Breaking News
light_mode
Beranda » Agama » Pasar Raya Desa Cikaso Jadi Ajang Pemberdayaan Sanggar Ekrap dan Usaha Rakyat

Pasar Raya Desa Cikaso Jadi Ajang Pemberdayaan Sanggar Ekrap dan Usaha Rakyat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

jelajahtvnews.com,- Dalam semangat meningkatkan perekonomian masyarakat dan melestarikan budaya lokal, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kuningan melalui Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, menggelar acara “Pasar Ramadan: Pasar Raya Pemberdayaan Sanggar Ekraf dan Usaha Rakyat”. Sabtu 21 Maret 2024.

Acara ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik, di antaranya pagelaran seni budaya, lomba melukis dengan imajinasi bebas, serta bazar Ramadan yang melibatkan para pelaku UMKM dari masyarakat Desa Cikaso.

Kadisporapar dan jajaran Kabid beserta kades cikaso

Menurut Kepala Disporapar Kuningan, Dr.Elon Carlan, yang didampingi Sekdis, dan para kepala bidang Di Disporapar, menyampaikan, acara ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal agar dapat mempromosikan serta menjual produknya kepada masyarakat luas. Selain itu, pagelaran seni budaya diharapkan dapat memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Kuningan.

“Kami ingin memberikan kesempatan bagi masyarakat, khususnya pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di Desa Cikaso, untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Pasar Ramadan ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan seni dan budaya lokal kepada generasi muda,” ujarnya.

Kabid Ekraf Disporapar Dading Fajarudn

Lomba melukis yang diadakan dalam acara ini juga menjadi salah satu daya tarik utama. Dengan tema “Bebaskan Imajinasi”, para peserta diberikan kebebasan berekspresi melalui seni lukis. Lomba ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas dan minat seni di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja.ujar kadis

Menurut Kabid Ekraf Disporapar Dading Fajaruddin, menyampaikan, bazar ramadan ini turut diramaikan oleh berbagai produk lokal, mulai dari kuliner khas daerah hingga kerajinan tangan hasil karya para pelaku UMKM Desa Cikaso. Ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati hidangan berbuka puasa sekaligus mendukung perekonomian lokal, ini merupakan bagian dari salah satu dari 10 program unggulan di 100 hari kerja bupati dan wakil bupati bidang Disporapar untuk menuju Kuningan maju dan melesat,

Dan acara ini juga terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas serta kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan ekonomi masyarakat Desa Cikaso semakin berkembang dan budaya lokal semakin dikenal luas. Ujar Kabid Ekraf (Sep )

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disnakertrans Kuningan Lepas 52 Pencaker ke Dunia Industri, Siap Berkarya di PT Daehan Global Brebes

    Disnakertrans Kuningan Lepas 52 Pencaker ke Dunia Industri, Siap Berkarya di PT Daehan Global Brebes

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    Kesempatan kerja bukan sekadar membuka pintu penghasilan, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih mandiri, sejahtera, dan penuh harapan.”

  • Pengelola Cibulan Minta Polemik Diselesaikan Melalui Musyawarah, Bukan Opini Publik

    Pengelola Cibulan Minta Polemik Diselesaikan Melalui Musyawarah, Bukan Opini Publik

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    “Rp700 juta itu bukan utang piutang, melainkan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada almarhum H. Didi Sutardi atas jasa beliau dalam membangun dan mengelola Wisata Cibulan.”

  • Dinsos Kuningan Ungkap Polemik Data PBI JKN: 38 Ribu Warga Tercoret, Bupati Siap Lapor ke Kemensos

    Dinsos Kuningan Ungkap Polemik Data PBI JKN: 38 Ribu Warga Tercoret, Bupati Siap Lapor ke Kemensos

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dalam acara “Ngopi Pagi” yang digelar di wilayah tiga Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas Sosial, Dr. Toto Toharudin, M.Pd., menyampaikan keprihatinan serius terkait pencoretan 38.404 warga dari daftar Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) oleh Kementerian Sosial. Padahal, saat ini ada 14.300 warga yang masih antre untuk masuk daftar tersebut. “Ini menimbulkan keresahan di […]

  • Koni Kuningan

    Solidaritas & Sinergi, KONI Kuningan Mantapkan Target Prestasi Olahraga

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama cabang olahraga (cabor) anggota KONI, Sabtu pagi, di Ruang Rapat Linggarjati, Pendopo Kuningan. Rakor resmi dibuka oleh Ketua KONI Kuningan, H. Trias Andriyana, yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh cabor atas perjuangan mereka pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat […]

  • Kalapas Kuningan Dorong Produktivitas Warga Binaan Lewat Budidaya Melon dan Perikanan

    Kalapas Kuningan Dorong Produktivitas Warga Binaan Lewat Budidaya Melon dan Perikanan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kuningan, Jawa Barat –jelajahtvnews.com,- Dalam rangka mendukung program akselerasi Kementerian Hukum dan HAM RI, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan terus berinovasi melalui berbagai program pembinaan kemandirian warga binaan. Salah satu program unggulan saat ini adalah budidaya melon yang digagas bekerja sama dengan pihak ketiga. Kepala Lapas Kuningan, Julianto Budhi Prasetyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini […]

  • Rana Suparman S.sos

    “Menata Kuningan dari Hulu ke Hilir — Gagasan Visioner Rana Suparman untuk Pembangunan yang Bernapas Alam dan Budaya”

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Oleh Redaksi jelajahtvnews.com,- Kuningan bukan sekadar wilayah administratif di kaki Gunung Ciremai. Ia adalah ruang hidup yang di dalamnya berdenyut harmoni antara manusia, alam, dan budaya. Namun dalam derasnya arus pembangunan dan ambisi pariwisata, harmoni itu kerap terancam oleh ego sektoral dan logika proyek jangka pendek. Di tengah kegaduhan itu, muncul satu gagasan bernas dari […]

expand_less