PSI Kuningan Bersiap Rakorda, Konsolidasi Internal Menguat
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month 12 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kuningan terus mematangkan persiapan organisasi menjelang pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang direncanakan digelar pada Oktober 2026 di Prima Resort Sangkanurip.
Ketua DPD PSI Kabupaten Kuningan, E. Suherna, SH., mengatakan persiapan internal partai saat ini berjalan dengan baik. Dari sisi administratif kepartaian, seluruh kebutuhan organisasi disebut telah diselesaikan.
“Persiapan sendiri, secara administratif kepartaian, sudah fix 100 persen. Saat ini kita tengah mempersiapkan Rakorda DPD PSI Kabupaten Kuningan,” ujar Suherna.
Menurutnya, pelaksanaan Rakorda ditargetkan berlangsung pada Oktober dan diupayakan tidak melewati November. Penjadwalan tersebut juga mempertimbangkan momentum ulang tahun PSI.
Rakorda nantinya menjadi bagian dari konsolidasi internal DPD PSI Kabupaten Kuningan. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi antarpengurus sekaligus mematangkan agenda organisasi di tingkat daerah.
Selain mempersiapkan Rakorda, jajaran PSI Kuningan juga mencermati dinamika organisasi di tingkat pusat yang dalam waktu dekat akan memasuki agenda pergantian kepengurusan.
Situasi tersebut membuat konsolidasi di daerah menjadi salah satu perhatian penting. Bagi PSI Kuningan, kesiapan administrasi dan struktur organisasi menjadi bagian dari upaya memastikan roda organisasi tetap berjalan.
Suherna menegaskan, saat ini jajaran DPD PSI Kuningan berfokus menyelesaikan berbagai persiapan menuju Rakorda.
“Kita persiapkan semuanya agar agenda organisasi di Kuningan dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Dengan kesiapan administrasi yang disebut telah mencapai 100 persen, DPD PSI Kuningan kini memusatkan perhatian pada persiapan Rakorda. Agenda tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat komunikasi dan konsolidasi internal partai di Kabupaten Kuningan.
- Penulis: jelajahtv news

Saat ini belum ada komentar