Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Lembaga Pendidikan Non formal SKB Kuningan Butuh Perhatian Pemerintah

Lembaga Pendidikan Non formal SKB Kuningan Butuh Perhatian Pemerintah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

jelajahtvnews com,- Satu-satunya Satuan Pendidikan Non formal Negeri di Kabupaten Kuningan, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), tengah menghadapi berbagai kendala serius.bhalbtersebut disampaikan PLT Kepala SKB rabu 14 Mei 2025.

Menurut Plt. Kepala SKB Kuningan, Leni Rohmayani, mengungkapkan bahwa lembaganya tidak hanya menjadi tempat belajar setara Paket A, B, dan C serta PAUD, tapi juga penjaga eksistensi pendidikan non formal di Kuningan. Hal tersebut disampaikan Kepala SKB, menyingkapi pemberitaan sebelumnya.

“Kami memiliki aset negara yang cukup luas, namun hanya mengandalkan dana operasional sekolah dan dana BOS yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah siswa. Dengan sumber itu, kami kesulitan untuk memelihara sarana dan prasarana secara maksimal,” ujar Leni.

Saat ini, SKB Kuningan memiliki 6 pamong, 4 tenaga tata usaha, dan 7 tenaga honorer yang tersebar di posisi staf, guru PAUD, dan tutor. Minimnya SDM jelas berpengaruh pada pelayanan pendidikan. Belum lagi, para tenaga honorer telah bertahun-tahun mengabdikan diri tanpa kepastian status.

“Kami bukan sedang bereaksi berlebihan atas berita sebelumnya, hanya ingin mengajak semua pihak—terutama pemerintah—untuk melihat kondisi kami dengan lebih dekat. Kami butuh perhatian dan penguatan peran sebagai lembaga pendidikan non formal yang strategis,” tambahnya.

SKB juga terbuka sebagai ruang publik untuk pelatihan dan kegiatan edukatif masyarakat. Meski tidak memungut biaya, mereka meminta agar fasilitas negara dijaga bersama.

Mendampingi Kepala PLT SKB, Yayat Ahdiyat, Penilik Kesetaraan, turut menyoroti transformasi SKB, P sejak berubah status dari struktural ke satuan pendidikan. “Dulu SKB punya anggaran pemeliharaan, bahkan mobil TBM (Taman Bacaan Masyarakat) aktif dipakai dalam berbagai kegiatan literasi. Sekarang, untuk listrik saja kami sempat harus patungan. Bahkan fasilitas telepon dicabut,” ungkapnya prihatin.

Lebih lanjut, Yayat menekankan pentingnya penambahan tenaga ASN atau P3K bagi SKB. Saat ini, hanya dua pamong belajar berstatus ASN aktif, jauh dari jumlah ideal yang diatur oleh Menpan RB, yakni maksimal 35 tenaga fungsional.

“Dengan program Kuningan Menuju Kabupaten Pendidikan dan visi Kuningan Melesat, mestinya keberadaan SKB Kuningan sebagai lembaga pendidikan non formal negeri satu-satunya menjadi perhatian khusus. Terutama dalam hal penambahan tenaga pendidik,” tegas Yayat.

Dengan kondisi ini, SKB Kuningan berharap ada langkah konkret dari pemerintah pusat maupun daerah untuk menyelamatkan eksistensi dan kualitas layanan pendidikan nonformal demi masa depan generasi yang terpinggirkan dari jalur pendidikan formal. ( Sep )

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nuzul Rachdy Se

    Sekolah Voli Ajaib Resmi Hadir di Kuningan, Buka Jalan Prestasi untuk Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Kabar baik datang untuk para pencinta olahraga bola voli di Kabupaten Kuningan. Mulai bulan depan, akan resmi dibuka Sekolah Voli Ajaib yang digagas sebagai wadah pembinaan atlet muda berbakat. Program ini hadir berkat kerja sama Sekolah Voli Ajaib dengan Club Bola Voli Wahana Bandung, salah satu klub ternama di Jawa Barat. Ketua PBVSI Kuningan […]

  • Img 20251117 Wa0098

    Kalapas Kuningan Perkuat Sinergi dengan Damkar, Matangkan Implementasi Program Jawara Api

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kuningan – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi risiko kebakaran di lingkungan pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar pertemuan strategis dengan Kepala UPT Damkar Kabupaten Kuningan pada Senin (17/11). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mematangkan rencana implementasi Program Jawara Api, inovasi yang digagas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Kalapas […]

  • Setetes Darah, Sejuta Harapan: Polres Kuningan Gelar Donor Darah Massal Sambut Hari Bhayangkara ke-80

    Setetes Darah, Sejuta Harapan: Polres Kuningan Gelar Donor Darah Massal Sambut Hari Bhayangkara ke-80

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    “Setetes darah yang diberikan hari ini sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa sesama. Inilah wujud nyata kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi kemanusiaan.”
    — AKBP Muhamad Ali Akbar, Kapolres Kuningan

  • Nuzul Rachdy Raih Penghargaan Pemimpin Legislatif Terbaik 2026

    Nuzul Rachdy Raih Penghargaan Pemimpin Legislatif Terbaik 2026

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    Penghargaan adalah pengakuan, sedangkan kepercayaan publik harus terus diperjuangkan.

  • Dibalik Kursi Garuda : Antara Ambisi Loyalitas Dan Ujian Kepemimpinan

    Dibalik Kursi Garuda : Antara Ambisi Loyalitas Dan Ujian Kepemimpinan

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    “Jabatan dapat diberikan melalui keputusan, tetapi kepemimpinan sejati harus dibuktikan melalui pengabdian. Siapa pun yang terpilih, tantangan sesungguhnya adalah menyatukan kader dan menjaga kepercayaan.”

  • Hari Jadi Desa Susukan Ditetapkan, Sejarah 340 Tahun Resmi Diabadikan dalam Buku

    Hari Jadi Desa Susukan Ditetapkan, Sejarah 340 Tahun Resmi Diabadikan dalam Buku

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    Milangkala ke-340 bukan sekadar perayaan usia desa, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan leluhur dan meneguhkan jati diri Desa Susukan sebagai desa yang kaya sejarah, budaya, dan nilai-nilai luhur.”

expand_less