Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » MBG di Kuningan: Dua Suara di Depan Pendopo, Satu Harapan untuk Anak Negeri

MBG di Kuningan: Dua Suara di Depan Pendopo, Satu Harapan untuk Anak Negeri

  • account_circle jelajahtv news
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN,- halaman depan Pendopo Kabupaten Kuningan di Jalan Siliwangi menjadi ruang pertemuan dua pandangan. Dua kelompok massa hadir dengan sikap berbeda terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di antara suara tuntutan dan pernyataan dukungan, terselip satu pertanyaan penting: bagaimana memastikan program yang menyangkut gizi anak berjalan dengan baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan?

LSM Frontal datang membawa tuntutan tegas. Mereka meminta Bupati Kuningan bersama aparat penegak hukum (APH) mengaudit seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kuningan.

Tuntutan itu menempatkan pengawasan sebagai persoalan utama. Sebab, ketika sebuah program menggunakan sumber daya publik dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, keterbukaan bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari tanggung jawab penyelenggaraan.

Di sisi lain, kelompok pendukung MBG menyuarakan pandangan berbeda. Mereka terdiri atas anggota organisasi masyarakat Pemuda Pancasila, sejumlah pegawai MBG, serta relawan yang menginginkan program dan operasional SPPG tetap berjalan.

Koordinator lapangan kelompok pendukung, Budi Banten, menilai MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah.

Menurutnya, perbedaan pandangan mengenai pelaksanaan program jangan sampai membuat kepentingan anak-anak penerima manfaat terabaikan, terlebih mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Budi juga berpandangan bahwa kritik sebaiknya disampaikan melalui mekanisme yang tersedia, tanpa mengabaikan manfaat sosial yang diharapkan dari program tersebut. Ia menyebut keikutsertaan dalam MBG bersifat sukarela dan pihak yang tidak sepakat dapat menempuh jalur hukum, termasuk mengajukan pengujian aturan kepada lembaga berwenang di tingkat pusat.

Dua kelompok itu mungkin berdiri di sisi yang berbeda. Satu mendesak pengawasan, sementara yang lain menekankan keberlanjutan. Namun, keduanya berada dalam ruang kepentingan publik yang sama: masa depan anak-anak dan pelaksanaan kebijakan yang menyentuh kehidupan masyarakat.

Di sinilah pemerintah daerah dituntut menghadirkan jawaban yang tidak berhenti pada pernyataan. Jika audit diminta, mekanisme pengawasan perlu dijelaskan secara terbuka. Jika program harus berlanjut, standar kualitas makanan, keamanan pangan, tata kelola anggaran, dan pertanggungjawaban operasional juga perlu mendapat perhatian serius.

Sebab, kritik bukan selalu berarti menolak manfaat, sebagaimana dukungan bukan berarti menutup ruang evaluasi. Program yang berpihak kepada masyarakat semestinya tidak alergi terhadap pertanyaan, dan pengawasan yang baik tidak seharusnya mengabaikan hak penerima manfaat.

Anak-anak tidak seharusnya menjadi pihak yang menanggung akibat dari polemik orang dewasa. Mereka membutuhkan makanan yang layak, bergizi, dan aman—bukan sekadar janji yang terdengar baik di ruang publik.

Pendopo hari itu menjadi saksi bahwa kebijakan dapat melahirkan beragam suara. Tantangannya kini bukan menentukan suara mana yang paling keras, melainkan memastikan setiap aspirasi ditindaklanjuti secara adil, berdasarkan fakta, dan melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan MBG bukan terletak pada banyaknya orang yang membela atau menentangnya. Ukurannya ada pada manfaat yang benar-benar dirasakan anak-anak, mutu layanan yang terjaga, serta keberanian penyelenggara untuk membuka ruang evaluasi.

Karena gizi adalah kebutuhan anak, kepercayaan adalah hak masyarakat, dan transparansi adalah tanggung jawab penyelenggara.

  • Penulis: jelajahtv news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film Pendek Produksi IKA SPANSANGI Mulai Di Garap

    Film Pendek Produksi IKA SPANSANGI Mulai Di Garap

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- tokoh pemeran utama, Muhamad Ilyas Maulana Siswa SMPN 1 Lebakwangi Kuningan dalam Ujicoba Peran akting dalam film pendek berjudul ” Terang Diujung Jalan ” ternyata memiliki bakat terpendam luar biasa. Terlihat dari beberapa cuplikan adegan yang diperankannya,ekspresi wajah Ilyas sudah banyak menyita perhatian , ditambah kehadiran sosok Ibu guru Enok sebagai tokoh orang tua […]

  • Img 20250821 101028

    MENANTI NAHKODA BARU BIROKRASI, SEBUAH HARAPAN DI TENGAH DINAMIKA

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle dika
    • 0Komentar

    Oleh : Dhika Purbaya (Ketua PMII Cabang Kuningan) Kabupaten Kuningan, sebuah daerah dengan kekayaan alam yang mempesona dan potensi sumber daya manusia yang besar, kini berada di sebuah persimpangan jalan yang krusial. Di tengah dinamika pemerintahan pasca-kepemimpinan sebelumnya dan di bawah arahan seorang Penjabat (Pj) Bupati, sorotan publik tertuju pada satu posisi sentral yang akan […]

  • Sinergi Ulama dan Umaro, Bupati Kuningan: Kunci Pembinaan Umat Menuju Kuningan MELESAT

    Sinergi Ulama dan Umaro, Bupati Kuningan: Kunci Pembinaan Umat Menuju Kuningan MELESAT

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dalam momentum bersejarah Pengukuhan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, memberikan sambutan yang menggugah dan penuh harapan. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus MUI Kabupaten Kuningan yang telah dikukuhkan. Semoga amanah ini menjadi ladang amal […]

  • Khidmat dan Penuh Haru 438 Calon Haji Kloter 9 Kuningan Resmi Dilepas

    Khidmat dan Penuh Haru 438 Calon Haji Kloter 9 Kuningan Resmi Dilepas

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnea.com,- Pemerintah Kabupaten Kuningan secara resmi melepas 438 jemaah calon haji dalam Kelompok Terbang (Kloter) 9 melalui sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Masjid At-Taufiq, Kuningan Islamic Center, Minggu siang (11/5), pukul 12.30 WIB. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., bersama jajaran Forkopimda, pimpinan Kemenag, tokoh agama, serta […]

  • Img 20250815 Wa0098

    Desa Sindangjawa Menuju Desa Sadar Hukum Lewat Penyuluhan TMMD ke-125

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun 2025, Kodim 0615/Kuningan menggelar kegiatan non-fisik berupa penyuluhan hukum di Balai Desa Sindangjawa, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, Jumat (15/8/2025) siang. Kegiatan yang berlangsung pukul 14.40 hingga 15.20 WIB ini dihadiri sekitar 20 warga setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 1504/Subang Lettu Arh Suroso, Kepala Desa […]

  • Img20250904095818

    Desa Pajambon, Permata di Kaki Gunung Ciremai: Raih Anugerah Desa BRILian dan Kembangkan Wisata Alam, Budaya, serta Edukasi

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Desa Pajambon, yang terletak di lereng kaki Gunung Ciremai dengan udara sejuk dan panorama alam yang menawan, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Hj. Nani, desa ini berhasil meraih anugerah Desa BRILian dari Bank BRI dengan hadiah pembinaan senilai Rp300 juta. Prestasi ini menempatkan Desa Pajambon di jajaran 15 besar […]

expand_less