Drainase Bermasalah, Pemdes Cisantana dan PUTR Lakukan Normalisasi
- account_circle Admin
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN – Pemerintah Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan bergerak cepat menangani persoalan luapan air yang sempat menggenangi akses jalan kabupaten akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kepala Desa Cisantana, Ano Suratno, menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan banjir bandang, melainkan limpasan air yang tidak mampu tertampung oleh saluran drainase yang ada.
Menurutnya, debit air yang meningkat berasal dari tiga titik utama, yakni kawasan Bumi Perkemahan IPUKAN, Blok Masjid, serta jalur Buper Palutungan atau Lamping Kidang. Seluruh aliran air tersebut bermuara ke drainase jalan kabupaten yang kondisinya kini dinilai membutuhkan normalisasi dan revitalisasi menyeluruh.
Ano Suratno menjelaskan, kedalaman drainase yang seharusnya mencapai minimal 50 sentimeter kini sudah mengalami pendangkalan. Selain itu, lebar saluran dinilai tidak lagi memadai untuk menampung debit air saat hujan deras mengguyur kawasan wisata Cisantana dan Palutungan.
Tak hanya itu, ditemukan pula sejumlah penyempitan saluran air akibat pembangunan gorong-gorong menuju akses rumah warga yang berdampak terhadap kelancaran aliran air.
Dan Sebagai langkah cepat penanganan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) langsung turun ke lokasi untuk melakukan normalisasi saluran air di sepanjang jalan kabupaten yang terdampak.
Sementara itu, hasil pertemuan antara Pemerintah Desa Cisantana bersama pelaku usaha dan pengelola objek wisata menghasilkan komitmen bersama untuk menjaga lingkungan dan memperbaiki sistem drainase kawasan wisata. Ujar Kades Cisantana
- Penulis: Admin


