Rela Tinggalkan PPPK, Kini Sukses Jadi CEO Rental Mobil di Kuningan
- account_circle Admin
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN – Keberanian mengambil keputusan besar dalam hidup terkadang menjadi titik awal kesuksesan. Hal itulah yang kini dirasakan seorang pengusaha rental mobil asal Kabupaten Kuningan yang memilih keluar dari pekerjaannya demi fokus membangun usaha transportasi yang kini berkembang pesat.
Pria yang sebelumnya bekerja di RSUD 45 Kuningan itu mengaku awal mula bisnis rental mobil yang dijalaninya berangkat dari hal sederhana, yakni sekadar meminjamkan kendaraan kepada teman dekat.
Tak disangka, pria yang punya nama lengkap Rizza Nurramdon,
usaha yang dimulai secara iseng pada tahun 2020 tersebut kini berkembang menjadi bisnis rental mobil dengan puluhan armada dan puluhan tenaga kerja.
“Awalnya hanya iseng meminjamkan mobil ke teman. Ternyata bisa berkembang sampai seperti sekarang, alhamdulillah,” ujarnya.
Keputusan untuk keluar dari status PPPK pun bukan langkah mudah. Namun demi fokus mengembangkan usaha, ia memilih mengambil risiko besar yang kini mulai membuahkan hasil.
Perjalanan bisnisnya dimulai hanya dengan satu unit kendaraan. Seiring meningkatnya permintaan pelanggan, ia mulai menambah armada sedikit demi sedikit hingga kini memiliki lebih dari 35 unit mobil rental.
Tak hanya itu, bisnis yang dirintisnya juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang di Kabupaten Kuningan.

Saat ini, usaha rental tersebut telah melibatkan lebih dari 10 sopir, lebih dari 10 kru lapangan, serta enam karyawan tetap yang membantu operasional harian.
Secara keseluruhan, bisnis tersebut kini menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 25 orang.
“Perjuangannya luar biasa sampai bisa di titik sekarang. Usaha rental mobil memang cukup menjanjikan, tapi risikonya juga besar. Kita harus siap dengan segala kemungkinan,” tuturnya.
Menurutnya, usaha rental mobil bukan hanya soal menyediakan kendaraan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan pelanggan, menjaga kondisi armada, hingga menghadapi berbagai risiko di lapangan.
Keberanian mengambil peluang dan konsistensi menjalani usaha menjadi kunci utama hingga bisnisnya terus berkembang.
Bahkan, karena tingginya permintaan kendaraan wisata seperti HiAce, ia mulai menambah jenis armada untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat.
Kisah perjuangan ini menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak selalu datang dari pekerjaan tetap, tetapi juga bisa lahir dari keberanian mengambil peluang dan kerja keras tanpa henti.
- Penulis: Admin


