Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Gagasan Strategis: Menjemput Potensi PAD Lewat Optimalisasi Ekosistem Haji di Kabupaten Kuningan

Gagasan Strategis: Menjemput Potensi PAD Lewat Optimalisasi Ekosistem Haji di Kabupaten Kuningan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Oleh: WAWAN GUNAWAN
(Sudut Pandang Inovasi Daerah)

Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bukanlah sekadar angka-angka di atas kertas, melainkan hasil dari kepekaan melihat peluang di depan mata.

Salah satu potensi “raksasa tidur” yang perlu segera diakomodir oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan adalah pengelolaan ekosistem keberangkatan haji yang lebih terintegrasi dan bernilai ekonomis.
​Pemikiran ini lahir dari pengamatan mendalam di lapangan oleh Kepala Bidang TTM Satpol PP Kabupaten Kuningan.

Berdasarkan pengalaman bertahun-tahun mengawal ketertiban dan kelancaran prosesi pelepasan jamaah, terlihat adanya kebutuhan mendesak yang selama ini belum terfasilitasi dengan maksimal.

​Pembangunan Mess Pemerintah: Solusi Humanis dan Sumber Pendapatan

​Setiap musim haji tiba, ribuan pengantar dari pelosok desa di Kabupaten Kuningan memadati area keberangkatan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak pengantar, terutama dari daerah pinggiran, kesulitan mencari tempat singgah yang layak. Mereka seringkali terpaksa beristirahat di area terbuka atau kendaraan karena minimnya akomodasi yang terjangkau.

​Urgensi Mess/Asrama Haji Kuningan:

​Fasilitas Singgah: Pembangunan Mess Pemerintah atau Asrama Haji lokal dapat menjadi tempat menginap yang representatif bagi para pengantar.

​Retribusi Jasa Usaha:
Melalui pengelolaan yang profesional, fasilitas ini menjadi instrumen baru peningkatan PAD melalui retribusi penginapan dan jasa terkait.
​Ketertiban Umum: Dengan adanya tempat singgah terpusat, konsentrasi massa lebih mudah dikendalikan, sehingga aspek keamanan dan ketertiban (Trantibum) lebih terjaga.

​Sentralisasi Oleh-oleh Haji:

Memutar Roda Ekonomi Lokal
​Potensi ekonomi haji sangatlah besar, namun sayangnya seringkali “lari” ke luar daerah. Selama ini, banyak jamaah atau keluarga jamaah yang berbelanja kebutuhan perlengkapan ibadah, air zam-zam, kurma, hingga aksesori haji di luar Kuningan karena belum adanya pusat perbelanjaan yang terintegrasi.

​Visi Centralized Haji Corner:

​Ekosistem Terpadu: Perlu adanya satu wilayah khusus yang dikembangkan sebagai pusat perlengkapan dan oleh-oleh haji.
​Pemberdayaan UMKM: Menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok kebutuhan haji.

​Efisiensi Masyarakat:

Warga Kuningan tidak perlu lagi berbelanja ke luar kota. Uang yang berputar tetap berada di lingkup domestik Kabupaten Kuningan, yang secara otomatis berdampak pada penguatan ekonomi kerakyatan.

​Kesimpulan: Sinergi Kebijakan dan Pengalaman Lapangan
​Ide gagasan ini bukan sekadar wacana, melainkan kristalisasi dari realita di lapangan. Keberangkatan haji tahun demi tahun jangan hanya dilihat sebagai rutinitas seremoni, melainkan momentum strategis untuk pelayanan publik sekaligus penguatan fiskal daerah.

​Sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Kuningan mengakomodir pemikiran visioner ini. Dengan membangun infrastruktur pendukung yang tepat, kita tidak hanya memberikan kenyamanan bagi tamu Allah dan keluarganya, tetapi juga membuka keran pendapatan baru bagi kemajuan Kabupaten Kuningan.

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dir.bumdes Mustika Jaya Kasturi

    Belum Panen, Melon BUMDes Mustika Jaya Kasturi Sudah Dipesan 100 Kg oleh Satu Pembeli

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Kabar menggembirakan datang dari Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Mustika Jaya Kasturi. Setelah sukses dengan panen perdana tiga bulan lalu, kini greenhouse melon milik BUMDes tersebut kembali bersiap menggelar panen raya melon kedua yang diperkirakan berlangsung sekitar 2 hingga 3 hari menjelang Hari Raya Idulfitri. Pada masa tanam sebelumnya, greenhouse ini menanam […]

  • Usai Dilantik PJ Sekda Kuningan Beni Prihayatno Akan Cairkan TPP Usai Bupati Terpilih Dilantik

    Usai Dilantik PJ Sekda Kuningan Beni Prihayatno Akan Cairkan TPP Usai Bupati Terpilih Dilantik

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- PJ Sekda Kuningan, Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si, Memastikan bahwa untuk roda pemerintahan kuningan, terutama pelayanan terhadap masyarakat harus optimal, yang kedua kita akan membantu program 100 hari kerja Bupati Kuningan Terpilih, Termasuk 10 program prioritas beliau, karena sudah tertuang dalam program 100 hari kerja, Selain itu, mempersiapkan pasca bupati dilantik yang berkoordinasi dengan […]

  • KSPSI Tolak Permenaker Outsourcing 2026, Andi Gani: Buruh Semakin Terdesak

    KSPSI Tolak Permenaker Outsourcing 2026, Andi Gani: Buruh Semakin Terdesak

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Aturan ini justru menghilangkan batasan yang selama ini melindungi pekerja dari praktik outsourcing yang tidak terkendali.” — Andi Gani Nena Wea

  • H.soeteddy Pengusaha Nasional Asal Desa Kaliaren

    Kuningan Timur Disiapkan Jadi Zona Industri: Potensi Besar, Perlu Strategi Matang

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Harapan menjadikan Kuningan Timur sebagai zona industri baru terus mengemuka. Namun, sebagaimana diungkapkan salah satu tokoh pengusaha nasional asal Kuningan, H. Soeteddy, langkah tersebut bukan perkara mudah dan harus ditempuh dengan perhitungan matang. Pengusaha senior yang telah melintasi dunia bisnis sejak era Presiden Soekarno hingga kini, menegaskan bahwa investasi—terutama di sektor pabrikasi—memerlukan fondasi kuat. […]

  • Seorang Buruh Meninggal Dunia Tertimpa Material Bangunan di Cirendang, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Cepat

    Seorang Buruh Meninggal Dunia Tertimpa Material Bangunan di Cirendang, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Cepat

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Seorang buruh bangunan bernama Dadan (30), warga Lembur Sukun, Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan, dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa material bangunan permanen di Kelurahan Cirendang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, pada Senin (14/7/2025) sore. Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat korban bersama rekan-rekannya sedang membongkar papan cor tiang bangunan milik Bapak Agung yang […]

  • Img20251217140906

    Reses DPR RI, H. Rokhmat Ardiyan Sapa Mahasiswa Kuningan dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Masa reses tak disia-siakan Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Partai Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan, M.M., untuk turun langsung menyapa denyut intelektual kaum muda. Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, ia berdialog hangat dengan mahasiswa dan aktivis organisasi kepemudaan se-Kabupaten Kuningan, Rabu (17/12/2025), di Kajene Resto. Kegiatan ini dihadiri mahasiswa dari berbagai perguruan […]

expand_less