Hari Jadi Desa Susukan Ditetapkan, Sejarah 340 Tahun Resmi Diabadikan dalam Buku
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Susukan, 19 Juni 2026 — Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Rapat Paripurna Penetapan Hari Jadi Desa Susukan yang dirangkaikan dengan peringatan Milangkala Desa Susukan ke-340 tahun.
Acara yang dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perwakilan Forkopimcam, Ketua BPD , tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, para sesepuh, serta masyarakat Desa Susukan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan sejarah desa.
Pemabcaan putisa rapat paripurna langsung dibacakan oleh ketua BPD , Dihadapan Para Undangan, dan acara rangkaian dilanjutkan dengan Dizikr dan Doa bersama Di area Makam Syeh tumenggung Jayadipura .
Dalam sambutannya, Kepala Desa Susukan Toto Ciptaras Menyampaikan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Milangkala ke-340 yang tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia desa, tetapi juga momentum untuk mengenang perjuangan para leluhur yang telah meletakkan fondasi peradaban dan kehidupan masyarakat Susukan hingga saat ini.
Menurutnya, peringatan hari jadi desa merupakan sarana untuk memperkuat identitas masyarakat sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya, nilai-nilai luhur, dan sejarah yang menjadi jati diri Desa Susukan.
Salah satu agenda penting dalam peringatan Milangkala tahun ini adalah peluncuran buku sejarah berjudul “Susukan dalam Perspektif Sejarah: Dari Peradaban Awal hingga Era Kemerdekaan.”
Buku tersebut merupakan hasil penelitian mendalam yang dilakukan melalui kerja sama Pemerintah Desa Susukan dengan tim peneliti Pamanah Rasa Institute sejak Juli 2024.
Melalui penelusuran arsip nasional dan internasional, penelitian situs-situs bersejarah, serta pengumpulan tradisi lisan masyarakat, buku tersebut berhasil merekam perjalanan panjang Desa Susukan dari masa peradaban awal, perkembangan budaya Sunda, masa kolonial, hingga era kemerdekaan Indonesia.
Pemerintah Desa Susukan meyakini bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi semata, tetapi juga harus diimbangi dengan pelestarian sejarah, budaya, dan nilai-nilai sosial yang menjadi kekuatan masyarakat. Oleh karena itu, penggalian sejarah desa dipandang sebagai bagian penting dalam pembangunan karakter dan penguatan identitas generasi penerus.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah desa juga menyampaikan apresiasi kepada para sesepuh, tokoh masyarakat, aparatur desa, tim peneliti, serta seluruh warga yang telah berkontribusi dalam proses penyusunan sejarah Desa Susukan.
Peringatan Milangkala ke-340 ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persatuan, menjaga warisan karuhun, dan mendorong semangat gotong royong dalam membangun Desa Susukan yang lebih maju, berbudaya, mandiri, dan sejahtera.
Dirgahayu Desa Susukan ke-340 Tahun. Dari sejarah yang terjaga, lahir masa depan yang bermartabat.
- Penulis: jelajahtv news





