BKN Beri Kuota 3.000 ASN, Kuningan Siapkan Manajemen Talenta
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month Senin, 19 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai mempersiapkan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program Profiling ASN atau Pro ASN dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Program ini bertujuan memetakan kompetensi dan potensi pegawai secara digital sebagai dasar pengembangan karier dan penempatan aparatur sesuai kemampuan masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, Beny Prihayatno, S.Sos., M.Si., seusai mengikuti rapat kerja bersama DPRD Kabupaten Kuningan, Senin (19/10/2026).
Menurut Beny, Profiling ASN menjadi langkah penting untuk memperoleh data kompetensi dan potensi ASN yang mengikuti asesmen. Data tersebut nantinya dimanfaatkan sebagai salah satu dasar dalam persiapan implementasi manajemen talenta melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Talenta (Simata) BKN.
“Profiling ASN ini bertujuan mendapatkan data kompetensi dan potensi seluruh ASN yang mengikuti kegiatan. Hasilnya akan digunakan untuk persiapan implementasi manajemen talenta melalui aplikasi Simata BKN,” jelasnya.
Ia menjelaskan, penerapan manajemen talenta mensyaratkan ASN mengikuti asesmen untuk mengetahui potensi dan kompetensinya. Karena itu, kesempatan mengikuti program yang difasilitasi pemerintah pusat dinilai penting bagi Kabupaten Kuningan.
Beny menyebutkan, Kabupaten Kuningan mendapatkan kesempatan dari BKN pusat untuk mengikutsertakan sebanyak 3.000 ASN dalam program tersebut.
Menurutnya, apabila kegiatan asesmen dilaksanakan secara mandiri oleh pemerintah daerah, kebutuhan anggarannya cukup besar. Dukungan program dari BKN pusat pun menjadi kesempatan bagi daerah untuk melakukan pemetaan kompetensi aparatur secara lebih efisien.
Jadi Dasar Pengembangan Karier ASN
Melalui Profiling ASN, Pemkab Kuningan diharapkan memiliki basis data yang lebih terukur mengenai potensi, kompetensi, dan kemampuan pegawai. Data ini dapat mendukung proses pengembangan karier, pembinaan, serta penempatan ASN agar selaras dengan kualifikasi dan kebutuhan organisasi.
Penerapan manajemen talenta juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, berbasis data, dan berorientasi pada kinerja.
Dengan pemetaan kompetensi secara digital, pengembangan sumber daya manusia aparatur diharapkan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan organisasi, tetapi juga memberikan ruang bagi ASN untuk meningkatkan kapasitas dan mengembangkan kariernya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan modernisasi birokrasi di Kabupaten Kuningan. Ke depan, pemanfaatan data hasil profiling diharapkan dapat mendukung penempatan aparatur yang lebih sesuai dengan potensi, kompetensi, dan kebutuhan pelayanan publik.
Dengan demikian, program Profiling ASN bukan sekadar proses asesmen, melainkan salah satu instrumen untuk menyiapkan sumber daya manusia aparatur yang mampu memberikan kontribusi optimal bagi kemajuan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
- Penulis: jelajahtv news

Saat ini belum ada komentar