Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Wisesa Segara, Pesona Baru Wisata Edukasi & Relaksasi di Tepi Waduk Darma

Wisesa Segara, Pesona Baru Wisata Edukasi & Relaksasi di Tepi Waduk Darma

  • account_circle sep
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Di tepian Waduk Darma yang tenang, hadir sebuah destinasi baru yang memadukan pesona alam, edukasi, dan relaksasi: Wisesa Segara. Tiga tahun lalu, tempat ini hanyalah sebatas ide sederhana sebuah keluarga yang ingin membangun villa untuk beristirahat dan melepas penat. Namun seiring waktu, ide itu berkembang menjadi sebuah kawasan wisata eksotik yang kini siap menyapa para pencinta alam dan ketenangan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
1001858111
1001858111

“Setelah melihat potensi Waduk Darma dan keindahan panorama sekitarnya, akhirnya kami memutuskan menghadirkan taman wisata yang bukan hanya untuk refreshing, tetapi juga tempat menikmati pesona alam secara lebih dekat,” ungkap Rizky, Owner Wasesa Segara.

Pada 24 Agustus lalu, Wisesa Segara resmi melakukan soft opening. Nama “Wasesa” diambil dari bahasa Sansekerta, bermakna kekuatan dan rizki yang berlimpah, sementara “Segara” berarti danau atau laut, yang merujuk pada luasnya Waduk Darma. Filosofi ini menjadi doa dan harapan, agar kehadiran Wasesa Segara membawa berkah, tidak hanya bagi pengelola tetapi juga masyarakat sekitar.

1001858102
1001858102

Menariknya, Wasesa Segara menghadirkan pengalaman khas dengan menyajikan kopi dari petani lokal liberika, diracik menjadi menu andalan seperti Kopi Susu Gula Aren dan Caram Latte. Untuk kuliner, pengunjung bisa mencicipi menu favorit Nasi Goreng Wisesa dan Mie Goreng. Semua tersaji di tepian waduk, ditemani panorama gunung yang megah dan hembusan angin segar.

Tidak hanya siang hari, pesona Wasesa Segara juga terasa semakin hidup di malam minggu. Alunan musik akustik dan band lokal mengiringi suasana malam, menciptakan momen hangat dan romantis bersama sahabat maupun keluarga.

Ke depan, Wasesa Segara tidak hanya berhenti sebagai tempat rekreasi. Akan ada arena pacuan kuda dan lapangan memanah, mengangkat tradisi khas Kabupaten Kuningan seperti saptonan yang biasanya digelar pada perayaan Hari Jadi Kuningan. Dengan begitu, Wasesa Segara menjadi ruang wisata yang menyatukan rekreasi, edukasi, budaya, dan olahraga dalam satu kawasan.

Buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, Wasesa Segara siap menjadi destinasi baru yang melengkapi keindahan Waduk Darma—sebuah tempat di mana alam, budaya, dan kebersamaan bertemu dalam harmoni.

  • Penulis: sep

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr Wahyu Hidayah Msi Calon Sekda Kuningan

    Inovasi Calon Sekda: Investasi Jadi Kunci Wujudkan Kuningan Sejahtera

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- n Proses penilaian kompetensi teknis bagi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan digelar hari ini. Setelah melalui tahap manajemen talenta dengan bobot 70 persen, kini tahap uji kompetensi teknis yang memiliki bobot 30 persen menjadi penentu akhir. Salah satu peserta seleksi memaparkan gagasan inovatif bertajuk “Akselerasi Investasi Kuningan Sarimbit Saigel: Investasi Maju, Kuningan Melesat”, […]

  • Img 20250811 172847

    “Sawindu Pangauban Cisanggarung: Menjaga Alam, Merawat Budaya, Mengalirkan Teladan”

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle SEP
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Dalam suasana penuh kekhidmatan dan kebanggaan, Hajat Ageung Sawindu Barisan Incu Putu Pangauban Cisanggarung (BIPP) digelar di Gedung El-Zeroun, Mayang Catering, Senin (11/08/2025). Mengusung tema “Suci ing Pamrih Rancage Gawe”, kegiatan ini menjadi penanda delapan tahun komitmen menjaga alam, menghidupkan budaya Sunda, dan memperkuat kearifan lokal. Thank you for reading this post, don’t […]

  • F1556537 3909 45f1 8670 214519847115

    Pelukan Kemanusiaan: Bupati Kuningan Tinjau Pelayanan Jiwa di Maleber

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Di balik dinding sederhana Puskesmas Maleber, Senin (9/9), langkah seorang pemimpin hadir membawa harapan. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menatap mata-mata yang mencari ketenangan, menyapa keluarga yang menanti pulihnya jiwa, dan menggenggam erat semangat tenaga medis yang tak kenal lelah. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Kesehatan jiwa, katanya, bukan sekadar […]

  • HRA Berharap Pemerintah Pusat Provinsi dan Daerah Tetap Harmonis Dalam Kerjasama Membangun Daerah

    HRA Berharap Pemerintah Pusat Provinsi dan Daerah Tetap Harmonis Dalam Kerjasama Membangun Daerah

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Dalam sambutanya, HRA ( H.Rokhmat Ardian ) menyampaikan, trimakasih kepada masyarakat kuningan, alhamdulillah pada akhirnya tahun sejak tahun 2001 inilah bentuk kecintaan kami kepada kuningan kota yang ramah kota yang harmonis dan saya bisa seperti ini juga karena atas dukungan masyarakat kabupaten kuningan. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Haltersebut […]

  • Acara Pelepasan Burung

    Aksi Nyata Konservasi, Lintang Jaya BF Rilis 9 Jenis Burung Kicau ke Alam Bebas

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Iwan.w
    • 0Komentar

    KUNINGAN, (FC).- Lintang Jaya Bird Farm (BF) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian satwa liar dengan melepasliarkan sembilan jenis burung kicau di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Minggu (25/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mempertahankan populasi burung kicau di alam. Pengelola Lintang Jaya BF, Amin Pecut, mengatakan pelepasliaran dilakukan […]

  • Ikan Demam Mati

    Puluhan Ikan Dewa Cigugur Mati, Beberapa Faktor Kematian Tengah Diselidiki

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Cigugur, Kuningan — Kematian sejumlah ikan dewa di kolam renang Cigugur, Kabupaten Kuningan, menyita perhatian masyarakat saat ini. Di balik penjelasan teknis yang berkembang, sebagian masyarakat sesepuh Kuningan memandang peristiwa ini dari sisi lain, yakni melalui kacamata kearifan lokal dan warisan nilai leluhur. Dalam tradisi leluhur Kuningan, ikan dewa diyakini bukan sekadar biota air, melainkan […]

expand_less