Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » 3 Milyar Perdesa Pemerintah Luncurkan Koperasi Merah Putih Bukan Hibah Tapi Pinjaman Produktif

3 Milyar Perdesa Pemerintah Luncurkan Koperasi Merah Putih Bukan Hibah Tapi Pinjaman Produktif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

jelajahtvnews.com
Pemerintah resmi meluncurkan program strategis bertajuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), sebagai upaya membangun kekuatan ekonomi rakyat dari desa. Dalam deklarasi yang digelar di Hall Indoor, Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (15/05), Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan komitmen serius pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi desa berbasis koperasi.

Salah satu langkah konkritnya adalah pemberian plafon pinjaman sebesar Rp3 miliar per unit koperasi sebagai modal awal. Namun, Zulkifli mengingatkan bahwa dana tersebut bukan hibah atau bantuan gratis, melainkan bentuk pinjaman lunak yang harus dikembalikan dalam waktu enam tahun.

“Ini bukan bagi-bagi uang. Ini plafon pinjaman maksimal Rp3 miliar per koperasi, dengan tenor enam tahun. Semua berbasis proposal dan diverifikasi ketat oleh bank,” tegasnya.

Skema ini dirancang agar koperasi berjalan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan, dengan harapan menjadi tulang punggung ekonomi desa yang mandiri. Dana yang diberikan harus sesuai dengan rencana bisnis koperasi. Jika koperasi mengajukan dana Rp1 miliar untuk pembangunan gudang, bank akan menilai dan mencairkan dana sesuai kelayakan, misalnya hanya Rp200 juta.

Pemerintah menargetkan pembentukan 80.000 koperasi Merah Putih yang aktif dan sehat di seluruh Indonesia. Program ini mendapat payung hukum melalui Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih, dengan total anggaran fantastis mencapai Rp250 triliun.

Zulkifli menjelaskan bahwa koperasi ini bisa dibentuk dari awal oleh pemerintah desa atau merupakan hasil penggabungan koperasi yang sudah ada. Kepala desa akan otomatis menjadi Ketua Dewan Pengawas (ex-officio), dan pemerintah pusat akan mengirim dua hingga tiga pendamping ahli untuk setiap koperasi.

Minimal, koperasi Merah Putih ini akan menjalankan enam fungsi utama, antara lain:

  1. Memotong rantai distribusi sembako, dari produsen langsung ke koperasi, lalu ke warga.
  2. Menjadi agen resmi distribusi LPG 3 kg.
  3. (Empat fungsi lainnya akan dijabarkan sesuai kebutuhan daerah).

Dengan skema ini, pemerintah berharap desa-desa di Indonesia bisa tumbuh menjadi pusat ekonomi yang kuat, mandiri, dan mampu bersaing secara sehat, tanpa mengandalkan subsidi semata.

“Ini program gotong royong untuk kemandirian desa. Kita ingin koperasi ini panjang umur, bukan proyek sesaat,” tutup Zulkifli Hasan ( sep )

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Apresiasi Penanganan Arus Mudik & Balik Lebaran 2025

    MUI Apresiasi Penanganan Arus Mudik & Balik Lebaran 2025

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.cim,- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH. Asrorun Niam Sholeh, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah dalam menangani arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1446 H. Kebijakan yang diambil dinilai mempermudah masyarakat dalam melakukan perjalanan silaturahmi dengan aman dan nyaman. “Secara umum saya mengapresiasi penanganan arus mudik dan arus balik untuk memudahkan […]

  • GERTAKK Soroti SPPG Karangmangu 2, Kepala Dapur Diduga Mangkir

    GERTAKK Soroti SPPG Karangmangu 2, Kepala Dapur Diduga Mangkir

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    Program MBG bukan sekadar memastikan makanan tersalurkan, tetapi juga menjamin pengawasan, kualitas gizi, dan transparansi penggunaan anggaran.”

  • Dua Tahun Proton FC, Semangat Juara dari Kuningan Menuju Panggung Nasional

    Dua Tahun Proton FC, Semangat Juara dari Kuningan Menuju Panggung Nasional

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Jelajah TvNews
    • 0Komentar

    “Semangat juara bukan hanya tentang mengangkat piala, tetapi keberanian menjalani perjalanan, terus berjuang, dan bangkit menghadapi tantangan.”

  • Gubernur Jabar Kdm 1

    Gubernur Jabar dan Kepala Daerah Sepakat Kawal Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- Upaya mendukung suksesnya Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dimatangkan. Senin (29/9/2025), Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memimpin rapat koordinasi bersama para bupati dan wali kota se-Jawa Barat di Bale Pakuan Pajajaran, Kota Bogor. Suasana rakor terasa hangat dan penuh semangat. Hadir dalam kesempatan itu Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat […]

  • Kisah Karet Gelang dan Merah Putih Di lapang Pendopo Kuningan

    Kisah Karet Gelang dan Merah Putih Di lapang Pendopo Kuningan

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajhtvnews.com,- Pagi itu, udara terasa lebih khidmat dari biasanya. Langit Kuningan membiru pucat, seolah turut menunduk menyambut upacara sakral: Hari Kesaktian Pancasila. Di pendopo agung yang megah namun sederhana, seluruh petugas dan pasukan upacara telah bersiaga. Barisan para pejabat tinggi berdiri tegap menghadap tiang bendera. Wajah mereka menyatu dalam satu irama: hormat dan hening untuk […]

  • Miris ! 2 Tahun Tinggal di Rumah Hampir Ambruk Nenek dan Anak Hidup Tanpa Uluran Tangan Pemerintah

    Miris ! 2 Tahun Tinggal di Rumah Hampir Ambruk Nenek dan Anak Hidup Tanpa Uluran Tangan Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com – Kuningan.Potret buram kepedulian sosial kembali mencuat dari Kelurahan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Seorang nenek bernama Cucu (70 tahun) dan anaknya hidup di bawah ancaman runtuhan rumah yang nyaris roboh, tanpa ada perhatian berarti dari pemerintah selama dua tahun terakhir. Bertempat di Lingkungan Manis RT 5 RW 2, Kelurahan Cigugur, rumah yang mereka huni hanya […]

expand_less