Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Jelang Kedatangan Prabowo, Andi Gani Pastikan Museum Ibu Marsinah Siap Diresmikan

Jelang Kedatangan Prabowo, Andi Gani Pastikan Museum Ibu Marsinah Siap Diresmikan

  • account_circle Admin
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JATIM,- Langkah sejarah kembali ditorehkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Museum Marsinah pada Mei 2026, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan buruh Indonesia dan jasa besar Pahlawan Nasional Marsinah.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Museum yang berdiri di Desa Nglundo itu dibangun bukan sekadar sebagai tempat penyimpanan sejarah, melainkan simbol keberanian kaum pekerja dalam memperjuangkan hak dan keadilan.

Rangkaian agenda peresmian akan diawali dengan ziarah dan tabur bunga di makam Marsinah. Dalam momen penuh penghormatan itu, Presiden Prabowo akan didampingi

Preside Andi Gani Nena Wea, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan keluarga Marsinah.
Usai ziarah, Presiden Prabowo dijadwalkan menuju Museum Marsinah yang berjarak sekitar 800 meter dari makam untuk melakukan peresmian sekaligus meninjau isi museum.

Museum yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 938 meter persegi itu dilengkapi bangunan utama museum dan rumah singgah. Pembangunannya mendapat dukungan dari KSPSI, berbagai elemen masyarakat, hingga keluarga Marsinah sendiri.

Menurut Andi Gani Nena Wea, museum tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat penting karena Marsinah dikenal sebagai simbol keberanian buruh melawan kesewenang-wenangan perusahaan pada masanya.

Marsinah juga disebut memiliki hubungan historis dengan SPSI karena tercatat sebagai anggota SPSI di PT Catur Putra Surya dan dikenal sebagai negosiator ulung dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
Setelah meresmikan museum, Presiden Prabowo juga dijadwalkan mengunjungi Monumen Patung Pahlawan Nasional Marsinah serta meninjau pelaku UMKM milik para buruh di kawasan tersebut.

Peresmian Museum Marsinah ini menjadi penanda bahwa perjuangan kaum buruh tidak akan pernah dilupakan. Dari Nganjuk, sejarah tentang keberanian, keadilan, dan perjuangan pekerja Indonesia kembali digaungkan untuk generasi mendatang.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less