Dr.Carlan Kadisdikbud : SDN 3 Cihirup Kuningan Segera Direvitalisasi
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN – Kabar baik datang bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, yang mengalami kerusakan parah hingga dinyatakan ambruk akibat kondisi bangunan yang rapuh, segera mendapatkan program revitalisasi secara menyeluruh.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dr. Carlan, menyampaikan bahwa percepatan penanganan sekolah tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., ke lokasi sekolah.
Dalam kunjungan itu, Bupati memberikan instruksi agar kondisi SDN 3 Cihirup segera ditindaklanjuti. Menindaklanjuti arahan tersebut, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan bergerak melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Kami menyampaikan kondisi SDN 3 Cihirup dan mendorong agar Kabupaten Kuningan, khususnya Kecamatan Ciawigebang, segera mendapat perhatian melalui percepatan program revitalisasi sekolah,” ujar Carlan.
Menurutnya, upaya komunikasi tersebut membuahkan hasil. Direktorat Jenderal yang membidangi pendidikan dasar dan menengah telah mengabulkan permohonan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Sebagai tindak lanjut, kepala SDN 3 Cihirup dipanggil langsung oleh pihak kementerian untuk melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS). Setelah tahapan tersebut, bantuan revitalisasi diharapkan dapat diterima pada bulan Oktober 2026.
Dr.Carlan berharap proses pembangunan dapat segera berjalan sehingga sebelum akhir tahun 2026, SDN 3 Cihirup sudah selesai direvitalisasi secara menyeluruh.
Kualitas Bangunan Menjadi Perhatian Utama
Selain percepatan pembangunan, kualitas material dan konstruksi juga menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Carlan menegaskan bahwa pembangunan kembali sekolah harus memperhatikan ketahanan bangunan terhadap kondisi cuaca, terutama panas dan hujan.
Ia menyebut, arahan Bupati menjadi landasan bagi jajarannya untuk memastikan revitalisasi tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga memperhatikan mutu dan keamanan bangunan sekolah.
“Pengalaman ini menjadi pelajaran yang sangat berharga. Spesifikasi material yang digunakan harus diperhatikan agar bangunan lebih kuat, tahan terhadap panas dan hujan, serta mendukung keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.
Kolaborasi Pemerintah Membuka Jalan bagi Pendidikan
Carlan menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kuningan atas kepercayaan yang diberikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat. Ia juga mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, penanganan SDN 3 Cihirup menunjukkan bahwa persoalan pendidikan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, satuan pendidikan, dan masyarakat.
Revitalisasi sekolah tersebut diharapkan menjadi langkah nyata untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman dan layak bagi para siswa.
Di balik bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, terdapat harapan anak-anak yang harus tetap terjaga. Percepatan revitalisasi SDN 3 Cihirup menjadi upaya agar ruang belajar yang aman kembali hadir dan masa depan pendidikan di Kabupaten Kuningan dapat terus tumbuh.
- Penulis: jelajahtv news

Saat ini belum ada komentar