Disporapar Kuningan Perkuat Digitalisasi Data Wisata untuk Tingkatkan Akurasi Kunjungan
- account_circle Admin
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN – Upaya memperkuat tata kelola sektor pariwisata terus dilakukan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan. Melalui Bidang Pemasaran, Disporapar menggelar rapat bersama tim pengelolaan data kunjungan wisata pada Kamis (30/7/2026), sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendataan wisatawan berbasis digital.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kepala Disporapar Kabupaten Kuningan Aris Susandi, ST, MSi.bersama Kabid Pemasaran ,Ahmad Jajuli, S.Kom., M.Si. dan tim membahasa beberapa perencanaan terkait data kunjungan.
Saat ini data kunjungan wisata merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) yang menjadi tolok ukur keberhasilan pengembangan sektor pariwisata.ujar Kadisporapar Kuningan
Kabid Pemasaran Ahmad Jajuli, S.Kom., M.Si , memaparkan, dengan dibentuknya tim khusus yang bertugas mengedukasi para pelaku usaha jasa pariwisata agar aktif melakukan pelaporan data kunjungan secara rutin melalui platform digital.
Melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Disporapar memanfaatkan sistem digital yang dirancang untuk mempermudah proses pendataan. Setiap lokasi wisata nantinya akan dilengkapi barcode (QR Code) yang dapat dipindai oleh pengelola. Setelah dipindai, mereka hanya perlu mengisi data kunjungan melalui formulir digital yang telah disediakan.
Dan Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem pendataan yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi, sehingga perkembangan jumlah wisatawan dapat dipantau secara berkala setiap bulan. Selain mendukung evaluasi program, data tersebut juga menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan strategi promosi pariwisata Kabupaten Kuningan.
Tim yang telah dibentuk akan turun langsung ke lapangan untuk memberikan pendampingan serta memastikan seluruh pelaku usaha pariwisata memahami mekanisme penggunaan platform digital tersebut.
Disporapar juga mengimbau seluruh pelaku jasa usaha pariwisata agar disiplin melakukan pengisian data kunjungan setiap hari. Dengan sistem yang sederhana dan mudah diakses, diharapkan budaya pelaporan digital dapat menjadi bagian dari pengelolaan destinasi wisata yang modern, transparan, dan berdaya saing.
Digitalisasi pendataan ini menjadi salah satu langkah nyata Disporapar Kuningan dalam mendorong transformasi sektor pariwisata menuju pelayanan yang lebih profesional, sekaligus menghadirkan data yang valid sebagai fondasi pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.
- Penulis: Admin

