Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Setda U. Kusmana: MT Kuningan Percepat Pengisian Jabatan Kosong Berbasis Merit System

Setda U. Kusmana: MT Kuningan Percepat Pengisian Jabatan Kosong Berbasis Merit System

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai mengakselerasi pengisian jabatan strategis melalui penerapan sistem Manajemen Talenta berbasis merit.

Hal ini disampaikan Sekretariat Daerah (Setda) Kuningan, U Kusmana, yang ditunjuk sebagai Ketua Komite Manajemen Talenta.

Ia menjelaskan, pembentukan komite tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Kuningan guna mempercepat pengisian empat jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) yang telah lama kosong, yakni Staf Ahli, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A).

“Pak Bupati menginginkan jabatan-jabatan ini segera terisi agar pelayanan publik tetap berjalan efektif dan program pembangunan dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Saat ini, posisi tersebut masih diisi oleh Pelaksana Tugas (PLT), namun sifatnya terbatas baik dari sisi kewenangan maupun waktu. Oleh karena itu, Komite Manajemen Talenta bergerak cepat melakukan penjaringan dan seleksi berbasis sistem merit.

U. Kusmana mengungkapkan, Kabupaten Kuningan menjadi salah satu daerah yang mulai menerapkan promosi jabatan dari administrator ke JPT melalui Manajemen Talenta, berbeda dengan metode sebelumnya yang lebih mengandalkan open bidding.

Dalam sistem ini, seleksi dilakukan secara terukur dan objektif melalui aplikasi berbasis data seperti SIAGASN. Penilaian meliputi rekam jejak kinerja, pendidikan dan pelatihan, prestasi, hingga hasil asesmen kompetensi.

“Semua kandidat sudah memiliki nilai yang terintegrasi. Ini memastikan proses berjalan transparan dan berbasis data,” jelasnya.

Dari hasil penjaringan awal, tercatat sebanyak 67 pejabat masuk dalam kategori “box” 7, 8, dan 9—level yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi lanjutan pengisian jabatan JPT.

Tahapan berikutnya adalah proses penilaian lanjutan atau sumbu Y, yang meliputi wawancara, penulisan makalah, serta pendalaman rekam jejak oleh Komite Manajemen Talenta.

Hasil akhir dari proses ini akan mengerucut pada tiga besar kandidat terbaik untuk masing-masing jabatan.

Nama-nama tersebut kemudian diserahkan kepada Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk dipilih satu orang terbaik.

“Ini bagian dari komitmen kita menerapkan merit system, di mana jabatan diberikan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil,” tegasnya.

Dengan sistem ini, diharapkan birokrasi di Kabupaten Kuningan semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fun Bike IKA Spensangi Kuningan 2025 Siap Digelar, Ribuan Peserta Dipastikan Hadir!

    Fun Bike IKA Spensangi Kuningan 2025 Siap Digelar, Ribuan Peserta Dipastikan Hadir!

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Dalam rangka memperingati ulang tahun Ikatan Alumni Spensangi (IKA Spensangi), ribuan peserta akan ikut meramaikan Fun Bike IKA Spensangi 2025 yang akan digelar pada Minggu, 29 Juni 2025. Hal tersebut Disampaikan Kepala Sekolah SMPN 1 Lebakwangi, H.Surya M.Pd.MM Disela sela Menghadiri Rapat Pemilihan Ketua PGRI , senin 16 Juni 2025. Menurut H.Surya, Event ini […]

  • Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun

    Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun jelajahtvnews.com,- Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia. Penyanyi legendaris dan maestro seni Tanah Air, Titiek Puspa, meninggal dunia pada Kamis, 10 April 2025 pukul 16.25 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan. Almarhumah wafat pada usia 87 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat pendarahan otak. […]

  • Img 20250815 155407

    Mang Ewo: Selter Sekda Ulang Kuningan Sah Secara Hukum, Langkah Korektif Bupati

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Pengamat kebijakan publik Kuningan, Mang Ewo, angkat bicara terkait polemik pelaksanaan Seleksi Terbuka (Selter) jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) di Kabupaten Kuningan. Ia menegaskan, keputusan Bupati Dian Rachmat Yanuar untuk menggelar Selter ulang sudah sesuai aturan dan memiliki dasar hukum yang kuat. Menurutnya, proses Selter Sekda sebelumnya muncul mendadak pada pertengahan 2024 di masa Penjabat (Pj) […]

  • Puncak Musim Kemarau Tiba, Diskatan Kuningan Minta Petani Jangan Paksa Tanam Padi Jika Air Tak Mencukupi

    Puncak Musim Kemarau Tiba, Diskatan Kuningan Minta Petani Jangan Paksa Tanam Padi Jika Air Tak Mencukupi

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Jangan memaksakan menanam padi ketika air tidak mencukupi. Menyesuaikan pola tanam adalah langkah terbaik untuk menjaga hasil panen dan ketahanan pangan.” – Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan.

  • Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Tegaskan Negara Harus Membela Kaum Lemah

    Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Tegaskan Negara Harus Membela Kaum Lemah

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Buruh adalah anak bangsa. Yang kuat harus membantu yang lemah, karena Indonesia dibangun atas dasar keadilan sosial bagi seluruh rakyat.”

  • Deden Supardan

    Dinkes Kuningan Tingkatkan Kewaspadaan, Puluhan Balita di Kuningan Terdata Suspek Campak

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan meningkatkan kewaspadaan menyusul mulai munculnya kasus suspek Campak di sejumlah wilayah. Hingga Kamis, tercatat sekitar 30 balita terdata sebagai suspek sejak Januari 2026. Menurut Kepala dinas Kesehatan Dr Edi Martono MARS, Melalui Bidang Epidemiolog Kesehata, Dinas Kesehatan Kuningan, Deden Supardan, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah penanganan dan pencegahan sejak […]

expand_less