Saka Kencana 2026 97 Remaja Kuningan Siap Jadi Pelopor
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month 17 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN,— Sebanyak 97 remaja dari 10 sekolah di Kabupaten Kuningan mengikuti Open Recruitment Satuan Karya Pramuka Keluarga Berencana (Saka Kencana) Angkatan 2026, Minggu, 27 September 2026.
Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kuningan tersebut berlangsung di halaman kantor DPPKBP3A Kabupaten Kuningan.
Open Recruitment Saka Kencana menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda agar memiliki pengetahuan dan keterampilan terkait pembangunan keluarga, kependudukan, serta keluarga berencana.
Program tersebut juga mendukung gerakan Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) yang dikembangkan secara nasional.
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan, H. Apip Ropi’i, melalui Kepala Bidang Keluarga Sejahtera, Anwar Nasihin, mengatakan keterlibatan remaja dalam Saka Kencana memiliki peran penting dalam membangun pemahaman generasi muda mengenai pembangunan keluarga dan kependudukan.
“Melalui kegiatan Open Recruitment Saka Kencana Angkatan 2026 ini, kami berharap generasi muda di Kabupaten Kuningan dapat menjadi pelopor pembangunan keluarga serta memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai kependudukan dan keluarga berencana,” ujar Anwar Nasihin.
Menurut Anwar, Saka Kencana menjadi wadah bagi generasi muda untuk meningkatkan pengetahuan, mengembangkan keterampilan, menyalurkan minat dan bakat, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pembangunan keluarga dan berbagai isu kependudukan di masyarakat.
Pembinaan anggota Saka Kencana diarahkan pada empat misi utama. Pertama, meningkatkan pengetahuan remaja mengenai perencanaan keluarga, isu kependudukan, serta pentingnya membangun keluarga berkualitas.
Kedua, mengembangkan keterampilan praktis melalui kegiatan bakti nyata di masyarakat, khususnya dalam bidang keluarga berencana dan pembangunan keluarga sejahtera.
Ketiga, menyediakan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat melalui kegiatan produktif, termasuk berinovasi dan menyuarakan isu-isu kependudukan.
Keempat, meningkatkan kepedulian remaja agar lebih proaktif mendukung program kependudukan di lingkungan masing-masing.
97 Peserta Ikuti Seleksi dan Pembekalan
Setelah upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan di Aula Pertemuan DPPKBP3A Kabupaten Kuningan. Sebanyak 97 peserta mengikuti rangkaian seleksi dan pembekalan yang meliputi wawancara, tanya jawab interaktif, serta penyampaian materi mengenai pembangunan keluarga melalui Saka Kencana.
“Kami berharap 97 peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi generasi muda yang berwawasan luas, kreatif, dan mampu berkontribusi nyata dalam mendukung program Bangga Kencana serta mewujudkan keluarga yang berkualitas,” kata Anwar.
Ia menambahkan, pemahaman mengenai pembangunan keluarga perlu diberikan kepada generasi muda sejak dini. Menurutnya, keluarga menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
“Masa depan bangsa yang kuat dan sejahtera dimulai dari keluarga yang terencana. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk membekali diri dengan pengetahuan dan pemahaman tentang pembangunan keluarga sejak dini,” pungkasnya.
Peserta Berasal dari 10 Sekolah
Sebanyak 97 peserta dalam Open Recruitment Saka Kencana Angkatan 2026 berasal dari 10 sekolah di Kabupaten Kuningan.
Jumlah peserta terbanyak berasal dari SMAN 1 Lebakwangi dengan 32 peserta, disusul SMKN 1 Cilimus sebanyak 23 peserta dan SMA Negeri 1 Kadugede sebanyak 17 peserta.
Selanjutnya, MAN 2 Kuningan mengirimkan 9 peserta, MA Husnul Khotimah 7 peserta, SMK Pertiwi Kuningan 4 peserta, dan SMAN 1 Ciawigebang 2 peserta.
Sementara itu, SMAN 1 Cilimus, SMAN 3 Kuningan, dan SMAN 2 Kuningan masing-masing mengirimkan 1 peserta.
Melalui kegiatan tersebut, DPPKBP3A Kabupaten Kuningan berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mampu menjadi agen informasi di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai perencanaan keluarga, kependudukan, serta pembangunan keluarga berkualitas.
- Penulis: jelajahtv news

Saat ini belum ada komentar