Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » Tradisi Babarit Bangkit di Tundagan, Warisan Leluhur yang Kembali Menguatkan Persatuan Warga

Tradisi Babarit Bangkit di Tundagan, Warisan Leluhur yang Kembali Menguatkan Persatuan Warga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN,- Setelah vakum selama sepuluh tahun, tradisi ini kembali digelar sebagai bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus penguat jalinan sosial antarwarga.

Tradisi Babarit Peninggalan Warisan Leluhur

Tradisi Babarit Peninggalan Warisan Leluhur

Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Desa Tundagan pada Rabu malam (25/3/2026) tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., bersama jajaran Forkopimcam, Camat Hantara, kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat, termasuk para perantau yang pulang kampung.

Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelestarian kearifan lokal. Tradisi Babarit sendiri merupakan ritual adat masyarakat Sunda yang mengandung nilai spiritual, sosial, dan budaya, sebagai ungkapan syukur atas hasil bumi sekaligus doa untuk keselamatan dan kesejahteraan bersama.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan pesan Bupati Kuningan yang menegaskan bahwa tradisi seperti Babarit memiliki peran penting sebagai identitas budaya sekaligus sarana memperkuat persatuan masyarakat. Di tengah derasnya arus modernisasi, nilai-nilai lokal dinilai tetap relevan sebagai fondasi pembangunan desa yang berkarakter.

Selain menjadi ruang pelestarian budaya, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif bagi generasi muda. Melalui tradisi Babarit, masyarakat diajak untuk memahami pentingnya gotong royong, rasa syukur, serta penghormatan terhadap leluhur dan alam.

Acara Babarit Desa Tundagan

Acara Babarit Desa Tundagan

Tak hanya itu, momentum ini juga dimanfaatkan sebagai sarana dialog antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi warga terkait pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan desa, turut disampaikan dan mendapat respons positif dari pemerintah daerah dengan komitmen pelaksanaan yang mempertimbangkan aspek teknis dan kondisi cuaca.

Kembalinya tradisi Babarit di Desa Tundagan diharapkan menjadi pemicu bangkitnya kembali budaya lokal lainnya yang sempat tergerus zaman. Lebih dari sekadar seremoni, tradisi ini menjadi pengingat bahwa kemajuan desa harus berjalan selaras dengan pelestarian nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang terbangun, masyarakat Desa Tundagan optimistis mampu menjaga identitas budayanya sekaligus melangkah menuju pembangunan desa yang lebih maju dan berkelanjutan.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdikbud Kuningan Dorong Kolaborasi Pendidikan Lewat Program Pimda Nyawah

    Disdikbud Kuningan Dorong Kolaborasi Pendidikan Lewat Program Pimda Nyawah

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Program unggulan “Pimpinan Daerah Menyapa Siswa di Sekolah” atau Pimda Nyawah, yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, kembali digelar. Memasuki episode ke-18, kegiatan ini dilaksanakan di SMPN Jalaksana, menghadirkan Kapolres Kuningan AKBP Ali Akbar sebagai narasumber utama. Dalam sesi penyampaian materi, Kapolres menekankan pentingnya membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan […]

  • Ada Doa Ibu Di Setiap Langkah Kerja Keras Dan Kejujuran H Supardi

    Ada Doa Ibu Di Setiap Langkah Kerja Keras Dan Kejujuran H Supardi

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- H. Supadi lahir dari keluarga sederhana pada tanggal 1 juli 1959 silamdengan jumlah anggota keluarga tujuh orang. terdiri Kaka dan adik, Sejak kecil, H. Supardi sudah terbiasa dengan lingkungan kehidupan yang penuh perjuangan dan kerja keras. Beliau sebagai tulang punggung keluarga saat ayahnya tengah sakit.Bisnis usahanya berawal dari hasil memelihara bebek, maupun ayam, bahkan […]

  • Triple A Coffee Hadir di Tirtasanita Resort Sangkanurip Kuningan

    Triple A Coffee Hadir di Tirtasanita Resort Sangkanurip Kuningan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Jelajah TvNews
    • 0Komentar

    Triple A Coffee hadir di kawasan Tirtasanita Resort Sangkanurip Kuningan, menawarkan tempat bersantai dengan suasana alam yang sejuk, pemandangan indah, dan jam operasional mulai pukul 07.00 hingga 23.00 WIB.”

  • Vice Gm Hotel Tirta Sanita Resort

    Ramadan Istimewa di Tirta Sanita Resort Kuningan: Paket Buka Puasa Rp100 Ribu untuk Semua Kalangan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Menyambut bulan suci Ramadan, Hotel Tirta Sanita Resort Kuninganresmi melaunching paket buka puasa spesial yang terbuka untuk seluruh kalangan, tidak hanya untuk grup, tetapi juga individu yang ingin langsung datang dan menikmati suasana berbuka bersama. Vice GM Hotel Tirta Sanita Resort Kuningan, Epik Paryani, menyampaikan bahwa tahun ini konsep buka puasa dikemas lebih […]

  • PJ Sekda Kuningan Pimpin Rapat Sosialisasi Program Koperasi Desa Merah Putih

    PJ Sekda Kuningan Pimpin Rapat Sosialisasi Program Koperasi Desa Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com, Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kabupaten Kuningan Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si, memimpin langsung rapat kerja yang membahas sosialisasi Program Koperasi Desa Merah Putih pada Jumat, 11 April 2025. Program ini digagas sebagai upaya strategis Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendorong efisiensi rantai pasok serta meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa. Dalam rapat yang dihadiri […]

  • Rani, Gadis Kecil Dari Desa Caracas Yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

    Rani, Gadis Kecil Dari Desa Caracas Yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Di sebuah desa yang sunyi dan bersahaja, terdapat sosok inspiratif yang layak menjadi contoh bagi kita semua. Namanya Rani, seorang gadis kecil berusia 12 tahun yang kini duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar. Di sekolah, Rani dikenal sebagai siswi yang rajin, cerdas, dan murah senyum. Setiap hari, ia hadir tepat waktu, mengerjakan tugas […]

expand_less