Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Aksi Nyata Konservasi, Lintang Jaya BF Rilis 9 Jenis Burung Kicau ke Alam Bebas

Aksi Nyata Konservasi, Lintang Jaya BF Rilis 9 Jenis Burung Kicau ke Alam Bebas

  • account_circle Iwan.w
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, (FC).- Lintang Jaya Bird Farm (BF) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian satwa liar dengan melepasliarkan sembilan jenis burung kicau di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Minggu (25/1).

Foto Bersama Usai Pelepasan

Foto Bersama Usai Pelepasan

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mempertahankan populasi burung kicau di alam.

Pengelola Lintang Jaya BF, Amin Pecut, mengatakan pelepasliaran dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral para penangkar dan kicau mania terhadap kelestarian burung di habitat aslinya.

“Pelestarian ini bertujuan mempertahankan populasi burung kicau di alam sekaligus mendorong kesadaran bersama agar burung tidak hanya dinikmati di sangkar, tetapi juga tetap hidup bebas di hutan,” ujar Amin.

Adapun sembilan jenis burung yang dilepasliarkan meliputi murai batu, pentet, jalak kebo, perkutut, puter, platuk bawang, kerak basi, kutilang, dan perenjak. Seluruh burung tersebut berasal dari hasil penangkaran yang telah melalui proses adaptasi sebelum dilepas ke habitat alaminya.

Menurut Amin, kegiatan ini diharapkan mampu membuka mata para penghobi burung kicau agar lebih peduli terhadap kelestarian alam dan tidak semata-mata mengejar prestasi lomba.

“Kami ingin mengajak para kicau mania untuk ikut menjaga keberlangsungan burung di alam. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Jangan sampai anak cucu kita hanya mengenal burung dari gambar dan video,” tegasnya.

Ia menambahkan, Lintang Jaya Bird Farm yang berlokasi di Bekasi dan Kuningan akan terus mendorong program konservasi melalui penangkaran berkelanjutan dan kegiatan pelepasliaran secara berkala.

“Kami berkomitmen menjadikan penangkaran bukan hanya sebagai sarana usaha, tetapi juga sebagai gerakan konservasi untuk masa depan ekosistem yang lebih lestari,” pungkas Amin.

Lintang Jaya BF, Konservasi Burung, Pelepasliaran Burung, Burung Kicau, TNGC, Gunung Ciremai, Pelestarian Satwa, Kicau Mania, Penangkaran Burung, Lingkungan Hidup
Deskripsi
Lintang Jaya Bird Farm menunjukkan komitmen nyata terhadap pelestarian satwa liar dengan melepasliarkan sembilan jenis burung kicau hasil penangkaran ke kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mengajak para kicau mania untuk turut bertanggung jawab melestarikan burung agar tetap hidup bebas di habitat alaminya

  • Penulis: Iwan.w

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saung Kopi Hawu Di Hari Kartini

    Hari Kartini Di Saung Kopi Hawu: Perempuan Kuningan Bangkit Dan Berdaya

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Perempuan tidak boleh merasa sendiri. Tugas kita bersama adalah membuka akses, memperkuat dukungan, dan memastikan mereka bisa bangkit.”

  • Ketua Dprd Kuningan Nuzul Rachdy Mengikuti Retret

    Retret Nasional di Lembah Tidar, Ketua DPRD Kuningan Ikuti Glamping Eksklusif Bersama Ratusan Legislator

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kegiatan ini bukan sekadar retret, tetapi momentum memperkuat karakter kepemimpinan dan wawasan kebangsaan dalam suasana disiplin dan kebersamaan.”

  • Open Casting Film Stop Bullying Hadir di SMPN 4 Kuningan, Semai Talenta Muda dan Selamatkan Anak Bangsa

    Open Casting Film Stop Bullying Hadir di SMPN 4 Kuningan, Semai Talenta Muda dan Selamatkan Anak Bangsa

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Jelajah TvNews
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Semangat melawan perundungan atau bullying terus digaungkan melalui pendekatan yang kreatif dan dekat dengan dunia anak muda. Kali ini, pesan tersebut hadir di lingkungan SMPN 4 Kuningan melalui kegiatan Open Casting film bertema anti-bullying, “Aku Bukan Musuhmu, Tapi Aku Sahabatmu.” Kehadiran tim produksi mendapat sambutan hangat dari Kepala SMPN 4 Kuningan, Momon Surahman, […]

  • Saat Melakukan Rapat Pembahasan Program

    Langkah Cepat Sekda Kuningan Uu Kusmana: Perkuat Sinergi Kehumasan untuk Wujudkan “Kuningan Melesat”

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., langsung menunjukkan langkah nyata usai resmi dilantik beberapa waktu lalu. Ia memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Bagian Prokompim Setda, Senin (10/11/2025), di ruang kerja Sekda. Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Diskominfo Kuningan, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si., beserta […]

  • Img 20250801 210040

    Mahasiswa Bersatu untuk Kuningan: Lima OKP Tegaskan Komitmen Bangun Daerah Berkeadilan

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kuningan, 31 Juli 2025 — Dalam momen bersejarah yang penuh semangat kebersamaan, lima organisasi mahasiswa ekstra kampus (OKP) di Kabupaten Kuningan menyatakan komitmen bersama untuk turut andil dalam pembangunan daerah. Mereka adalah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim […]

  • Presiden Prabowo Teguh Membela Hak Buruh Rakyat Menyambut dengan Semangat Juang

    Presiden Prabowo Teguh Membela Hak Buruh Rakyat Menyambut dengan Semangat Juang

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com, Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 kembali menjadi panggung bagi suara-suara pekerja di seluruh Indonesia. Di tengah gelombang aspirasi dan semangat juang, muncul suara yang mewakili denyut nadi para buruh: “Opo wae tak tabrak yang menjadi penghalang. Demi anak, demi keluarga, apa saja dilakukan agar dapur tetap ngebul. Kadang pengen berhenti, capek, emosi […]

expand_less