Seni, Batik dan Santunan Warnai Milangkala Saung Kopi Hawu
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month 49 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_16908288
KUNINGAN – Rangkaian Milangkala Saung Kopi Hawu ke-6 memasuki hari kedua dengan menghadirkan beragam kegiatan yang memadukan seni, budaya, pendidikan, sosial, dan tradisi masyarakat.

Pentas Seni budaya
Kegiatan diawali dengan workshop batik yang memperkenalkan batik sebagai bagian dari warisan budaya tradisional takbenda. Selain menjadi ruang edukasi, kegiatan ini juga menjadi upaya mengenalkan nilai budaya kepada generasi muda.
Semarak kemudian berlanjut melalui pentas seni budaya yang melibatkan Karang Taruna Cipari dan Sanggar Argawijaya, dengan puluhan siswa dari berbagai sekolah turut mengambil bagian. Kehadiran para pelajar menjadi warna tersendiri dalam upaya menjaga keberlanjutan seni dan budaya di tengah generasi muda.
Nuansa kebersamaan semakin terasa melalui kegiatan santunan anak yatim dan piatu dari Desa Cipari, Gunung Keling, dan Cirendang. Sementara itu, pentas Hadroh dari Desa Lengkong turut melengkapi rangkaian acara dengan suasana religius dan penuh kekhidmatan.
Hari kedua ini menjadi bagian dari rangkaian Hibar Budaya Nusantara dalam Milangkala Saung Kopi Hawu ke-6, yang mengusung semangat kebersamaan serta menjadikan seni dan tradisi sebagai ruang pemersatu masyarakat.
Menurut Wihe, Saung Kopi Hawu kini membuka peluang yang lebih luas bagi para pelaku seni dan budaya untuk mengekspresikan kreativitas melalui panggung terbuka.
Panggung tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi seni pertunjukan, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi kegiatan yang berkaitan dengan dunia pendidikan dan sosial.

Hadroh ponpes di lengkong
Ke depan, Saung Kopi Hawu berencana menghadirkan panggung terbuka secara rutin setiap satu bulan sekali. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan ruang berkelanjutan bagi pelajar, komunitas, pelaku seni, dan masyarakat untuk berkarya sekaligus mempererat silaturahmi.
Dengan demikian, Milangkala Saung Kopi Hawu ke-6 bukan sekadar perayaan usia, tetapi juga menjadi momentum untuk mempertemukan seni, budaya, pendidikan, dan kepedulian sosial dalam satu ruang kebersamaan.
- Penulis: jelajahtv news




Saat ini belum ada komentar