Hari Kesaktian Pancasila Jadi Momentum Pendidikan Karakter
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN,- Jelang Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober dapat menjadi momentum edukatif bagi satuan pendidikan di Kabupaten Kuningan untuk memperkuat pemahaman sejarah sekaligus menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik.
Hal tersebut disampaikan kasi Sapras Hipa Pahmi, SE, M.Si. Disdikbud Kuningan jelang Momentum peringatan Hari kesaktian Pancasila
Dan momentum ini, dapat dimanfaatkan sekolah sebagai ruang pembelajaran untuk mengenalkan perjalanan sejarah bangsa kepada generasi muda secara objektif, kritis, dan sesuai dengan sumber sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan. Ujarnya.
Bagi peserta didik, memahami peristiwa sejarah menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kebangsaan. Sejarah dapat memberikan gambaran mengenai berbagai dinamika yang pernah terjadi di Indonesia sekaligus menjadi bahan pembelajaran agar generasi muda mampu mengambil hikmah dari masa lalu.
Sementara itu, Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk kembali memahami Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Di lingkungan sekolah, nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai perilaku sederhana. Siswa dapat belajar menghargai perbedaan, menghormati pendapat teman, membangun kerja sama, menghindari kekerasan, serta menyelesaikan persoalan melalui dialog dan musyawarah.
Sejarah sebagai Ruang Belajar
Pembelajaran sejarah , penting disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan usia peserta didik. Guru dapat mengajak siswa memahami kronologi, konteks sosial-politik, serta dampak peristiwa tersebut terhadap perjalanan Indonesia.
Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak hanya menghafal tanggal dan nama tokoh, tetapi juga belajar bagaimana membaca sebuah peristiwa sejarah secara kritis.
Pembelajaran sejarah juga dapat menjadi sarana untuk membangun kemampuan berpikir kritis.
Peserta didik dapat dikenalkan pada pentingnya membandingkan sumber, memahami konteks, serta membedakan antara fakta sejarah, interpretasi, dan pendapat.
Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Nilai Hari Kesaktian Pancasila akan lebih bermakna apabila diterapkan dalam kehidupan sekolah.
Sikap saling menghormati antarsiswa, membantu teman yang mengalami kesulitan, tidak melakukan perundungan, menjaga kebersihan lingkungan, mengikuti musyawarah kelas, hingga menghargai perbedaan latar belakang merupakan contoh penerapan nilai Pancasila yang dekat dengan kehidupan peserta didik.
Sekolah juga dapat menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat budaya pendidikan yang aman, inklusif, dan menghargai keberagaman.
Dengan adanya hari Kesaktian Pancasila bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang membangun masa depan.
Generasi muda Kuningan diharapkan mampu mengambil pelajaran dari sejarah, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menerjemahkan nilai Pancasila melalui tindakan nyata di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
- Penulis: jelajahtv news

Saat ini belum ada komentar