Breaking News
light_mode
Beranda » Tah ieu » Lawang Jati Tujuh Panggilan yang Belum Usai

Lawang Jati Tujuh Panggilan yang Belum Usai

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jejak langit dan Tanah perjalanan spritual anak Kuningan

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

jelajahtvnews.com,- Setelah kepulanganku ke Kuningan, bayang-bayang peristiwa di rumah rahasia Cisalak tak pernah benar-benar sirna. Pelukan Ibu, tangisannya, dan pesan terakhir yang terngiang lirih—“Kita akan bertemu di Subang, Lawang Jati Tujuh”—menjadi gema tak berkesudahan dalam langkahku. Siang malam aku bertanya: di manakah tempat itu? Dan apakah Lawang Jati Tujuh hanyalah simbol, atau benar-benar pintu yang harus kulalui?

Di Kuningan, Abah tak banyak bicara. Ia hanya menatapku lama, kadang mengusap pundakku dengan kasih, seolah menyimpan beban dan kunci dari perjalanan ini. Ia tahu, waktuku akan datang. Ia tahu, ada sesuatu yang lebih besar sedang menungguku.

Hari itu, saat matahari tergelincir di balik Gunung Ciremai, aku duduk di bawah pohon jati tua dekat Sungai Cipager. Angin berhembus membawa wangi bunga cempaka, dan seekor capung emas tiba-tiba hinggap di lututku. Mataku terpaku, jantungku berdetak lebih cepat. Ingatanku melayang pada malam-malam saat aku memimpikan tiang bendera, batu hitam, mahkota, dan… pintu tua berlapis tujuh daun pintu jati.

Lawang Jati Tujuh.

Aku tahu, ini bukan sekadar tempat. Ini adalah lapisan dari diriku sendiri yang belum terbuka. Mungkin di Subang akan ada pertemuan kedua. Mungkin Ibu akan kembali hadir, atau mungkin… aku akan menemukan siapa diriku sebenarnya—bukan sekadar anak gunung, bukan sekadar pewaris takdir, tapi mungkin juga titisan amanah yang harus diterima dan dijaga.

Malam itu, aku bermimpi. Dalam mimpi, aku berjalan dalam lorong jati panjang, melewati tujuh pintu yang masing-masing dijaga oleh sosok bayangan: seorang pendeta tua, seorang perempuan bertudung, seorang ksatria tanpa wajah, seorang anak kecil yang menangis, seekor naga putih, seekor kijang hitam, dan terakhir… diriku sendiri dalam pakaian kerajaan.

Saat aku membuka pintu ketujuh, aku melihat cahaya terang dan suara Ibu yang berkata:
“Nak… saat engkau siap, pintu akan terbuka. Tapi bukan dengan kekuatan, melainkan dengan hati yang utuh.”

Bersambung….

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • MELESAT RUN 2026 Siap Digelar, Kuningan Ajak Masyarakat Berlari Sambil Majukan Sport Tourism

    MELESAT RUN 2026 Siap Digelar, Kuningan Ajak Masyarakat Berlari Sambil Majukan Sport Tourism

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MELESAT RUN 2026 bukan sekadar ajang berlari, tetapi langkah bersama membangun masyarakat yang sehat, memperkuat kebersamaan, dan melesatkan nama Kabupaten Kuningan sebagai destinasi sport tourism unggulan.”

  • Ribuan Anggota Komunitas Senam Kuningan Padati GOR Ewangga

    Ribuan Anggota Komunitas Senam Kuningan Padati GOR Ewangga

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com, Dalam rangka silaturahmi Akbar komunitas senam Kuningan ( KSK ) jelang puasa Rhamadan 1446 Hijriyah, Ribuan anggota komunitas senam melakukan senam masal di GOR Ewangga Kuningan , Minggu 16 Februari 2025. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Menurut Tini Trias , selaku perwakilan dari Dirahmati, dalam sambutanya menyampaikan trimakasih kepada […]

  • Img 20251108 110546

    PMII Kuningan Teguhkan Spirit Pergerakan Lewat Debat Gagasan Calon Ketua dan KOPRI

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kuningan, 7 November 2025 — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Kuningan kembali menyalakan bara intelektualnya melalui Debat Gagasan Calon Ketua Cabang dan Ketua KOPRI, yang mengusung tema “Meneguhkan Spirit Pergerakan untuk Membangun Kuningan yang Berdaya dan Berintegritas.” Bertempat di Gedung Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kuningan, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kader PMII […]

  • Rageman Resto Gunung Keling

    Silaturahmi hingga Liburan, Rageman Coffee & Resto Jadi Pilihan Wisatawan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Memasuki hari keempat pasca perayaan Tahun Baru, sejumlah kawasan wisata di Kabupaten Kuningan masih terpantau ramai dikunjungi wisatawan. Selain untuk berlibur, banyak pengunjung memanfaatkan momentum ini untuk bersilaturahmi, menggelar arisan keluarga, hingga sekadar menikmati suasana awal tahun bersama orang terdekat. Salah satu destinasi yang tak luput dari perhatian adalah Rageman Coffee & Resto […]

  • Img 20250821 172535

    Warga Cisantana Protes, Ukuran Pipa Proyek PDAM Jadi Berubah, Ada Apa??

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtnews.com,- Proyek pipanisasi di Desa Cisantana kembali menuai protes warga. Mereka menilai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan PDAM bersama pihak rekanan tidak transparan dan menyimpang dari kesepakatan awal. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Kepala Desa Cisantana, Ano Suratno, menegaskan bahwa dalam rapat sebelumnya, pihak desa bersama PDAM telah menyepakati pemasangan pipa […]

  • Kdm Saat Sidak Di Pada Beunghar

    Langkah Sunyi Kang Dedi di Kaki Ciremai, Tegas Menjaga Alam Kuningan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Di kaki Gunung Ciremai, tempat hutan seharusnya bernapas dan mata air menjaga kehidupan, langkah itu datang tanpa bunyi. Tanpa seremoni, tanpa pengumuman. Kamis (15/1), Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir diam-diam di Kabupaten Kuningan, menyusuri jejak-jejak aktivitas yang diduga menggerogoti alam. Di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, suara batu yang terbelah dan tanah yang terbuka […]

expand_less