440 Kontingen Kuningan Menuju PORPROV XV Jabar, Bupati: Jangan Minder!
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month 17 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN — Sebanyak 440 anggota kontingen Kabupaten Kuningan resmi dilepas untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat 2026. Membawa harapan dan kebanggaan masyarakat, para atlet ditantang membuktikan kemampuan terbaiknya di tengah persaingan olahraga tingkat provinsi.
Pelepasan kontingen berlangsung di D’Jons Pool Family Billiard & Café, Senin (26/10/2026), dipimpin Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Kontingen tersebut terdiri atas 280 atlet, 117 ofisial, dan 43 personel tim kontingen yang akan berjuang pada 32 cabang olahraga.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.H., Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy, S.E., Dewan Penyantun KONI H. Rokhmat Ardiyan, M.M., Ketua KONI Kuningan H. Trias Andriana, Ketua Kontingen H. Yudi Amiardi Iskandar, serta jajaran pengurus KONI, pelatih, dan unsur pemerintah daerah.
Bupati Dian: Jangan Pernah Merasa Kecil
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa para atlet tidak sekadar berangkat untuk bertanding, tetapi juga membawa nama baik dan harapan masyarakat Kabupaten Kuningan.
Ia meminta seluruh atlet tampil percaya diri dan tidak merasa rendah diri ketika menghadapi lawan dari daerah yang memiliki fasilitas olahraga lebih memadai. Menurutnya, keterbatasan anggaran dan sarana bukan alasan untuk menyerah sebelum pertandingan dimulai.
“Jangan pernah merasa kecil di hadapan atlet lawan. Dengan semangat yang membaja, kita akan buktikan bahwa kita bisa berbicara banyak di Jawa Barat,” tegas Dian.
Ia juga mengingatkan bahwa prestasi olahraga tidak semata-mata diukur dari jumlah medali. Sportivitas, kedisiplinan, penghormatan terhadap lawan, serta sikap terhormat dalam menerima kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian penting dari karakter seorang atlet.
“Ketika kalah, kita akui kekurangan; ketika menang, kita tidak boleh jemawa. Tunjukkan bahwa Kuningan berprestasi sekaligus santun dan menghargai lawan,” pesannya.
Sebagai bentuk motivasi, Bupati Dian menyampaikan bahwa pemerintah daerah menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu. Ia juga menjanjikan bonus serta kejutan khusus bagi atlet yang berhasil membawa pulang medali dari PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Dian berharap seluruh atlet mampu memberikan ikhtiar maksimal, menjaga kesehatan, dan bertanding dengan penuh keberanian hingga kompetisi berakhir.
32 Cabang Olahraga Jadi Arena Perjuangan
Ketua Kontingen Kabupaten Kuningan, H. Yudi Amiardi Iskandar, menjelaskan bahwa para atlet yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi, pembinaan, dan latihan bersama KONI serta masing-masing cabang olahraga.
Menurut Yudi, kontingen Kuningan akan mengikuti 32 cabang olahraga dengan nomor dan kelas pertandingan yang telah dilalui melalui babak kualifikasi.
Sejumlah cabang olahraga dijadwalkan memulai pertandingan sebelum pembukaan resmi. Futsal dijadwalkan bertanding pada 28 Oktober, basket pada 31 Oktober, soft tenis pada 1 November, panahan pada 2 November, gulat pada 3 November, pencak silat dan dayung pada 4 November, serta renang pada 5 November 2026.
Yudi berpesan agar seluruh atlet menjaga kondisi fisik, fokus pada pertandingan, dan mempertahankan kekompakan. Dukungan pelatih, ofisial, serta tim pendamping juga diharapkan mampu membantu atlet mencapai performa terbaik.
Kolaborasi untuk Masa Depan Olahraga Kuningan
Dewan Penyantun KONI Kabupaten Kuningan, H. Rokhmat Ardiyan, M.M., mengapresiasi kerja bersama pemerintah daerah, KONI, pelatih, atlet, dan seluruh pihak yang mendukung persiapan kontingen.
Ia berharap para atlet dapat menjaga kesehatan, semangat, dan kekompakan selama bertanding. Dukungan dunia usaha dan para donatur, menurutnya, juga memiliki peran penting dalam memperkuat pembinaan olahraga daerah.
Sementara itu, Bupati Dian menekankan bahwa prestasi olahraga tidak dapat dibangun secara instan. Dibutuhkan pembinaan jangka panjang, konsistensi program, serta kolaborasi pemerintah, KONI, sektor swasta, dan masyarakat agar potensi atlet dapat berkembang secara berkelanjutan.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera KONI dari Bupati Dian kepada Ketua Kontingen H. Yudi Amiardi Iskandar. Bupati juga secara simbolis memakaikan seragam kontingen kepada Walmer Pasiale, atlet tinju peraih medali emas PON Aceh-Sumut 2024, dan Yolanda Nur Afifah, peraih medali perak angkat berat pada ajang yang sama.
Keberangkatan 440 anggota kontingen ini menjadi awal perjuangan Kuningan di arena olahraga Jawa Barat. Harapan masyarakat kini bertumpu pada kerja keras, disiplin, dan keberanian para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Sebab, membawa nama daerah bukan hanya tentang mengejar medali, melainkan juga tentang membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi, dan bahwa kemenangan sejati selalu berjalan bersama sportivitas serta kehormatan.
- Penulis: jelajahtv news

Saat ini belum ada komentar