Breaking News
light_mode
Beranda » Sejarah » Sipuh Asih Tepung Cai, Pesan Leluhur Menjaga Mata Air Di Milangkala Saung Kopi Hawu

Sipuh Asih Tepung Cai, Pesan Leluhur Menjaga Mata Air Di Milangkala Saung Kopi Hawu

  • account_circle jelajahtv news
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Tradisi Sipuh Asih Tepung Cai menjadi salah satu rangkaian penuh makna dalam Milangkala Saung Kopi Hawu. Bukan sekadar seremoni budaya, tradisi ini menjadi ruang untuk mengingat kembali hubungan manusia dengan air, tanah, pangan, dan kehidupan.

Tradisi menempatkan padi di leuit

Kegiatan berlangsung khidmat namun tetap dalam suasana santai. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur pemerintahan kelurahan, perwakilan masyarakat dari empat desa penyanggah, serta sejumlah undangan lainnya.

Prosesi diawali dengan memasukkan air ke dalam sebuah tempayan. Air tersebut berasal dari empat wilayah yang melambangkan arah mata angin—utara, selatan, barat dan timur. Air dari berbagai penjuru kemudian disatukan sebagai simbol persaudaraan, kebersamaan, dan harapan bahwa perbedaan wilayah tidak menjadi penghalang untuk menjaga sumber kehidupan.

Dalam filosofi masyarakat Sunda, air bukan sekadar benda yang mengalir. Air adalah lambang kehidupan yang harus dijaga dari hulu hingga hilir. Ketika air dipertemukan dalam satu tempayan, pesan yang dibawa menjadi lebih dalam: kehidupan akan tetap mengalir ketika manusia mampu menyatukan kepedulian.

Rangkaian tradisi kemudian dilanjutkan dengan doa dan tawasul. Suasana khidmat mengiringi harapan agar keberadaan sumber mata air, lingkungan, serta kehidupan masyarakat senantiasa mendapatkan keberkahan dan perlindungan.

Prosesi berikutnya adalah memasukkan padi ke dalam leuit atau lumbung padi. Padi menjadi simbol ketahanan pangan sekaligus pengingat bahwa kehidupan tidak hanya bergantung pada apa yang tersedia hari ini, tetapi juga pada bagaimana masyarakat menyiapkan kebutuhan generasi yang akan datang.

Dari air menuju padi, tradisi ini seolah menyampaikan satu pesan: menjaga sumber air berarti menjaga pangan, dan menjaga pangan berarti menjaga kehidupan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan melalui Sawala Budaya dengan tema sumber mata air. Forum tersebut mempertemukan masyarakat dari sejumlah desa penyanggah, di antaranya Cigintung, Gunungkeling, Cirendang, dan Cipari, serta unsur masyarakat lainnya.

Pembahasan tidak berhenti pada nilai budaya, tetapi menyentuh persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Sejumlah titik mata air berada di wilayah yang secara kepemilikan merupakan tanah pribadi, sementara keberadaan sumber air tersebut memiliki fungsi bagi kepentingan masyarakat luas.

Kondisi tersebut melahirkan harapan agar terdapat solusi yang dapat mempertemukan kepentingan masyarakat, pemilik lahan, pelestarian lingkungan, serta peran pemerintah.

Di sinilah Milangkala Saung Kopi Hawu diharapkan tidak hanya menjadi ruang perayaan budaya, tetapi juga menjadi jembatan dialog. Budaya tidak berhenti pada ritual, melainkan dapat menjadi pintu masuk untuk membicarakan persoalan kehidupan secara bersama-sama.

Sipuh Asih Tepung Cai pada akhirnya mengajarkan bahwa air yang kecil sekalipun memiliki arti besar ketika dijaga bersama. Sebab ketika mata air kehilangan perlindungan, yang terancam bukan hanya alirannya, tetapi juga masa depan kehidupan di sekitarnya.

Melalui budaya, masyarakat kembali diingatkan bahwa alam bukan sekadar warisan untuk dinikmati, melainkan amanah yang harus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

  • Penulis: jelajahtv news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunda Ela:  Pentingnya Etika, Moral, dan Karakter Bagi Moka Kuningan

    Bunda Ela: Pentingnya Etika, Moral, dan Karakter Bagi Moka Kuningan

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Asep Rukmana
    • 0Komentar

    KUNINGAN,- Kegiatan Karantina Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Kuningan Tahun 2026 berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Kuningan, Senin (12/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bunda Ela Helayati, S.Sos., menyampaikan materi tentang pentingnya etika, moral, kepribadian, serta penampilan bagi para peserta Mojang Jajaka. Kegiatan ini didampingi oleh Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Usaha Ekonomi Masyarakat (Ekraf dan UEM), Dading […]

  • Linmas Widarasari

    Senyum Sumeringah Ribuan Linmas Kuningan Terima Uang Stimulan Di Akhir Pekan Ramadan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com memasuki Minggu ke 3 Ramadan 10 Maret 2026, perhatian dan apresiasi kepada para penjaga ketenteraman lingkungan kembali ditegaskan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan. Melalui kerja sama dengan Bank Kuningan, bantuan sosial berupa dana stimulan bagi anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) desa dan kelurahan se-Kabupaten Kuningan mulai disalurkan. Kasatpol PP Kabupaten Kuningan, Dr.H.M. Budi Alimudin,MSi. MH. […]

  • Andi Gani Nena Wea Dorong Pengembangan Industri

    Andi Gani Nena Wea Dorong Industri Kuningan Tumbuh, Tekankan Lapangan Kerja dan Kawasan Konservasi

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Kuningan harus maju secara industri, “tetapi tetap menjaga jati diri sebagai daerah konservasi.” – Andi Gani Nena Wea

  • Liga Jabar Istimewa 2026 Resmi Bergulir, Kuningan Bidik Kebangkitan Sepak Bola Daerah

    Liga Jabar Istimewa 2026 Resmi Bergulir, Kuningan Bidik Kebangkitan Sepak Bola Daerah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Prestasi lahir dari latihan yang luar biasa.” — Dian Rachmat Yanuar

  • Jelajah Buka Puasa Bersama

    Ramadan Berkah, Nikmati Sensasi Berbuka di Teras Mahar Coffee Cigintung

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jelajahtvnews.com,- Suasana Ramadan terasa semakin hangat saat waktu berbuka tiba. Salah satu tempat yang menghadirkan nuansa nyaman untuk berbuka puasa bersama keluarga, kerabat, hingga rekan kerja adalah Teras Mahar Coffee. Berlokasi di kawasan Cigintung, tempat ini menawarkan suasana yang sejuk dan menenangkan, sangat cocok untuk melepas penat sambil menikmati hidangan berbuka puasa. Terpantau jelajahtvnews., ratusan […]

  • Wisata Cibulan

    Iwan Rewex, Sosok di Balik Eksistensi Obyek Wisata Cibulan Saat ini

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- Obyek Wisata Cibulan, destinasi legendaris di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terus memikat hati wisatawan dengan keindahan alam, nilai sejarah, dan mitos yang melekat di dalamnya. Terkenal dengan Sumur Tujuh serta kolam ikan keramat yang dipercaya membawa keberkahan, Cibulan tak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang edukasi budaya dan spiritual. Di balik keberlangsungan […]

expand_less