih untuk 4.925 Hektar Ditebar demi Ketahanan Pangan

    DISKATAN Kuningan Melesat: 41 Unit Alsintan dan Benih untuk 4.925 Hektar Ditebar demi Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvenews.com,- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DISKATAN) Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan lompatan signifikan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Bertempat di area pertanian setempat, penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) tahap kedua kembali dilaksanakan. Kepala DISKATAN Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, menjelaskan bahwa kali ini sebanyak 41 unit alsintan disalurkan. Sebelumnya pada apel hari Senin […]

expand_less